Surah Al-Hijr : Ayat 99
وَٱعْبُدْ رَبَّكَ حَتَّىٰ يَأْتِيَكَ ٱلْيَقِينُ

"dan sembahlah Tuhanmu sampai datang kepadamu yang diyakini (ajal)."

Tafsir Ringkas Kemenag
Dan bersama dengan itu sembahlah tuhanmu yang telah menciptakan dan menghidupkanmu, dan serahkanlah dirimu sepenuhnya kepadanya sampai yakin, yaitu ajal, datang kepadamu. Dengan melakukan hal itu maka beban perasaan yang kaupikul akibat ucapan, sikap, dan tingkah laku kaum kafir akan terasa ringan dan jiwamu pun akan merasa tenteram. Allah menegaskan bahwa ketetapan Allah, yaitu hari kiamat dan masa ketika para pendurhaka akan menerima azab, pasti datang, maka janganlah kamu, wahai para pendurhaka, meminta agar dipercepat kedatangan-Nya. Mahasuci Allah dari segala aib, kesyirikan, dan kekurangan, dan mahatinggi dia dari apa yang mereka sembah, berupa berhala atau apa pun juga yang mereka persekutukan dengan dia.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 94-99 Allah SWT berfirman seraya memerintahkan RasulNya SAW untuk menyampaikan apa yang dia diutus untuk menyampaikannya, melaksanakannya dan menyatakannya kepada orang-orang musyrik, sebagaimana Ibnu Abbas berkata tentang firmanNya: (Maka sampaikanlah olehmu secara terang-terangan apa yang diperintahkan (kepadamu)) yaitu, laksanakanlah secara terang-terangan. Dalam pendapat lain, yaitu kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu. Mujahid berkata yaitu membaca Al-Qur'an dengan suara keras dalam shalat. Firman Allah: (dan berpalinglah dari orang-orang yang musyrik (94) Sesungguhnya Kami memelihara kamu dari (kejahatan) orang-orang yang memperolok-olokkan (kamu) (95)) yaitu, sampaikanlah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu, dan janganlah kamu hiraukan orang-orang musyrik yang ingin menghalangimu dari mengamalkan ayat-ayat Allah (Maka mereka menginginkan supaya kamu bersikap lunak, lalu mereka bersikap lunak (9)) (Surah Al-Qalam) Janganlah kamu takut terhadap mereka, sesungguhnya Allah melindungimu dan memelihara dirimu dari mereka. Sebagaimana firman Allah: (Hai Rasul, sampaikanlah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu. Dan jika tidak kamu kerjakan (apa yang diperintahkan itu, berarti) kamu tidak menyampaikan amanat-Nya Allah meme­lihara kamu dari (gangguan) manusia) (Surah Al-Maidah: 67) Firman Allah: ((Yaitu) orang-orang yang menganggap adanya tuhan yang lain di samping Allah; maka mereka kelak akan mengetahui (akibat-akibatnya) (96)) (Surah Al-Hijr) ancaman keras dan peringatan tegas bagi orang yang menjadikan tuhan lain bersama Allah. Firman Allah: (Dan Kami sungguh-sungguh mengetahui bahwa dadamu men­jadi sempit disebabkan apa yang mereka ucapkan (97) maka bertasbih­lah dengan memuji Tuhanmu dan jadilah kamu di antara orang-orang yang bersujud (98)) yaitu wahai Muhammad sesungguhnya Kami benar-benar mengetahui bahwa dadamu merasa sempit karena gangguan mereka terhadapmu, maka janganlah hal itu mengendurkan semangatmu, jangan pula memalingkanmu dari menyampaikan risalah Allah, dan berserah dirilah kepadaNya, sesungguhnya Dialah Pemberi kecukupan dan Penolongmu atas mereka. Maka sibukkanlah dirimu dengan mengingat, memuji, menyucikan dan menyembah Allah, yaitu dengan menger­jakan shalat. Oleh karena itu Allah berfirman: (Maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan jadilah kamu di antara orang-orang yang bersujud (98)) Oleh karena itu ketika Rasulullah SAW mengalami musibah, maka beliau shalat. Firman Allah: (dan sembahlah Tuhanmu sampai datang kepadamu yang diyakini (ajal) (99)) Iamam Bukhari berkata, Salim berkata, bahwa maknanya adalah kematian. dan Salim di sini adalah Salim bin Abdullah bin Umar. Ayat ini yaitu (dan sembahlah Tuhanmu sampai datang kepadamu yang diyakini (ajal) (99)) digunakan sebagai dalil bahwa ibadah seperti shalat dan sejenisnya itu wajib bagi semua manusia selagi akalnya sehat dan normal, maka dia mengerjakannya sesuai dengan kondisinya, Sebagaimana yang disebutkan dalam hadits shahih Bukhari, dari Imran bin Hushain bahwa Rasulullah SAW bersabda,”Shalatlah sambil berdiri; dan jika kamu tidak mampu, maka dengan duduk. Dan jika kamu tidak mampu , maka dengan berbaring pada lambung”
Tafsir As-Sa'di
99. “dan sembahlah Rabbmu sampai datang kepadamu al yaqin” yaitu sampai ajal tiba. maksudnya, kontinyulah engkau untuk mendekatkan diri kepada Allah dengan segala macam ibadah disetiap waktu. maka beliau menaati perintah Rabbnya dan senantiasa membiasakan beribadah sampai datang al yaqin (ajal) dari Rabbnya. Semoga salam selalu tercurahkan kepada beliau dengan melimpah.
Tafsir Al-Wajiz
99. Serta sembahlah Tuhanmu sampai kematian datang kepadamu

Sumber tafsir dari tafsirweb.com