Surah Al-A'raf : Ayat 9
وَمَنْ خَفَّتْ مَوَٰزِينُهُۥ فَأُو۟لَٰٓئِكَ ٱلَّذِينَ خَسِرُوٓا۟ أَنفُسَهُم بِمَا كَانُوا۟ بِـَٔايَٰتِنَا يَظْلِمُونَ
"Dan siapa yang ringan timbangan kebaikannya, maka itulah orang-orang yang merugikan dirinya sendiri, disebabkan mereka selalu mengingkari ayat-ayat Kami."
Tafsir Ringkas Kemenag
Dan barang siapa ringan timbangan kebaikan-Nya karena banyak melakukan dosa, maka mereka itulah orang yang telah merugikan dirinya sendiri, karena mereka mengingkari ayat-ayat kami. Padahal, ayat-ayat tersebut telah jelas mengemukakan kebenaran yang sulit terbantahkan. Namun kesombongan dan sikap iri pada hati mereka menyebabkan mereka enggan menerima ayat-ayat tersebut, bahkan mendustakannya. Setelah itu, pada ayat ini Allah menjelaskan tentang anugerah-Nya kepada manusia. Dan sungguh, kami telah menempatkan kamu di bumi menjadi pemilik dan pengelolanya, dan di sana kami sediakan sumber penghidupan untukmu seperti tempat untuk kamu menetap, sumbersumber makanan dan minuman, dan sarana kehidupan lainnya. Akan tetapi, sedikit sekali kamu bersyukur atas semua kenikmatan itu dengan mengerahkan semua energi yang didapat dari semua nikmat itu untuk beribadah kepada Allah. Bahkan, kamu banyak mengingkarinya dengan menyembah selain Allah, serta berbuat kemaksiatan dan kerusakan di bumi.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 8-9 Firman Allah SWT: (Timbangan) yaitu untuk amal di hari kiamat (ialah kebenaran) yaitu Allah SWT tidak menganiaya seorang pun. Sebagaimana Allah SWT berfirman: (Kami akan memasang timbangan yang tepat pada hari kiamat, maka tiadalah dirugikan seseorang barang sedikit pun. Dan jika (amalan itu) hanya seberat biji sawi pun, pasti Kami mendatangkan (pahalanya. Dan cukuplah Kami menjadi orang-orang yang membuat perhitungan (47)) (Surah Al-Anbiya) dan (Sesungguhnya Allah tidak menganiaya seseorang walaupun seberat zarrah; dan jika ada kebajikan sebesar zarrah, niscaya Allah akan melipatgandakannya dan memberikan dari sisi-Nya pahala yang besar (40)) (Surah An-Nisa)
Tafsir As-Sa'di
9. “dan barangsiapa yang ringan timbangan kebaikannya” dimana keburukannya lebih berat dan hukumnya berdasarkan kepadanya, ”maka itulah orang-orang yang merugikan dirinya sendiri” Karena mereka gagal mendapatkan nikmat abadi dan justru mendapatkan azab yang pedih. ”disebabkan mereka selalu mengingkari ayat-ayat kami” mereka tidak tunduk kepadanya padahal itu adalah wajib atas mereka.
Tafsir Al-Wajiz
9. Dan barangsiapa lebih berat keburukannya daripada kebaikannya, maka mereka itu adalah orang-orang yang merugikan diri sendiri dengan memasukkannya ke dalam neraka dan menyuguhkannya kepada siksaan akibat penolakan mereka terhadap ayat-ayat Allah SWT