Surah Luqman : Ayat 9
خَٰلِدِينَ فِيهَا ۖ وَعْدَ ٱللَّهِ حَقًّا ۚ وَهُوَ ٱلْعَزِيزُ ٱلْحَكِيمُ
"Kekal mereka di dalamnya; sebagai janji Allah yang benar. Dan Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana."
Tafsir Ringkas Kemenag
8-9. Balasan yang akan diterima oleh orang yang menjadikan perca-kapan kosong untuk menyesatkan manusia berbanding terbalik de-ngan ganjaran bagi orang mukmin. Sesungguhnya orang-orang yang beriman kepada Allah dengan mengimani Al-Qur'an dan mengamalkan isinya dan dengan tulus mengerjakan kebajikan yang memberi manfaat dan maslahat, mereka akan mendapat surga-surga yang penuh kenikmatan; mereka kekal di dalamnya dengan penuh suka cita. Yang demikian itu sebagai janji Allah yang benar kepada siapa saja yang beriman dan beramal saleh. Dan dia mahaperkasa; tidak seorang pun bisa mengalahkan-Nya, mahabijaksana pada setiap kebijakan-Nya. 10. Di antara tanda-tanda keesaan dan kekuasan Allah adalah bahwa dia menciptakan langit tanpa tiang penyangga sebagaimana kamu melihatnya, dan dia juga meletakkan gunung-gunung di permukaan bumi sebagai pasak agar ia tidak menggoyangkan kamu sehingga kamu dapat tinggal di bumi dengan tenang; dan dia memperkembangbiakkan segala macam jenis makhluk bergerak yang bernyawa di bumi, baik yang hidup di darat, laut, maupun udara. Dan kami turunkan air hujan dari langit ke bumi, lalu kami tumbuhkan padanya segala macam tumbuh-tumbuhan yang baik, sedap dipandang, dan bermanfaat.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 8-9 Ini menyebutkan tempat kembali orang-orang baik yaitu orang-orang yang berbahagia di akhirat yang mana mereka beriman kepada Allah, membenarkan para rasul, dan mengerjakan amal shalih yang mengikuti syariat Allah (bagi mereka surga-surga yang penuh kenikmatan) Mereka hidup bersenang-senang di dalamnya dengan berbagai macam kelezatan dan kenikmatan berupa makanan, minuman, pakaian, tempat tinggal, kendaraan, wanita, pemandangan indah, dan mendengarkan sesuatu yang indah yang semua itu merupakan sesuatu yang belum pernah terbesit dalam hati seorang pun. Mereka hidup kekal di dalamnya, tidak akan berpindah darinya, dan mereka tidak mau pindah darinya. Firman Allah: (sebagai janji Allah yang benar) yaitu, ini pasti terjadi karena itu merupakan janji Allah, dan Allah tidak akan mengingkari janjiNya, karena Dia Maha Mulia, Maha Pemberi anugerah, dan Maha Berbuat terhadap apa yang Dia kehendaki serta Maha Kuasa atas segala sesuatu (Dan Dialah Yang Maha Perkasa) yang Mengalahkan segala sesuatu dan segalanya tunduk patuh kepadaNya (lagi Maha Bijaksana) dalam firman dan perbuatanNya, yang menjadikan Al-Qur'an sebagai petunjuk bagi orang-orang yang beriman (Katakanlah, "Al-Qur’an itu adalah petunjuk dan penawar bagi orang-orang yang beriman. Dan orang-orang yang tidak beriman pada telinga mereka ada sumbatan, sedangkan Al-Qur’an itu suatu kegelapan bagi mereka) (Surah Fushshilat: 44)
Tafsir As-Sa'di
8-9. adapun berita gembira untuk para pelaku kebaikan, maka Allah berfirman, ”sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal shalih,” mereka telah memadukan antara ibadah batin dengan beriman dan (ibadah) lahiriyah dengan islam dan amal shalih, “mereka mendapatkan surga-surga yang penuh kenikmatan,” sebagai berita gembira bagi mereka disebabkan (apa) yang telah mereka persiapkan, dan sebagai hidangan bagi mereka disebabkan amal yang telah mereka kerjakan. “mereka kekal di dalamnya,” maksudnya, di dalam surga-surga yang penuh kenikmatan, kenikmatan hati, jiwa, dan raga. “sebagai janji Allah yang benar,” yang tidak mungkin diingkari, dirubah atau diganti. “dan Dia-lah Yang Mahaperkasa lagi Mahabijaksana,” sempurna keperkasaanNya, paripurna kebijaksanaanNYa. Dari keperkasaan dan hikmahNya Dia memberikan taufikNya kepada orang yang dikehendakiNya, dan mengabaikan (orang yang Dia kehendaki) sesuai dengan tuntutan ilmu dan hikmahNya pada mereka.
Tafsir Al-Wajiz
9. Mereka tinggal disana selama-lamanya. Allah memberikan janji yang benar dan tidak mungkin diingkari tentang hal itu. Dialah Dzat yang Maha Kuat lagi Maha Perkasa dan Maha Bijaksana dalam menepati janjiNya.