Surah Al-Isra : Ayat 9
إِنَّ هَٰذَا ٱلْقُرْءَانَ يَهْدِى لِلَّتِى هِىَ أَقْوَمُ وَيُبَشِّرُ ٱلْمُؤْمِنِينَ ٱلَّذِينَ يَعْمَلُونَ ٱلصَّٰلِحَٰتِ أَنَّ لَهُمْ أَجْرًا كَبِيرًا

"Sesungguhnya Al Quran ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus dan memberi khabar gembira kepada orang-orang Mu’min yang mengerjakan amal saleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar,"

Tafsir Ringkas Kemenag
Allah menurunkan Al-Qur'an kepada nabi Muhammad agar menjadi petunjuk bagi umat manusia guna meraih keselamatan dan kebahagiaan di dunia dan akhirat. Sungguh, Al-Qur'an ini memberikan petunjuk bagi umat manusia ke jalan yang paling lurus yang mengantarkan keselamatan dan kebahagiaan mereka dan memberi kabar gembira kepada orang-orang mukmin yang mengerjakan kebajikan sebagai bukti dari keimanannya itu bahwa bagi mereka ada pahala yang besar sebagai imbalan dari iman dan apa yang diamalkannya itu. Dan memberi kabar buruk serta ancaman bahwa sesungguhnya orangorang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat, kami sediakan bagi mereka kelak di hari kiamat azab yang pedih yaitu neraka.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 9-10 Allah SWT memuji kitabNya agung yang Dia turunkan kepada RasulNya nabi Muhammad SAW, yaitu kitab Al-Qur'an bahwa kitab Al-Qur'an itu memberikan petunjuk menuju jalan yang lebih lurus dan lebih terang (dan memberi kabar gembira kepada orang-orang mukmin) dengan itu (yang mengerjakan amal saleh) sesuai dengan kandungannya (bahwa bagi mereka ada pahala yang besar) yaitu pada hari kiamat (dan sesungguhnya orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat) yaitu menyaimpaikan kabar gembira kepada orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat (Kami sediakan bagi mereka azab yang pedih) yaitu pada hari kiamat. sebagaimana Allah berfirman (maka gembirakanlah mereka bahwa mereka akan menerima siksa yang pedih) (Surah Ali 'Imran: 21)
Tafsir As-Sa'di
9-10. Allah mengabarkan tentang kemuliaan dan keagungan al-Quran, bahwasanya ia “memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus,” lebih adil dan mulia dalam aspek akidah, amal perbuatan, maupun akhlak. Barangsiapa yang meraih petunjuk dengan seruan ajaran al-Quran, maka dialah manusia yang paling sempurna, paling lurus dan paling sarat dengan petunjuk dalam segala urusannya “dan memberi kabar gembira kepada orang-orang Mukmin yang mengerjakan amal shalih,” yang berbentuk kewajiban-kewajiban maupun perbuatan-perbuatan yang bersifat sunnah “bahwa bagi mereka ada pahala yang besar.” Allah telah menyediakannya bagi mereka di tempat kemuliaanNya (surga), yang tidak ada yang mengetahui karakteristiknya kecuali Allah. “Dan bahwa orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat, Kami sediakan bagi mereka azab yang pedih.” Al-Quran mengandung kabar gembira dan ancaman, serta cara-cara perolehan kabar gembira itu, yaitu (dengan cara) beriman dan beramal shalih, dan sebab-sebab yang memastikan (datangnya) ancaman yaitu (dengan melakukan) perkara yang berlawanan dengannya.
Tafsir Al-Wajiz
9. Sesungguhnya Al-Qur’an ini menuntun menuju jalan dan keadaan yang lurus, yaitu mengesakan Allan, keimanan dan Islam. Dan memberi kabar gembira bagi orang-orang mukmin dengan risalah keesaan, yaitu orang-orang yang mengerjakan amal shalih yang diperintahkan oleh Allah dan sesungguhnya bagi mereka itu pahala yang agung. Al-Qur’an itu juga memberi dua kabar gembira: yaitu tentang pahala mereka dan hukuman bagi musuh-musuh mereka yaitu apa yang terkandung dalam ayat selanjutnya.

Sumber tafsir dari tafsirweb.com