Surah Yunus : Ayat 86
وَنَجِّنَا بِرَحْمَتِكَ مِنَ ٱلْقَوْمِ ٱلْكَٰفِرِينَ
"dan selamatkanlah kami dengan rahmat Engkau dari (tipu daya) orang-orang yang kafir”."
Tafsir Ringkas Kemenag
Setelah mendengar nasehat nabi musa lalu mereka berkata, kepada Allah-lah kami bertawakal, menyerahkan segala urusan kami. Mereka berdoa: ya tuhan kami, janganlah engkau jadikan kami sasaran fitnah, yakni siksaan dan gangguan bagi kaum yang zalim, karena pengikutnya nabi musa berdoa dengan tulus, maka Allah mengabulkan doa tersebut. Lalu Allah berfirman: dan kami wahyukan kepada musa dan saudaranya, yakni nabi harun ambillah, yakni bangunlah beberapa rumah di mesir untuk tempat tinggal kaummu berdua dan jadikanlah rumah-rumahmu itu, wahai orang-orang yang beriman, sebagai tempat ibadah kepada Allah dan laksanakanlah salat secara sempurna serta gembirakanlah orang-orang mukmin, bahwa mereka akan diselamatkan dari gangguan firaun dan di akhirat ada balasan surga.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 84-86 Allah SWT berfirman seraya memberitahukan tentang nabi Musa, bahwa dia berkata kepada Bani Israil: (Hai kaumku, jika kalian beriman kepada Allah, maka bertawakallah kepada-Nya saja, jika kalian benar-benar orang yang berserah diri) yaitu sesungguhnya Allah mencukupi orang yang berserah diri kepadaNya, (Bukankah Allah cukup untuk melindungi hamba-hamba-Nya) (Surah Az-Zumar: 36) dan (Dan barangsiapa yang bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya) (Surah Ath-Thalaq: 3) Allah sering menghubungkan antara ibadah dan tawakal, sebagaimana firmanNya (maka sembahlah Dia dan bertawakallah kepada-Nya) (Surah Hud: 123) Allah SWT memerintahkan orang-orang mukmin untuk mengucapkan di setiap shalat mereka berkali-kali (Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepadaMulah kami mohon pertolongan (5)) (Surah Al-Fatihah) Kaum Bani Israil melakukan hal itu (Kepada Allah-lah kami bertawakal! Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan kami sasaran fitnah bagi kaum yang zalim (85)) yaitu janganlah Engkau memberikan kemenangan dan kuasa kepada mereka atas kami mereka sehingga mereka mengira bahwa mereka berkuasa karena berada pada kebenaran sedangkan kita berada pada yang kebathilan, dan membuat mereka terpikat dengan hal itu. Demikian juga diriwayatkan dari Abu Mijlaz dan Abu Adh-Dhuha. Ibnu Abu Najih dan lainnya meriwayatkan dari Mujahid,”Janganlah Engkau mengazab kami dengan kekuatan Fir'aun dan pasukannya, dan tidak pula dengan azab dari sisiMu lalu kaum Fir'aun berkata,”Seandainya mereka berada di pihak kebenaran, maka mereka tidak disiksa dan kita tidak berkuasa atas mereka. dan mereka ditindas oleh kita" Firman Allah: (dan selamatkanlah kami dengan rahmatMu) yaitu bebaskanlah kami dengan rahmat dan kebaikanMu (dari (tipu daya) orang-orang yang kafir) yaitu orang-orang yang mengingkari dan menutupi kebenaran. Kami telah beriman dan berserah diri kepadaMu.
Tafsir As-Sa'di
86. “Dan selamatkanlah kami dengan rahmatMu dari (tipu daya) orang-orang yang kafir.” Agar kami selamat dari kejahatan mereka dan agar kami berdiri tegak di atas agama kami dengan baik sehingga kami mampu menegakkan dan menampakkan syariat tanpa penentang dan pelawan.
Tafsir Al-Wajiz
86 Ya Tuhan kami, selamatkanlah kami dengan rahmat-Mu dari tipu daya orang-orang yang kafir, yaitu Fir’aun dan kaumnya"