Surah Hud : Ayat 83
مُّسَوَّمَةً عِندَ رَبِّكَ ۖ وَمَا هِىَ مِنَ ٱلظَّٰلِمِينَ بِبَعِيدٍ

"Yang diberi tanda oleh Tuhanmu, dan siksaan itu tiadalah jauh dari orang-orang yang zalim."

Tafsir Ringkas Kemenag
Azab yang ditimpakan kepada kaum nabi lut yang diberi tanda oleh tuhanmu mengandung pesan, bahwa apa yang menimpa kaum nabi lut bisa jadi menimpa siapa saja. Dan siksaan itu tiadalah jauh dari orang yang zalim kapan dan di mana saja berada pada setiap kurun waktu sepanjang zaman. Apabila perbuatan keji merajalela di tengah-tengah masyarakat, dan perbuatan itu mereka lakukan secara terang-terangan. Setelah diuraikan kisah kaum nabi lut yang diazab oleh Allah akibat kedurhakaan dan perbuatan keji yang mereka lakukan, kemudian diuraikan kembali kisah umat terdahulu, yaitu kaum nabi syuaib sebagai pelajaran bagi umat nabi Muhammad. Dan kepada penduduk madyan, kami utus saudara satu keturunan dengan mereka, yaitu nabi syuaib. Dia berkata, wahai kaumku! sembahlah Allah, tidak ada tuhan bagimu yang berhak disembah selain dia. Kemudian nabi syuaib menasihati mereka seraya berkata, dan janganlah kamu kurangi takaran dan timbangan dalam berniaga, karena perbuatan itu sama saja menipu manusia. Sesungguhnya aku melihat kamu dalam keadaan yang baik ekonominya ditopang dengan keadaan wilayah yang subur, sehingga hidup makmur, bahagia dan sejahtera sehingga tidak perlu melakukan kecurangan. Dan sesungguhnya aku khawatir jika kamu menipu dan berbuat curang, kamu akan ditimpa azab pada suatu hari yang merata, yakni azab itu menimpa seluruh manusia yang ada di dalamnya karena dahsyatnya azab tersebut, sehingga tidak ada satu pun yang selamat.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 82-83 Firman Allah SWT (Maka tatkala datang azab Kami) Hal itu terjadi ketika matahari terbit (Kami jadikan negeri kaum Luth yang bagian atasnya) yaitu kota Sodom (ke bawah (Kami balikkan)) sebagaimana firmanNya: (Dan prahara angin telah meruntuhkan (negeri kaum Luth) (53) lalu menimbuni negeri itu (sebagai azab) dengan (puing-puing) yang menimpanya (54)) (Surah An-Najm) yaitu Kami menghujaninya dengan batu dari tanah liat. Kata itu menurut bahasa Persia adalah batu dari tanah liat, Pendapat ini dikatakan Ibnu Abbas dan lainnya. Sebagian ulama berkata yaitu dari Sanku yaitu batu dan kil yaitu tanah liat. Dalam ayat lain Dia berfirman: (batu-batu dari tanah yang (keras)) (Surah Adz-Dzariyat: 33) yaitu mengeras seperti batu sehingga sangat kuat. Sebagian ulama berkata yaitu yang dibakar. Imam Bukhari berkata bahwa “Sijjil” sangat kuat dan besar. “Sijjil” dan “sijjin” bahwa huruf lam dan nun itu sama. Tamim bin Muqbil berkata: “Para laki-laki memukulkan ke topi baja dari sisinya dengan pukulan yang menjadikan keras dan kuat sehingga panas untuk para pahlawan. Firman Allah: (dengan bertubi-tubi) Sebagian ulama berkata yaitu di langit, yaitu disediakan untuk itu. Ulama lainnya berkata bahwa (mandhud) yaitu yang diturunkan bertubi-tubi kepada mereka. Firman Allah: (yang diberi tanda) yaitu diberi tanda Firman Allah (dan negeri itu tiadalah jauh dari orang-orang yang zalim) yaitu, tidaklah pembalasan itu jauh dari orang-orang yang serupa dengan mereka dalam kezaliman mereka.
Tafsir As-Sa'di
83 ”yang diberi tanda oleh Rabbmu” maksudnya diberi alamat dengan alamat azab dan murka ”dan siksaan itu tiadalah jauh dari orang orang yang zhalim” yang berbuat seperti perbuatan kaum luth. maka hendaknya manusia berhati hati dengan tidak melakukannya agar tidak diazab seperti azab mereka.
Tafsir Al-Wajiz
83. Bebatuan ini diberi tanda khusus bahwa azab tersebut dari sisi Tuhanmu dan berada di gudang-gudangNya yang memang diperuntukkan bagi mereka bukan lainnya. Dan (jarak) bebatuan atau kaum Luth ini tidak jauh dari orang-orang kafir Mekah dan sekitarnya. Mereka melewatinya dalam perjalanan menuju Syam. Ini merupakan ancaman bagi setiap orang zalim.

Sumber tafsir dari tafsirweb.com