Surah At-Talaq : Ayat 8
وَكَأَيِّن مِّن قَرْيَةٍ عَتَتْ عَنْ أَمْرِ رَبِّهَا وَرُسُلِهِۦ فَحَاسَبْنَٰهَا حِسَابًا شَدِيدًا وَعَذَّبْنَٰهَا عَذَابًا نُّكْرًا
"Dan berapalah banyaknya (penduduk) negeri yang mendurhakai perintah Tuhan mereka dan Rasul-rasul-Nya, maka Kami hisab penduduk negeri itu dengan hisab yang keras, dan Kami azab mereka dengan azab yang mengerikan."
Tafsir Ringkas Kemenag
Dan betapa banyak penduduk dari suatu negeri yang mendurhakai perintah tuhan mereka dan rasul-rasul-Nya, seperti penduduk al-hijr, madyan, sodom, dan gomorah; maka kami buat perhitungan terhadap penduduk negeri itu dengan perhitungan yang ketat, yaitu dengan mengazab mereka di dunia sebanding dengan pembangkangannya; dan kami pun mengazab mereka dengan azab yang mengerikan di akhirat. 9. Sehingga mereka, orang-orang yang mencemoohkan misi para rusul itu, merasakan akibat buruk dari perbuatannya, baik azab di dunia lebih-lebih azab di akhirat, dan akibat perbuatan mereka itu akan disadari oleh mereka di akhirat merupakan kerugian yang besar bagi diri mereka sendiri.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 8-11 Allah SWT berfirman seraya memperinfatkan orang yang menentang perintahNya, mendustakan rasulNya, dan menempuh jalan yang tidak disyariatkan Allah seraya memberitakan terhadapnya tentang apa yang telah menimpa umat-umat terdahulu karena hal itu. Maka Allah SWT berfirman: (Dan betapa banyaknya (penduduk) negeri yang mendurhakai perintah Tuhan mereka dan rasul-rasul-Nya) yaitu membangkang, melampaui batas, dan tidak mau mengikuti perintah Allah dan mengikuti para rasulNya (maka Kami hisab penduduk negeri itu dengan hisab yang keras, dan Kami azab mereka dengan azab yang mengerikan) yaitu siksaan yang mengerikan (Maka mereka merasakan akibat yang buruk dari perbuatannya) yaitu akibat pertentangan mereka, dan mereka menyesali perbuatannya di saat penyesalan itu tidak bermanfaat baginya (dan akibat perbuatan mereka itu adalah kerugian yang besar. Allah menyediakan bagi mereka azab yang keras) yaitu di akhirat bersamaan dengan azab di dunia. Kemudian Allah SWT berfirman setelah menceritakan berita tentang mereka (maka bertakwalah kepada Allah hai orang-orang yang mempunyai akal) yaitu yang mempunyai pemahaman yang lurus. yaitu, janganlah kalian menjadi orang-orang seperti mereka, sehingga kalian akan ditimpa apa yang yang menimpa mereka, wahai orang-orang yang berakal. ((yaitu) orang-orang yang beriman) yaitu, membenarkan Allah dan rasul-rasulNya (Sesungguhnya Allah telah menurunkan peringatan kepadamu) yaitu Al-Qur'an sebagaimana firman Allah: (Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan Al-Qur’an, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya (9)) (Surah Al-Hijr) Firman Allah: ((Dan mengutus) seorang rasul yang membacakan ayat-ayat Allah yang menerangkan (bermacam-macam hukum) kepadamu) Sebagian ulama berkata bahwa kata (Rasulan) menjadi manshub karena sebagai badal isytimal karena Rasulullah yang menyampaikan Al-Qur'an. Ibnu Jarir berkata bahwa yang benar bahwa kata “Ar-Rasul” menjadi tafsir dari kata “Adz-dzikir” Oleh karena itu Allah SWT berfirman: ((Dan mengutus) seorang rasul yang membacakan ayat-ayat Allah yang menerangkan (bermacam-macam hukum) kepadamu) yaitu ayat-ayat Allah yang jelas, terang, dan gamblang (supaya Dia mengeluarkan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal yang saleh dari kegelapan kepada cahaya) sebagaimana firmanNya: (Kitab yang Kami turunkan kepadamu supaya kamu mengeluarkan manusia dari gelap gulita kepada cahaya) (Surah Ibrahim: l) dan (Allah Pelindung orang-orang yang beriman; Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan (kekafiran) kepada cahaya (iman)) (Surah Al-Baqarah: 257) yaitu dari kegelapan kekafiran dan kebodohan menuju cahaya keimanan dan ilmu. Sesungguhnya Allah SWT menyebutkan wahyu yang Dia turunkan sebagai cahaya, karena dengan cahaya orang mendapat petunjuk. Sebagaimana Dia menamakannya sebagai ruh, karena dengannya hati manusia menjadi hidup. Jadi Allah SWT berfirman: (Dan demikianlah Kami wahyukan kepadamu wahyu (Al-Qur'an) dengan perintah Kami. Sebelumnya kamu tidaklah mengetahui apakah Al-Kitab (Al-Qur'an) dan tidak pula mengetahui apakah iman itu, tetapi Kami menjadikan Al-Qur’an itu cahaya, yang Kami tunjukkan dengan dia siapa yang Kami kehendaki di antara hamba-hamba Kami. Dan sesungguhnya kamu benar-benar memberi petunjuk kepada jalan yang lurus (52)) (Surah Asy-Syura) Firman Allah (Dan barangsiapa beriman kepada Allah dan mengerjakan amal yang saleh, niscaya Allah akan memasukkannya ke dalam surga surga yang mengalir dibawahnya sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Sesungguhnya Allah memberikan rezeki yang baik kepadanya) Tafsir ayat yang serupa dengan ini telah disebutkan berulang kali dan tidak perlu diulangi lagi
Tafsir As-Sa'di
8-10. Allah mengabarkan bahwa Dia membinasakan umat-umat yang mendurhakai para rasul. Banyaknya jumlah mereka dan besarnya kekuatan mereka sama sekali tidak berguna bagi mereka ketika perhitungan amal yang amat dahsyat dan siksaan yang pedih datang, Allah menyiksa mereka karena perbuatan mereka yang buruk. Di samping siksaan dunia, Allah juga menyiapkan siksaan yang dahsyat bagi mereka kelak di Hari Akhir. “Maka bertakwalah kepada Allah hai orang-orang yang mempunyai akal,” maksudnya, wahai orang-orang yang berakal yang bisa memahami tanda-tanda kebesaran Allah, dan Dia-lah yang telah membinasakan umat-umat terdahulu karena mereka mendustakan para rasul. Orang-orang setelah mereka juga sama. Tidak ada perbedaan antara kedua golongan tersebut.
Tafsir Al-Wajiz
8. Kebanyakan para penduduk negeri itu bermaiksiat terhadap perintah Tuhan mereka dan utusan-utusanNya. Kemudian Allah menghisab penduduk negri itu dengan hisab yang amat berat di dunia dengan mencabut nyawa mereka (dengan kasar), dan di akhirat dengan mengazab mereka. Allah akan menyiksa mereka dengan siksaan yang tidak biasa dan sangat pedih yaitu siksa neraka.