Surah Asy-Syura : Ayat 8
وَلَوْ شَآءَ ٱللَّهُ لَجَعَلَهُمْ أُمَّةً وَٰحِدَةً وَلَٰكِن يُدْخِلُ مَن يَشَآءُ فِى رَحْمَتِهِۦ ۚ وَٱلظَّٰلِمُونَ مَا لَهُم مِّن وَلِىٍّ وَلَا نَصِيرٍ

"Dan kalau Allah menghendaki niscaya Allah menjadikan mereka satu umat (saja), tetapi Dia memasukkan orang-orang yang dikehendaki-Nya ke dalam rahmat-Nya. Dan orang-orang yang zalim tidak ada bagi mereka seorang pelindungpun dan tidak pula seorang penolong."

Tafsir Ringkas Kemenag
Dan sekiranya Allah menghendaki niscaya dia jadikan mereka satu umat saja, dengan menjadikan mereka semua beriman atau kafir seluruhnya dan tidak memberi mereka kesempatan untuk memilih. Tetapi dia memasukkan orang-orang yang dia kehendaki ke dalam rahmat-Nya, yaitu surga-Nya atas dasar anugerah-Nya dan memasukkan mereka yang kafir ke dalam neraka lantaran kekafiran mereka. Dan orang-orang yang zalim, yang telah melanggar tuntunan dan menyekutukan-Nya tidak ada bagi mereka seorang pelindung pun yang dapat melindungi mereka dari azab Allah dan seorang penolong pun yang dapat menolong mereka dari siksaan api neraka. 9. Atau apakah mereka mengambil pelindung-pelindung yang mereka sembah selain dia, yang dapat melindungi dan menolong mereka dari azab-Nya dan siksaan api neraka' padahal Allah, dialah satu-satunya yang menjadi pelindung yang sebenarnya. Dan dia, satu-satunya yang menghidupkan orang yang mati, dan dia pula yang mahakuasa atas segala sesuatu.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 7-8 Allah SWT berfirman,”Sebagaimana Kami mewahyukan kepada para nabi sebelummu (Demikianlah Kami wahyukan Al-Qur’an kepadamu ini dalam bahasa Arab) yaitu jelas, terang, dan gamblang (supaya kamu memberi peringatan kepada Ummul Qura) yaitu Makkah (dan penduduk (negeri-negeri) sekitarnya) yaitu, negeri-negeri lainnya yang di belahan bumi timur dan barat, kota Makkah dinamakan Ummul Qura karena merupakan kota yang paling mulia dari semua negeri berdasarkan dalil-dalil yang akan disebutkan pada tempatnya. Firman Allah: (serta memberi peringatan (pula) tentang hari berhimpun) yaitu hari kiamat, dimana Allah mengumpulkan makhluk dari yang pertama sampai yang terakhir di suatu lapangan yang sangat luas. Firman Allah: (yang tidak ada keraguan padanya) yaitu, tidak ada keraguan pada kejadiannya, dan bahwa hari kiamat itu pasti terjadi. Firman Allah: (Segolongan masuk surga dan segolongan masuk neraka) sebagaimana firmanNya: ((Ingatlah) hari (yang di waktu itu) Allah mengumpulkan kamu pada hari pengumpulan (untuk dihisab), itulah hari (waktu itu) ditampakkan kesalahan-kesalahan) (Surah At-Taghabun: 9) yaitu penghuni surga menyalahkan penghuni neraka. Dan sebagaimana firmanNya: (Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat pelajaran bagi orang-orang yang takut kepada azab akhirat. Hari kiamat itu adalah suatu hari yang semua manusia dikumpulkan untuk (menghadapi) nya, dan hari itu adalah suatu hari yang disaksikan (oleh segala makhluk) (103) Dan Kami tiadalah mengundurkannya, melainkan sampai waktu yang tertentu (104) Di kala datang hari itu, tidak ada seorang pun yang berbicara, melainkan dengan izin-Nya; maka di antara mereka ada yang celaka dan ada yang berbahagia (105)) (Surah Hud) Firman Allah: (Dan kalau Allah, menghendaki, niscaya Allah menjadikan mereka satu umat (saja)) yaitu adakalanya dalam petunjuk atau dalam kesesatan, tetapi Dia memisahkan di antara mereka, maka Dia memberi petunjuk kepada siapa saja yang Dia kehendaki menuju kebenaran, dan menyesatkan siapa saja yang Dia kehendaki dari kebenaran. Dan milikNyalah hikmah dan hujjah yang jelas. Oleh karena itu Allah berfirman: (tetapi Dia memasukkan orang-orang yang dikehendaki-Nya ke dalam rahmat-Nya. Dan orang-orang yang zalim tidak ada bagi mereka seorang pelindung pun dan tidak pula seorang penolong)
Tafsir As-Sa'di
8. “Dan” meskipun itu semua, kalau Allah menghendaki, niscaya Dia menjadikan manusia “satu umat saja,” semuanya di atas petunjuk. Sebab Dial ah Yang Kuasa, tidak ada sesuatu pun yang sukar bagiNya. Akan tetapi Dia hendak memasukkan ke dalam rahmatNya orang-orang yang dikehendakiNya di antara manusia-manusia pilihanNya. Adapun orang-orang yang zhalim yang tidak bisa beramal shalih maka mereka adalah orang-orang yang dihalangi dari rahmatNya. Mereka sama sekali tidak akan mendapatkan seorang pelindung pun yang dapat melindungi mereka yang bisa mewujudkan impian mereka, dan tidak ada pula seorang penolong yang menolak bahaya dari mereka.
Tafsir Al-Wajiz
8. Jika saja berkehendak, niscaya Allah sudah menjadikan seluruh manusia berpegang pada satu agama saja, ada yang diberi petunjuk atau ada yang tersesat. Akan tetapi karena bosan, mereka terpisah menjadi berbeda-beda. Orang-orang yang beriman, akan dimasukkan dalam rahmatNya dengan diberi petunjuk dan pertolongan supaya melakukan ketaatan. Adapun orang-orang kafir, maka mereka tidak akan menemukan penolong yang dapat membantu urusan-urusan mereka dan melindungi mereka dari azab.

Sumber tafsir dari tafsirweb.com