Surah An-Nahl : Ayat 79
أَلَمْ يَرَوْا۟ إِلَى ٱلطَّيْرِ مُسَخَّرَٰتٍ فِى جَوِّ ٱلسَّمَآءِ مَا يُمْسِكُهُنَّ إِلَّا ٱللَّهُ ۗ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَءَايَٰتٍ لِّقَوْمٍ يُؤْمِنُونَ

"Tidakkah mereka memperhatikan burung-burung yang dimudahkan terbang diangkasa bebas. Tidak ada yang menahannya selain daripada Allah. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang beriman."

Tafsir Ringkas Kemenag
Bukti wujud dan kuasa Allah begitu banyak, tetapi mengapa tidak sedikit manusia yang tetap enggan beriman kepada-Nya' tidakkah mereka memperhatikan burung-burung yang dapat terbang di angkasa dengan mudah atas izin dan kuasa-Nya. Tidak ada yang dapat menahannya tetap melayang di angkasa tanpa terjatuh selain Allah. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda kebesaran dan kekuasaan Allah bagi orang-orang yang beriman. Setelah pada beberapa ayat sebelumnya Allah berbicara tentang burung-burung di angkasa sebagai tanda kekuasaan-Nya, pada ayatayat berikut Allah menunjukkan beberapa nikmat- nya yang langsung manusia rasakan setiap saat. Dia menyatakan, dan Allah menjadikan rumah-rumah bagimu yang kamu buat dari berbagai bahan yang telah Allah siapkan untuk itu, seperti kayu, besi, batu, dan tanah; Allah menjadikannya sebagai tempat tinggal yang memberi kamu ketenangan dari berbagai gangguan lahir dan batin. Dan selain itu, dia menjadikan bagimu rumah-rumah dalam bentuk kemah-kemah yang secara khusus terbuat dari kulit hewan ternak, seperti kulit unta, sapi, kambing, dan hewan-hewan halal lainnya, yang kamu merasa ringan dan mudah membawanya pada waktu kamu bepergian dan pada waktu kamu bermukim di tempat tertentu. Dan ingat pula bahwa Allah juga menjadikan bagi kamu dari bulu domba, bulu unta, dan bulu kambing, alat-alat rumah tangga, seperti alas lantai, tikar, wadah air dan menjadi perhiasan-perhiasan, seperti tas, sepatu, dan dompet, yang dapat memberi kesenangan bagi kalian sampai waktu tertentu.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 77-79 Allah SWT memberitahukan tentang kesempurnaan pengetahuan dan kekuasaanNya atas segala sesuatu. Dia mengetahui sesuatu yang ghaib di langit dan bumi, dan hanya Allahlah yang mempunyai pengetahuan tentang perkara ghaib. Maka tidak ada seorang pun yang Dia bukakan hal itu kecuali jika Dia mau memperlihatkan kepadanya apa yang Dia kehendaki. Kekuasaan Allah Yang Maha Sempurna yang tidak dapat ditentang dan dicegah, bahwa Allah apabila menghendaki sesuatu, Maka Dia berfirman kepadanya, "Jadilah kamu!" Maka jadilah sesuatu itu. Sebagaimana Allah berfirman: (Dan perintah Kami hanyalah satu perkataan seperti kejapan mata (50)) (Surah Al-Qamar) yaitu, apa yang Dia kehendaki terjadi dalam sekejap mata. Demikian juga Allah berfirman di sini: (Tidak adalah kejadian kiamat itu, melainkan seperti sekejap mata atau lebih cepat (lagi) Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu) Sebagaimana Allah berfirman: (Tidaklah Allah menciptakan dan membangkitkan kalian (dari kubur) itu melainkan hanyalah seperti (menciptakan dan membangkitkan) satu jiwa saja) (Surah Luqman: 28) Kemudian Allah SWT menyebutkan karuniaNya yang Dia anugerahkan kepada para hambaNya, yaitu Dia mengeluarkan mereka dari perut ibu mereka dalam keadaan tidak mengetahui apa pun. Kemudian setelah itu Allah memberinya pendengaran yang membuatnya memahami suara, penglihatan yang membuatnya bisa melihat, dan hati, yaitu akal yang pusatnya berada di hati menurut pendapat yang shahih. Dikatakan bahwa itu adalah otak. Akal itu membuat manusia bisa membedakan antara segala sesuatu, yang mudharat dan yang bermanfaat. Kemampuan dan indera ini diperoleh manusia secara bertahap, sedikit demi sedikit. Setiap kali dia tumbuh dewasa maka bertambah pula pendengaran, penglihatan, dan akalnya sehingga sampai usia matang untuk menaati Tuhannya. Sesungguhnya Allah menjadikan hal ini pada diri manusia agar mampu melaksanakan penyembahan kepada Tuhannya SWT. Lalu dia meminta bantuan kepada semua anggota tubuhnya dan kekuatan yang ada padanya untuk taat kepada Tuhannya, Oleh karena itu Allah SWT berfirman: (Dan Dia memberi kalian pendengaran, penglihatan, dan hati, agar kalian bersyukur) Sebagaimana Allah SWT berfirman dalam ayat lain: (Katakanlah, "Dialah Yang menciptakan kalian dan menjadikan bagi kalian pendengaran, penglihatan, dan hati” (Tetapi) amat sedikit kalian bersyukur (23) Katakanlah, "Dialah Yang menjadikan kalian berkembang biak di muka bumi, dan hanya kepadaNyalah kalian kelak dikumpulkan” (24)) (Surah Al-Mulk) Kemudian Allah SWT kepada para hambaNya untuk melihat burung yang telah ditundukkan di antara langit dan bumi. Bagaimana Dia menjadikannya bisa terbang dengan kedua sayapnya di antara langit dan bumi, di udara. Tidak ada yang menahannya di udara kecuali Allah SWT dengan kekuasaanNya yang menjadikannya mempunyai kekuatan untuk melakukan hal itu. Allah menundukkan udara untuk dapat membawanya terbang di udara. Sebagaimana Allah SWT berfirman dalam surah: (Dan apakah mereka tidak memperhatikan burung-burung yang mengembangkan dan mengatupkan sayapnya di atas mereka? Tidak ada yang menahannya (di udara) selain Yang Maha Pemurah. Sesungguhnya Dia Mahamelihat segala sesuatu. (19)) dan di sini Allah SWT berfirman: (Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang beriman)
Tafsir As-Sa'di
79. maksudnya, mereka itulah kaum yang bisa meraih manfaat dengan ayat ayat Allah, yang memikirkan tentang ayat ayat yang dijadikan petunjuk kepadaNya. Sementara itu, selain kaum Mukminin, maka sesungguhnya pandangan mereka itu adalah pandangan main main dan kelalaian. Kolerasinya dengan ayat ini, bahwa Allah telah menciptakan burung dalam rupa penciptaan yang mendukungnya untuk terbang. Kemudian Allah mengondisikan angin yang lembut untuknya. Selanjutnya memasang kekuatan gerakan pada burung itu yang bisa membuatnya terbang. Ini merupakan petunjuk atas hikmah dan ilmu Allah yang luas serta perhatian rabbaniNya terhadap seluruh makhluk dan (pertanda) kesempurnaan kekuasaanNya terhadap seluruh makhluk dan (pertanda) kesempurnaan kekuasaanNya, mahaberkah Allah, penguasa alam semesta.
Tafsir Al-Wajiz
79. Apakah orang-orang yang mengingkari adanya Allah itu tidak melihat burung-burung yang terbang di udara atau ruang terbuka antara langit dan bumi menggunakan sayap dan ekornya. Tidak ada yang menahan mereka di udara kecuali Allah menggunakan kuasaNya yang menakjubkan. Sesungguhnya dalam penggunaan sayap itu terdapat dalil atas keesaan dan kekuasaan Allah bagi kaum yang beriman kepada Allah, kitab-kitabNya, dan rasul-rasulNya karena mereka itu mengambil manfaat dari hal itu

Sumber tafsir dari tafsirweb.com