Surah Ghafir : Ayat 77
فَٱصْبِرْ إِنَّ وَعْدَ ٱللَّهِ حَقٌّ ۚ فَإِمَّا نُرِيَنَّكَ بَعْضَ ٱلَّذِى نَعِدُهُمْ أَوْ نَتَوَفَّيَنَّكَ فَإِلَيْنَا يُرْجَعُونَ
"Maka bersabarlah kamu, sesungguhnya janji Allah adalah benar; maka meskipun Kami perlihatkan kepadamu sebagian siksa yang Kami ancamkan kepada mereka ataupun Kami wafatkan kamu (sebelum ajal menimpa mereka), namun kepada Kami sajalah mereka dikembalikan."
Tafsir Ringkas Kemenag
Demikianlah, setelah dibentangkan apa yang dialami oleh para pendurhaka yang mendebat dengan batil ayat-ayat Allah serta digambarkan pula apa yang akan diperoleh orang-orang yang beriman, maka nabi Muhammad dan kaum beriman diminta untuk konsisten dalam keimanan dan perjuangan menyampaikan kebenaran. Maka bersabarlah engkau, wahai nabi Muhammad dan kaum beriman, sesungguhnya janji Allah itu adalah benar dan dia tidak akan memungkiri janji-Nya. Oleh sebab itu, meskipun kami perlihatkan kepadamu di masa hidupmu sebagian siksa yang kami ancamkan kepada mereka para durhaka itu, ataupun kami wafatkan engkau sebelum ajal menimpa mereka, namun mere-ka orang-orang durhaka itu tidak dibiarkan begitu saja, karena kepada kamilah mereka dikembalikan. '78. Bila pada ayat yang lalu ditegaskan tentang kepastian terlaksananya janji Allah berupa ancaman, maka pada ayat ini Allah mengingatkan melalui lisan nabi akan datangnya janji Allah berkaitan dengan ancam-an itu bahwa Allah akan memberi putusan dengan adil. Firman Allah, 'sesungguhnya kami, tuhan yang maha kuasa'telah mengutus beberapa rasul sebelum engkau, wahai nabi Muhammad. Di antara me-reka, para rasul yang kami utus itu, ada yang kami ceritakan kepadamu, seperti nabi ibrahim, nabi sulaiman, nabi nuh, nabi musa, dan nabi isa, dan di antaranya ada pula yang tidak kami ceritakan kepadamu. Para rasul yang kami utus itu dilengkapi dengan mukjizat, dan ketahuilah bahwa tidak ada seorang rasul membawa suatu mukjizat, kecuali seizin Allah. Maka oleh sebab itu, apabila telah datang perintah, yaitu ketentuan Allah berkaitan dengan siksa dan juga untuk semua perkara, ketentuan itu diputuskan dengan adil. Dan dengan demikian, ketika itu akan merasa rugilah orang-orang yang berpegang kepada yang batil. '.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 77-78 Allah SWT berfirman seraya memerintahkan kepada rasulNya SAW untuk bersabar dalam menghadapi pendustaan orang-orang yang mendustakan beliau dari kalangan kaumnya, karena sesungguhnya Allah SWT membalas apa yang Dia janjikan kepadamu berupa pertolongan dan kemenangan atas kaummu, serta menjadikan akibat yang baik hanyalah bagimu dan bagi orang-orang yang mengikutimu di dunia dan akhirat (maka meskipun Kami perlihatkan kepadamu sebagian siksa yang Kami ancamkan kepada mereka) yaitu di dunia, dan demikianlah yang terjadi, karena sesungguhnya Allah SWT menyenangkan hati mereka bahwa para pemimpin dan pembesar mereka banyak yang mati pada perang Badar. Kemudian Allah menaklukkan kota Makkah di tangannya, dan seluruh Jazirah Arabi semasa beliau SAW masih hidup. Firman Allah: (ataupun Kami wafatkan kamu (sebelum ajal menimpa mereka), namun kepada Kami sajalah mereka dikembalikan) yaitu kami merasakan kepada mereka azab yang keras di akhirat. Kemudian Allah SWT berfirman serya menghibur beliau: (Dan sesungguhnya telah Kami utus beberapa orang rasul sebelum kamu, di antara mereka ada yang Kami ceritakan kepadamu) sebagaimana Allah SWT berfirman dalam surah An-Nisa’ itu sama, yaitu di antara mereka ada yang Kami ceritakan kisahnya kepadamu bersama kaumnya, bagaimanakah kaum mereka mendustakan mereka, kemudian akibat yang baik dan pertolongan hanya bagi para rasul (dan di antara mereka ada (pula) yang tidak Kami ceritakan kepadamu) Mereka yang tidak Kami ceritakan itu lebih banyak berkali-kali lipat, sebagaimana hal itu telah diingatkan dalam surah An-Nisa’. Segala puji bagi Allah Firman Allah SWT: (Tidak dapat bagi seorang rasul membawa suatu mukjizat melainkan dengan seizin Allah) yaitu tidak ada seorang rasul pun dapat mendatangkan sesuatu yang sangat luar biasa kepada kaumnya, melainkan dengan seizin Allah dalam hal itu, untuk menunjukkan kebenaran dari apa yang dia datangkan kepada mereka (maka apabila telah datang perintah Allah) yaitu azab dan pembalasan Allah yang meliputi orang-orang yang mendustakan (diputuskan (semua perkara) dengan adil) Maka Dia menyelamatkan orang-orang mukmin dan membinasakan orang-orang kafir. Oleh karena itu Allah berfirman: (Dan ketika itu rugilah orang-orang yang berpegang kepada yang batil)
Tafsir As-Sa'di
77. maksudnya, ”maka bersabarlah kamu,” wahai rasul dalam menyeru kaummu dan terhadap gangguan mereka yang menimpamu, dan perkuatlah kesabaranmu dengan imanmu. “sesungguhnya janji Allah adalah benar,” Dia akan memenangkan agamaNYa dan meninggikan kalimatNYa serta memberikan kemenangan kepada rasul-rasulNya di dunia dan di akhirat. Dan perkuat pula itu dengan kepastian turunnya siksaan terhadap musuh-musuhmu di dunia dan akhirat nanti. Maka dari itu Dia berfirman,” maka meskipun kami perlihatkan kepadamu sebagian siksa yang kami ancamkan kepada mereka,” di dunia, maka itu sudah cukup. “ataupun kami wafatkan kamu,” sebelum mereka di siksa, “namun kepada kami sajalah mereka dikembalikan,” lalu kami beri mereka balasan atas amal perbuatan mereka. Maka jangan kamu sekali-kali mengira bahwa Allah lali terhadap apa yang dilakukan oleh orang-orang yang zhalim.
Tafsir Al-Wajiz
77. Wahai Nabi, maka bersabarlah atas penderitaan yang diberikan orang-orang musyrik. Sesungguhnya Allah berjanji untuk menolongmu dan membalas musuh-musuhmu dengan pasti. Kalaupun kami menunjukkanmu sebagian azab dunia yang Kami persiapkan untuk mereka berupa pembinasaan dan penawanan atau kami membuatmu wafat sebelum melihat azab mereka. Sungguh hanya kepada Kamilah mereka akan dipulangkan dan dikembalikan pada hari kiamat, supaya Kami bisa membalas mereka atas perbuatan mereka.