Surah Ghafir : Ayat 76
ٱدْخُلُوٓا۟ أَبْوَٰبَ جَهَنَّمَ خَٰلِدِينَ فِيهَا ۖ فَبِئْسَ مَثْوَى ٱلْمُتَكَبِّرِينَ

"(Dikatakan kepada mereka): “Masuklah kamu ke pintu-pintu neraka Jahannam, sedang kamu kekal di dalamnya. Maka itulah seburuk-buruk tempat bagi orang-orang yang sombong”."

Tafsir Ringkas Kemenag
Oleh sebab itu, dikatakan kepada mereka, 'masuklah kamu ke pintu-pintu neraka jahanam sebagai tempat tinggalmu, dan kamu kekal di dalamnya selama-lamanya. Maka itulah seburuk-buruk dan sejahat-jahat tempat bagi orang-orang yang sombong yang mendustakan ayat-ayat Allah. '77. Demikianlah, setelah dibentangkan apa yang dialami oleh para pendurhaka yang mendebat dengan batil ayat-ayat Allah serta digambarkan pula apa yang akan diperoleh orang-orang yang beriman, maka nabi Muhammad dan kaum beriman diminta untuk konsisten dalam keimanan dan perjuangan menyampaikan kebenaran. Maka bersabarlah engkau, wahai nabi Muhammad dan kaum beriman, sesungguhnya janji Allah itu adalah benar dan dia tidak akan memungkiri janji-Nya. Oleh sebab itu, meskipun kami perlihatkan kepadamu di masa hidupmu sebagian siksa yang kami ancamkan kepada mereka para durhaka itu, ataupun kami wafatkan engkau sebelum ajal menimpa mereka, namun mere-ka orang-orang durhaka itu tidak dibiarkan begitu saja, karena kepada kamilah mereka dikembalikan. '.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 69-76 Allah SWT berfirman, "Tidakkah kamu merasa heran, wahai Muhammad terhadap orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Allah dan mendebat kebenaran dengan kebathilan, bagaimanakah akal mereka dipalingkan sehingga menyimpang dari petunjuk menuju kepada kesesatan?" ((Yaitu) orang-orang yang mendustakan Al-Kitab (Al-Qur'an) dan wahyu yang dibawa oleh rasul-rasul Kami yang telah Kami utus) yaitu berupa petunjuk dan keterangan (Kelak mereka akan mengetahui) Ini merupakan ancaman yang keras dan kecaman yang tegas dari Allah SWT, sebagaimana Allah SWT berfirman: (Maka kecelakaan yang besarlah di hari itu bagi orang-orang yang mendustakan (15)) (Surah Al-Murshalat) Firman Allah: (ketika belenggu dan rantai dipasang di leher mereka) yaitu, disatukan dengan belenggu di tangan malaikat Zabaniyah yang menyeret mereka di atas muka mereka, lalu melemparkan mereka yang terkadang ke dalam air yang sangat panas dan terkadang ke dalam neraka Jahim. Oleh karena itu Allah SWT berfirman: (seraya mereka diseret (71) ke dalam air yang sangat panas, kemudian mereka dibakar dalam api (72)) Sebagaimana Allah SWT berfirman: (Inilah neraka Jahanam yang didustakan oleh orang-orang yang berdosa (43) Mereka berkeliling di antaranya dan di antara air yang mendidih yang memuncak panasnya (44)) (Surah Ar-Rahman) dan Allah SWT berfirman setelah menyebutkan makanan penduduk mereka adalah zaqqum, dan minuman neraka adalah air yang sangat panas: (Kemudian sesungguhnya tempat kembali mereka benar-benar ke neraka Jahim (68)) (Surah Ash-Shaffat) Firman Allah SWT: (kemudian dikatakan kepada mereka, "Manakah berhala-berhala yang selalu kamu persekutukan (yang kamu sembah) (73) selain Allah?”) yaitu dikatakan kepada mereka, bahwa di manakah berhala-berhala yang kalian sembah selain Allah? apakah mereka menolong kalian pada hari ini? (Mereka menjawab, "Mereka telah hilang lenyap dari kami”) yaitu telah pergi dan lenyap, maka tidak memberikan manfaat kepada kami (bahkan kami dahulu tiada pernah menyembah sesuatu) yaitu, mereka mengingkari penyembahan mereka kepada berhala-berhala itu. Sebagaimana firmanNya: (Kemudian tiadalah fitnah mereka, kecuali mengatakan, "Demi Allah, Tuhan kami, tiadalah kami mempersekutukan Allah” (23)) (Surah Al-An'am) Oleh karena itu Allah berfirman: (Seperti demikianlah Allah menyesatkan orang-orang kafir) Firman Allah: (Yang demikian itu disebabkan kamu bersuka ria di muka bumi dengan tidak benar dan karena kamu selalu bersenang-senang (dalam kemaksiatan) (75)) yaitu para malaikat berkata kepada mereka,"Inilah yang harus kalian terima sebagai pembalasan atas kesenangan kalian di dunia tanpa alasan yang benar, dan kegembiraan, kejagatan, dan kesombongan kalian" (Masuklah kamu ke pintu-pintu neraka Jahanam, dan kamu kekal di dalamnya. Maka itulah seburuk-buruk tempat bagi orang-orang yang sombong (76)) yaitu seburuk-buruk tempat tinggal dan tempat istirahat yang hina dan penuh dengan azab yang keras adalah bagi orang yang sombong terhadap ayat-ayat Allah dan tidak mau mengikuti dalil-dalil dan hujjah-hujjahNya.
Tafsir As-Sa'di
76. “masuklah kamu ke pintu-pintu neraka jahanam,” masing-masing sesuai dengan tingkatannya menurut kadar amal perbuatannya, “dengan kekal di dalamnya,” mereka tidak akan keluar darinya selama-lamanya. “dan itulah seburuk-buruk tempat bagi orang-orang yang sombong,” tempat di mana mereka dihinakan, dinistakan, ditahan, dan disiksa. Mereka bolak-balik antara puncak dan puncak dinginnya jahanam.
Tafsir Al-Wajiz
76. Ketika dimasukkan ke dalam neraka, dikatakan kepada mereka dengan cara mencaci dan mencela: “Masuklah ke dalam neraka dengan menetap di dalamnya selama-lamanya. (Itulah) tempatnya orang-orang yang enggan menyembah Allah dan beriman kepada akhirat”

Sumber tafsir dari tafsirweb.com