Surah Ghafir : Ayat 75
ذَٰلِكُم بِمَا كُنتُمْ تَفْرَحُونَ فِى ٱلْأَرْضِ بِغَيْرِ ٱلْحَقِّ وَبِمَا كُنتُمْ تَمْرَحُونَ

"Yang demikian itu disebabkan karena kamu bersuka ria di muka bumi dengan tidak benar dan karena kamu selalu bersuka ria (dalam kemaksiatan)."

Tafsir Ringkas Kemenag
Masih dalam kaitan kesesatan para pendebat ayat-ayat Allah itu, Al-Qur'an menjelaskan bahwa hal itu disebabkan karena mereka terlena dalam kesukariaan di bumi. 'kesesatan yang demikian itu disebabkan karena kamu dalam kehidupan dunia bersukaria di bumi dengan cara berlebih-lebihan tanpa mengindahkan kebenaran yang sesungguhnya, dan juga karena kamu selalu bersukaria dalam kemaksiatan. '76. Oleh sebab itu, dikatakan kepada mereka, 'masuklah kamu ke pintu-pintu neraka jahanam sebagai tempat tinggalmu, dan kamu kekal di dalamnya selama-lamanya. Maka itulah seburuk-buruk dan sejahat-jahat tempat bagi orang-orang yang sombong yang mendustakan ayat-ayat Allah. '.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 69-76 Allah SWT berfirman, "Tidakkah kamu merasa heran, wahai Muhammad terhadap orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Allah dan mendebat kebenaran dengan kebathilan, bagaimanakah akal mereka dipalingkan sehingga menyimpang dari petunjuk menuju kepada kesesatan?" ((Yaitu) orang-orang yang mendustakan Al-Kitab (Al-Qur'an) dan wahyu yang dibawa oleh rasul-rasul Kami yang telah Kami utus) yaitu berupa petunjuk dan keterangan (Kelak mereka akan mengetahui) Ini merupakan ancaman yang keras dan kecaman yang tegas dari Allah SWT, sebagaimana Allah SWT berfirman: (Maka kecelakaan yang besarlah di hari itu bagi orang-orang yang mendustakan (15)) (Surah Al-Murshalat) Firman Allah: (ketika belenggu dan rantai dipasang di leher mereka) yaitu, disatukan dengan belenggu di tangan malaikat Zabaniyah yang menyeret mereka di atas muka mereka, lalu melemparkan mereka yang terkadang ke dalam air yang sangat panas dan terkadang ke dalam neraka Jahim. Oleh karena itu Allah SWT berfirman: (seraya mereka diseret (71) ke dalam air yang sangat panas, kemudian mereka dibakar dalam api (72)) Sebagaimana Allah SWT berfirman: (Inilah neraka Jahanam yang didustakan oleh orang-orang yang berdosa (43) Mereka berkeliling di antaranya dan di antara air yang mendidih yang memuncak panasnya (44)) (Surah Ar-Rahman) dan Allah SWT berfirman setelah menyebutkan makanan penduduk mereka adalah zaqqum, dan minuman neraka adalah air yang sangat panas: (Kemudian sesungguhnya tempat kembali mereka benar-benar ke neraka Jahim (68)) (Surah Ash-Shaffat) Firman Allah SWT: (kemudian dikatakan kepada mereka, "Manakah berhala-berhala yang selalu kamu persekutukan (yang kamu sembah) (73) selain Allah?”) yaitu dikatakan kepada mereka, bahwa di manakah berhala-berhala yang kalian sembah selain Allah? apakah mereka menolong kalian pada hari ini? (Mereka menjawab, "Mereka telah hilang lenyap dari kami”) yaitu telah pergi dan lenyap, maka tidak memberikan manfaat kepada kami (bahkan kami dahulu tiada pernah menyembah sesuatu) yaitu, mereka mengingkari penyembahan mereka kepada berhala-berhala itu. Sebagaimana firmanNya: (Kemudian tiadalah fitnah mereka, kecuali mengatakan, "Demi Allah, Tuhan kami, tiadalah kami mempersekutukan Allah” (23)) (Surah Al-An'am) Oleh karena itu Allah berfirman: (Seperti demikianlah Allah menyesatkan orang-orang kafir) Firman Allah: (Yang demikian itu disebabkan kamu bersuka ria di muka bumi dengan tidak benar dan karena kamu selalu bersenang-senang (dalam kemaksiatan) (75)) yaitu para malaikat berkata kepada mereka,"Inilah yang harus kalian terima sebagai pembalasan atas kesenangan kalian di dunia tanpa alasan yang benar, dan kegembiraan, kejagatan, dan kesombongan kalian" (Masuklah kamu ke pintu-pintu neraka Jahanam, dan kamu kekal di dalamnya. Maka itulah seburuk-buruk tempat bagi orang-orang yang sombong (76)) yaitu seburuk-buruk tempat tinggal dan tempat istirahat yang hina dan penuh dengan azab yang keras adalah bagi orang yang sombong terhadap ayat-ayat Allah dan tidak mau mengikuti dalil-dalil dan hujjah-hujjahNya.
Tafsir As-Sa'di
75. dan dikatakan kepada para penghuni neraka,”yang demikian itu,” maksudnya, azab yang ditimpakan secara beragam terhadap kalian itu. “disebabkan karena kamu bersuka ria dimuka bumi dengan tidak benar dan karena kamu selalu bersuka ria,” maksudnya, kalian bersuka ria dengan kebatilan yang kalian anut dan dengan ilmu-ilmu yang dengannya kalian menyelisihi ilmu para rasul, dan kalian mempermainkan hamba-hamba Allah dengan congkak, zhalim dan durhaka, seperti difirmankan Allah diakhir surat ini, “maka tatkala datang kepada mereka rasul-rasul (yang dulu diutus kepada) mereka dengan membawa keterangan-keterangan, mereka merasa senang dengan pengetahuan yang ada pada mereka,”(ghafir:83) Dan seperti apa yang dikatakan para pengikut qarun kepadanya,” janganlah kamu terlalu bangga; sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang terlalu membanggakan diri,” (al-qashash:76) Itulah sukaria(kebanggan) yang tercela yang mengakibatkan hukuman. Berbeda dengan suka ria yang terpuji, seperti yang Allah katakan, “ katakanlah,’dengan karunia Allah dan rahmatNYa, hendaklah dengan itu mereka bergembira,” (yunus:58). Maksudnya, bergembira dengan ilmu yang bermanfaat dan amal shalih.
Tafsir Al-Wajiz
75. Azab itu karena kalian sombong dan bangga dengan menunjukkan kebahagiaan atas perbuatan maksiat tanpa memperhatikan kebenaran di dunia, yaitu berupa kesyirikan, kemaksiatan dan pengingkaran terhadap hari kebangkitan. Azab itu juga karena kalian berlagak sombong dan angkuh, senang dengan kemaksiatan serta menentang para rasul dan kitab-kitabnya. Al-Farhu Al-Madzmum adalah keberania untuk berbuat mungkar dengan anggapan bahwa itu adalah tanda-tanda kekuatan.

Sumber tafsir dari tafsirweb.com