Surah As-Saffat : Ayat 74
إِلَّا عِبَادَ ٱللَّهِ ٱلْمُخْلَصِينَ
"Tetapi hamba-hamba Allah yang bersihkan (dari dosa tidak akan diazab)."
Tafsir Ringkas Kemenag
Mereka dibinasakan oleh Allah, kecuali hamba-hamba Allah yang di-sucikan dari dosa. Mereka diselamatkan dari siksa dengan rahmat Allah karena mengikuti ajakan para rasul dan meminta ampunan atas kesa-lahan mereka. 75. Bukti penghancuran para pendurhaka dan penyelamatan hamba-hamba Allah yang saleh tampak pada kisah nabi nuh dan kaumnya. Dan sungguh, nuh telah berdoa kepada kami perihal kaumnya yang membangkang, maka sungguh kamilah sebaik-baik yang memperkenankan doa.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 71-74 Allah SWT memberitahukan tentang umat-umat terdahulu, bahwa kebanyakan dari mereka tersesat karena menjadikan tuhan-tuhan lain bersama Allah. Dan Allah SWT menyebutkan bahwa Dia telah mengutus kepada mereka para pemberi peringatan, yang memperingatkan mereka tentang azab dan pembalasan Allah terhadap orang yang ingkar kepadaNya dan menyembah kepada selainNya, dan bahwa mereka terus menentang dan mendustakan para rasul mereka. Maka Allah membinasakan dan menghancurkan orang-orang yang mendustakan para rasul itu, dan menyelamatkan, menolong, dan memenangkan orang-orang mukminOleh karena itu Allah SWT berfirman: (Maka perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang diberi peringatan itu (73) tetapi hamba-hamba Allah yang dibersihkan (dari dosa-dosa tidak akan diazab) (74)
Tafsir As-Sa'di
74. Oleh karena tidak semua orang yang diberi peringatan itu sesat, bahkan di antara mereka ada yang beriman dan mengikhlaskan ketaatan kepada Allah, maka mereka dikecualikan oleh Allah dari kebinasaan, seraya berfirman, “Kecuali hamba-hamba Allah yang diberi keikhlasan,” maksudnya, orang-orang yang disucikan oleh Allah dan diistimewakan dengan rahmatNya karena ketulusan mereka. Maka kesudahan mereka adalah menjadi terpuji.
Tafsir Al-Wajiz
74. Kecuali orang-orang yang ikhlas dalam beribadah dan menaati Allah.