Surah Al-Baqarah : Ayat 73
فَقُلْنَا ٱضْرِبُوهُ بِبَعْضِهَا ۚ كَذَٰلِكَ يُحْىِ ٱللَّهُ ٱلْمَوْتَىٰ وَيُرِيكُمْ ءَايَٰتِهِۦ لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ

"Lalu Kami berfirman: “Pukullah mayat itu dengan sebahagian anggota sapi betina itu!” Demikianlah Allah menghidupkan kembali orang-orang yang telah mati, dam memperlihatkan padamu tanda-tanda kekuasaan-Nya agar kamu mengerti."

Tafsir Ringkas Kemenag
Sesudah sapi yang ditetapkan itu disembelih, lalu kami berfirman, pukullah mayat itu dengan bagian dari potongan atau daging sapi itu! dengan izin-Nya hiduplah orang yang sudah terbunuh itu. Demikianlah Allah memperlihatkan kekuasaan-Nya dengan menghidupkan kembali orang yang telah mati untuk mengungkap pelaku pembunuhan, dan dia dengan peristiwa ini memperlihatkan kepadamu tanda-tanda kekuasaannya agar kamu mengerti dan percaya akan adanya hari kebangkitan yang pasti akan terjadi kelak. Ayat-ayat berikut menerangkan respons kaum yahudi pada masa nabi Muhammad tentang kisah kakek moyangnya. Kemudian setelah kamu, kaum yahudi, mendengar kisah dan mengetahui sikap mereka itu, hatimu menjadi keras, sehingga menjadi seperti batu, atau bahkan lebih keras dari batu. Ungkapan ini mengisyaratkan bahwa mereka tetap tidak mau beriman walaupun telah mengetahui bukti-bukti kekuasaan Allah, seperti yang disebutkan pada ayat sebelumnya, bahkan mereka justru bertambah ingkar kepada tuhan. Padahal, dari batu-batu itu pasti ada sungai-sungai yang airnya memancar daripadanya, sementara dari celah hatimu tidak ada setitik cahaya ketakwaan yang memancar. Di antara batu itu ada pula yang terbelah lalu keluarlah mata air daripadanya, tetapi hatimu tertutup rapat sehingga tidak ada cahaya ilahi yang terserap. Dan ada pula di antara batu itu yang meluncur jatuh karena tunduk dan takut kepada azab Allah, sedangkan hatimu semakin menunjukkan kesombongan yang tampak dari sikap dan tingkah lakumu. Bila kamu tidak mengubah sikap dan terus dalam keangkuhan, ketahuilah bahwa Allah tidaklah lengah atau lalai terhadap apa yang kamu kerjakan. Allah pasti mengetahui semua yang kamu perbuat, karena dia selalu mengawasimu setiap saat.
Tafsir Ibnu Katsir
Dari Mujahid, dia berkata tentang firman Allah: (Dan (ingatlah), ketika kamu membunuh seorang manusia lalu kamu saling tuduh menuduh tentang itu) maknanya yaitu kalian saling berselisih ‘Atha’ Al-Khurasani dan Adh-Dhahhak berkata: "Kalian berselisih tentang hal itu" Ibnu Juraij berkata makna firmanNya: (Dan (ingatlah), ketika kamu membunuh seorang manusia lalu kamu saling tuduh menuduh tentang itu) "Sebagian dari mereka berkata: “Kamu telah membunuhnya” sementara yang lain mengatakan: “Tidak, kamu yang membunuhnya.'" Demikian juga dikatakan oleh Abdurrahman bin Zaid bin Aslam. (Dan Allah hendak menyingkapkan apa yang selama ini kamu sembunyikan) Mujahid berkata maknanya yaitu yang kalian sembunyikan. (Maka kami katakan: (Lalu Kami berfirman: "Pukullah mayat itu dengan sebahagian anggota sapi betina itu!) Arti dari “sebagian” ini adalah bagian tubuh sapi tersebut. Maka mukjizat akan terjadi dengan hal itu, dan makhluk hidup kebingunan dengan kejadian itu, dan hanya ditetapkan untuk perkara tersebut. Jika ketetapan itu memiliki manfaat bagi kita dalam urusan agama atau dunia maka Allah akan memberitahukannya kepada kita. Akan tetapi Allah menjadikannya samar dan tidak ada pendapat yang pasti benar dalam menjelaskan peristiwa itu. Oleh karena itu, kita menyamarkannya sebagaimana Allah menyamarkannya" Firman Allah SWT (Demikianlah Allah menghidupkan kembali orang-orang yang telah mati) maknanya adalah mereka memukul orang mati tersebut, lalu orang itu hidup kembali. Allah SWT memberitahukan tentang kekuasaanNya dan tindakanNya dalam menghidupkan orang mati berdasarkan apa yang mereka saksikan dari peristiwa pembunuhan tersebut. Allah SWT menjadikan peristiwa ini sebagai dalil bagi mereka tentang kebangkitan setelah mati, serta menjadi pemisah di antara mereka yang saling berbantah-bantahan dan keras kepala" Allah SWT telah menyebutkan dalam surah ini bahwa Dia telah menghidupkan orang mati pada lima tempat: (Setelah itu Kami bangkitkan kamu sesudah kamu mati) (Surah Al-Baqarah: 56), kisah ini, kisah orang-orang yang keluar dari negeri mereka dalam jumlah ribuan karena takut mati, kisah orang yang melewati kota yang ditinggalkan kosong oleh penduduknya, kisah nabi Ibrahim AS dan empat burung, Allah memberitahukan bahwa Dia menghidupkan kembali bumi setelah mati dan seperti mengembalikan bagian-bagian tubuh setelah bentuknya sudah hancur berkeping-keping
Tafsir As-Sa'di
72-73. Dan ketika mereka menyembelihnya, kami berkata kepada mereka; pukullah yang terbunuh itu dengan sebagian dari sembelihan tersebut, maksudnya dengan salah satu organ tubuhnya, organ tertentu ataupun organ mana saja darinya, karena dalam penentuannya juga tidak ada gunanya. Lalu mereka memukulnya dengan sebagiannya kemudian Allah menghidupkannya kembali, dan mengemukakan apa yang mereka sembunyikan, lalu Allah mengabarkan tentang pelaku pembunuhan, dan dalam tindakan Allah menghidupkannya –sedang mereka menyaksikan- adalah suatu dalil bahwa Allah itu menghidupkan yang mati agar kalian berpikir hingga kalian menghindari segala yang memudaratkan diri kalian.
Tafsir Al-Wajiz
Lalu kami berfirman: “Pukullah korban yang terbunuh itu dengan salah satu anggota tubuh sapi betina yang telah disembelih itu. Kemudian mereka memukulnya, lalu Allah menghidupkannya dan memberitahu kepada mereka tentang siapa pembunuhnya. Seperti itulah Allah menghidupkan orang-orang mati pada hari kiamat dan menunjukkan kepada kalian tanda-tanda atas sempurnanya kekuasaanNya supaya kalian mengetahui kekuasaanNya. Bekerja keraslah kalian dalam (menjalankan) perkara yang telah diperintahkan

Sumber tafsir dari tafsirweb.com