Surah At-Taubah : Ayat 72
وَعَدَ ٱللَّهُ ٱلْمُؤْمِنِينَ وَٱلْمُؤْمِنَٰتِ جَنَّٰتٍ تَجْرِى مِن تَحْتِهَا ٱلْأَنْهَٰرُ خَٰلِدِينَ فِيهَا وَمَسَٰكِنَ طَيِّبَةً فِى جَنَّٰتِ عَدْنٍ ۚ وَرِضْوَٰنٌ مِّنَ ٱللَّهِ أَكْبَرُ ۚ ذَٰلِكَ هُوَ ٱلْفَوْزُ ٱلْعَظِيمُ

"Allah menjanjikan kepada orang-orang mukmin, lelaki dan perempuan, (akan mendapat) surga yang dibawahnya mengalir sungai-sungai, kekal mereka di dalamnya, dan (mendapat) tempat-tempat yang bagus di surga ‘Adn. Dan keridhaan Allah adalah lebih besar; itu adalah keberuntungan yang besar."

Tafsir Ringkas Kemenag
Allah menjanjikan kepada orang-orang mukmin yang benar-benar mantap imannya, dari kalangan laki-laki dan perempuan, akan mendapatkan surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya, dan mendapat tempat yang baik di surga 'adn. Dan sesungguhnya keridaan Allah yang diperoleh di akhirat kelak itu lebih besar daripada kenikmatan surga itu sendiri. Itulah keberuntungan yang agung. Ayat ini mengajarkan bahwa tujuan hidup seorang mukmin adalah menggapai keridaan-Nya, juga keberuntungan yang hakiki adalah jika apa yang dilakukan dan dihasilkan itu bisa mengantarkannya menuju surga. Setelah Allah menjelaskan secara beriringan sifat orang-orang munafik dan orang-orang mukmin disertai balasan masing-masing, maka ayat ini menyeru kepada nabi Muhammad agar berjihad menghadapi mereka. Hal ini, disebabkan perilaku buruk mereka terhadap rasulullah dan kaum mukminin, yang sudah berulang kali menyakitinya secara fisik maupun psikis, bahkan tidak jarang tindakan mereka mengancam keselamatan beliau. Karena itu, wahai nabi dan kaum mukmin, berjihadlah melawan orang-orang kafir dan orang-orang munafik disebabkan perkataan dan perbuatan mereka yang nyata-Nyata menantang kamu, dan bersikaplah keras dan tegas terhadap mereka dalam berjihad agar mereka menghentikan perilaku buruknya sehingga tidak berani mengulanginya. Jika mereka terbunuh dan mati dalam keadaan kafir dan munafik, maka tempat mereka adalah neraka jahanam. Dan itulah seburukburuk tempat kembali. Perintah jihad itu bersifat kondisional dan bukan semata-mata tanpa sebab.
Tafsir Ibnu Katsir
Allah SWT memberitahukan apa yang Dia siapkan untuk orang-orang mukmin berupa kebaikan dan kenikmatan yang kekal di (Surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, kekal mereka di dalamnya) yaitu tinggal di dalamnya selamanya (dan (mendapat) tempat-tempat yang bagus) yaitu kebaikan bangunannya dan harum tempat tinggalnya. Sebagaimana yang disebutkan dalam hadits shahih Bukhari Muslim dari hadits Abu Imran Al-Jauni, dari Abu Bakar bin Abu Musa, yaitu Abdullah bin Qais Al-Asy'ari, dari ayahnya, dia berkata Rasulullah SAW bersabda,”Dua surga dari emas semua wadahnya dan segala sesuatu yang ada di dalam keduanya, dan dua surga dari perak semua wadahnya serta segala sesuatu yang ada di dalam keduanya. Tidak ada yang menghalang-halangi antara kaum itu dan melihat Tuhan mereka kecuali hanya tirai kebesaranNya yang ada pada DzNya di dalam surga 'Adn”. Melalui hal itu dia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda,”Sesungguhnya bagi orang mukmin di surga terdapat sebuah kemah dari mutiara yang berlubang, panjangnya enam puluh mil, yaitu di langit. Bagi orang mukmin di dalam kemah itu terdapat banyak istri yang dia mengelilingi mereka, sebagian dari mereka tidak melihat sebagian lainnya” Keduanya disampaikan dalam hadits shahih Bukhari Muslim Firman Allah SWT: (Dan keridaan Allah adalah lebih besar) yaitu keridhaan Allah kepada mereka lebih besar dan lebih agung daripada nikmat yang mereka dapat. sebagaimana Imam Malik meriwayatkan dari Zaid bin Aslam, dari ‘Atha’ bin Yasar, dari Abu Sa'id Al-Khudri bahwa Rasulullah SAW bersabda,”Sesungguhnya Allah berfirman kepada penghuni surga,"Wahai penghuni surga” Lalu mereka menjawab,"Kami penuhi panggilanMu, wahai Tuhan kami, dengan penuh kebahagiaan, dan semua kebaikan berada di tanganMu” Allah berfirman, "Apakah kalian ridha?” Mereka menjawab,"Apa yang membuat kami tidak ridha, wahai Tuhan kami, sedangkan Engkau telah memberi kami segala sesuatu yang belum pernah Engkau berikan kepada siapa pun dari makhlukMu?” Allah berfirman,"Maukah Aku berikan kepada kalian yang lebih utama daripada semuanya itu?" Mereka menjawab,"Wahai Tuhan kami, adakah sesuatu yang lebih utama daripada semua ini?” Allah berfirman. “Aku menghalalkan bagi kalian keridhaanKu, sehingga Aku tidak murka kepada kalian setelahnya untuk selama-lamanya.”
Tafsir As-Sa'di
72. Kemudian Allah menyebutkan pahala yang Dia sediakan untuk mereka, Dia berfirman, “Allah menjanjikan kepada orang-orang yang Mukmin lelaki dan perempuan, (akan mendapat) Surga yang dibawahnya mengalir sungai-sungai”, yang mengumpulkan seluruh kenikmatan dan kebahagiaan, bebas dari gangguan dan kesedihan, di bawah istana-istananya dan pohonnya mengalir sungai-sungai yang deras, yang mengairi kebun-kebun yang indah, di mana kebaikan dan keberkahan padanya tidak ada yang mengetahui kecuali Alllah, “mereka kekal di dalamnya.” Mereka tidak ingin berpindah darinya. “Dan (mendapat) tempat-tempat yang bagus di Surga ‘Adn.” Yang indah dan dihiasi dengan berbagai macam perhiasan yang disediakan bagi hamba-hamba Allah yang bertakwa, indah dilihat, nyaman ditinggali dan dihuni, tersedia di dalamnya perabot-perabot tempat tinggal elit yang orang-orang tidak lagi berharap lebih dari itu. Allah telah menyediakan untuk mereka ruangan-ruangan yang sangat indah dan bagus, bagian dari luarnya dapat dilihat dari dalam dan bagian dalamnya dapat dilihat dari luarnya. Inilah tempat-tempat tinggal yang indah yang membuat jiwa kerasan, hati menjadi betah, dan rohani pun mengharapkannya, karena ia “di Surga ‘Adn.” Yakni tempat tinggal, tidak pergi dan tidak berpindah darinya. “Dan keridhaan Allah”, yang Dia berikan kepada penghuni Surga “adalah lebih besar”, daripada nikmat Allah yang mereka rasakan, karena nikmat mereka belum sempurna sebelum mereka melihat Allah dan mendapatkan ridhaNya, karena ia adalah target yang dicari oleh orang-orang yang mencintai. Keridhaan Allah Rabb langit dan bumi adalah lebih besar daripada nikmat Surga. “Itu adalah keberuntungan yang besar”, yang mana mereka mendapatkan semua yang dicari dan selamat dari setiap yang tidak diinginkan, segala perkara dari mereka baik dan indah. Kita memohon kepada Allah agar Allah menjadikan kita bersama mereka dengan kemurahanNya.
Tafsir Al-Wajiz
72. Allah menjanjikan orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan dengan memasukkan mereka ke surga-surga yang di bawah pohon-pohon dan bilik-biliknya mengalir sungai-sungai, dan memberi tempat-tempat yang bangunannya bagus, dan baik untuk ditempati, yaitu di surga-surga dengan abadi selamanya tanpa terputus-putus, dan dengan diberi keridhaan Allah yang merupakan hal paling besar dan paling agung dari semuanya, karena keridhaan itu adalah sebab kemenangan dan kebahagiaan. Yang dijanjikan Allah itu, yaitu surga, tempat-tempat indah, dan keridhaan itu adalah satu-satunya kemenangan agung yang tidak bisa disamakan dengan yang lain.

Sumber tafsir dari tafsirweb.com