Surah Al-Baqarah : Ayat 70
قَالُوا۟ ٱدْعُ لَنَا رَبَّكَ يُبَيِّن لَّنَا مَا هِىَ إِنَّ ٱلْبَقَرَ تَشَٰبَهَ عَلَيْنَا وَإِنَّآ إِن شَآءَ ٱللَّهُ لَمُهْتَدُونَ

"Mereka berkata: “Mohonkanlah kepada Tuhanmu untuk kami agar Dia menerangkan kepada kami bagaimana hakikat sapi betina itu, karena sesungguhnya sapi itu (masih) samar bagi kami dan sesungguhnya kami insya Allah akan mendapat petunjuk (untuk memperoleh sapi itu)”."

Tafsir Ringkas Kemenag
Ketidakpuasan mereka atas jawaban nabi musa diungkapkan dengan berkata, mohonkanlah kepada tuhanmu untuk kami keterangan lebih lengkap agar dia menjelaskan kepada kami secara lebih detail tentang keadaan sapi betina itu. Yang sedemikian ini karena sesungguhnya sapi itu masih juga belum begitu jelas bagi kami, dan jika Allah menghendaki dan berkenan memberikan keterangan selengkapnya, niscaya kami mendapat petunjuk tentang sapi itu, sehingga kami dapat menemukannya dan melaksanakan perintah dengan tepat seperti yang dijelaskan. Karena permintaan-permintaan itu, kemudian nabi musa memohon kepada Allah agar diberi keterangan lanjutan. Dan dia, musa, kemudian menjawab, dia berfirman dan menerangkan bahwa sapi itu adalah sapi betina yang belum pernah dipakai untuk membajak tanah dan tidak pula pernah dipergunakan mengangkut air untuk mengairi tanaman, badannya sehat tidak berpenyakit, dan tanpa belang. Sesudah itu, kemudian mereka berkata, sekarang barulah engkau menerangkan hal yang sebenarnya tentang sapi itu. Lalu mereka menyembelihnya setelah menemukan sapi dengan ciri-ciri yang dijelaskan, dan nyaris mereka tidak dapat melaksanakan perintah itu karena sulitnya menemukan sapi dengan segala ciri yang mereka tanyakan.
Tafsir Ibnu Katsir
Allah SWT memberitahukan tentang keras kepala Bani Israil dan banyaknya pertanyaan mereka kepada rasul mereka. Karena hal ini adalah hal yang menyulitkan diri mereka sendiri, Allah memberikan kesulitan kepada mereka. Seandainya mereka menyembelih seekor sapi betina manapun, maka sudah cukup untuk mereka. Sebagaimana Ibnu Abbas, Ubaidah, dan lainnya berkata: “Namun, mereka memperketat permintaannya, maka Allah pun memperketat balasan atas mereka”. Mereka berkata: (Mereka menjawab: "Mohonkanlah kepada Tuhanmu untuk kami, agar Dia menerangkan kepada kami; sapi betina apakah itu") yaitu sapi jenis apa ini? dan bagaimana deskripsinya?. Dari Ibnu Abbas, berkata “Seandainya mereka mengambil sapi betina yang paling dekat, maka itu sudah cukup bagi mereka, namun mereka memperketat permintaannya, maka Allah pun memperketat balasan atas mereka” Mujahid dan Wahb bin Munabbih berkata bahwa sapi betina itu berwarna kuning. (Musa menjawab: "Sesungguhnya Allah berfirman bahwa sapi betina itu adalah sapi betina yang tidak tua dan tidak muda) yaitu tidak tua dan tidak terlalu muda yang belum dikawini oleh sapi jantan. Sebagaimana yang dikatakan oleh Abu Al-‘Aliyah, As-Suddi, Mujahid, ‘Ikrimah, dan juga Ibnu Abbas. Adh-Dhahhak meriwayatkan dari Ibnu Abbas, (pertengahan antara itu) maknanya yaitu "Setengah di antara yang tua dan yang muda, yaitu yang paling kuat dan yang terbaik di antara binatang ternak dan sapi" Hasan Al-Basri berkata terkait firman Allah SWT (sapi betina itu adalah sapi betina yang kuning, yang kuning tua warnanya) maknanya yaitu warnanya sangat hitam, dan ini adalah penafsiran yang asing. Pendapat yang benar adalah yang pertama, Oleh karena itu warna kuningnya ditegaskan dengan (yang kuning tua warnanya) As-Suddi berkata, (menyenangkan orang-orang yang memandangnya) maknanya yaitu membuat takjub orang-orang yang memandangnya. Begitu juga yang diungkapkan oleh Abu Al-Aliyah, Qatadah, dan Ar-Rabi bin Anas. Wahb bin Munabbih berkata, “Jika kamu melihat kulitnya, kamu akan membayangkan sinar matahari keluar dari kulitnya.” Firman Allah SWT (Musa berkata: "Sesungguhnya Allah berfirman bahwa sapi betina itu adalah sapi betina yang belum pernah dipakai untuk membajak tanah dan tidak pula untuk mengairi tanaman) yaitu sesungguhnya sapi betina itu tidak digunakan untuk membajak tanah dan tidak disiapkan untuk mengisi wadah air, tapi sapi betina yang tidak ada cacatnya, bagus, sehat, tanpa cela sedikit pun. (tidak ada belangnya) yaitu tidak ada warna lain, selain warna yang ada pada tubuhnya Menurut Qatadah, “Musallamah” berarti tidak ada kekurangan pada tubuhnya. Begitu juga yang dikatakan oleh Abu Al-‘Aliyah dan Ar-Rabi'. Mujahid berkata, “bersih dari belang” ‘Atha’ Al-Khurasani berkata,”tidak ada cacat dalam bentuknya, dan tidak ada belang pada tubuhnya” Mujahid berkata,”Tidak ada warna putih atau hitam pada tubuhnya. Abu Al-Aliyah, Ar-Rabi', Al-Hasan, dan Qatadah juga berkata,”Tidak ada warna putih pada tubuhnya" Semua pendapat ini memiliki makna yang hampir sama. (Mereka berkata: "Sekarang barulah kamu menerangkan hakikat sapi betina yang sebenarnya") Qatadah berkata maknanya adalah: "Sekarang kamu telah memberi penjelasan kepada kami." Abdurrahman bin Zaid bin Aslam berkata,“Sebelum hal itu (Demi Allah) kebenaran telah datang kepada mereka (Kemudian mereka menyembelihnya dan hampir saja mereka tidak melaksanakan perintah itu) Maknanya yaitu bersamaan dengan penjelasan ini, pertanyaan, jawaban dan keterangan ini, mereka tidak menyembelihnya kecuali setelah berusaha. Dalam hal ini, mereka dikecam karena sifat keras kepala mereka, oleh karena itu, mereka hampir tidak menyembelihnya
Tafsir As-Sa'di
70. “Mereka berkata, ’mohonkanlah kepada tuhanmu untuk kami agar Dia menerangkan kepada kami bagaimana hakikat sapi betina itu, karena sapi itu (masih) samar bagi kami’.” Artinya , kami belum paham apa yang kamu inginkan, “dan sesungguhnya kami insya Allah akan mendapat petunjuk (untuk memperoleh sapi itu).”
Tafsir Al-Wajiz
Mereka berkata untuk kesekian kalinya kepada Musa: “Memohonlah kepada Tuhanmu untuk menjelaskan kepada kami tentang kondisi sapi betina ini! Apakah digunakan untuk di sawah atau pekerjaan lainnya? Karena jenis sapi berwarna kuning dan berumur pertengahan menurut kami saling menyerupai (satu sama lain) karena jumlah mereka sangat banyak. Jadi kami tidak mengetahui mana yang dikehendaki Allah. Kami akan mendapatkan petunjuk dengan kehendakNya terkait sapi yang dikehendakiNya, jika engkau memberitahu kami”

Sumber tafsir dari tafsirweb.com