Surah Yasin : Ayat 7
لَقَدْ حَقَّ ٱلْقَوْلُ عَلَىٰٓ أَكْثَرِهِمْ فَهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ

"Sesungguhnya telah pasti berlaku perkataan (ketentuan Allah) terhadap kebanyakan mereka, kerena mereka tidak beriman."

Tafsir Ringkas Kemenag
Karena kaum kafir mekah menolak ajakan nabi Muhammad, Allah bersumpah bahwa sungguh, pasti berlaku perkataan, yakni hukuman, terhadap kebanyakan mereka, karena mereka tidak beriman dan menolak risalah nabi Muhammad. 8. Allah menggambarkan kondisi kaum kafir tersebut dengan firman-Nya, 'sungguh, kami telah memasang belenggu yang diikat di leher mereka, lalu tangan mereka diangkat ke dagu, karena itu kepala mereka tertengadah dan mendongak sehingga tidak dapat menunduk apalagi bergerak dengan bebas.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 1-7 Telah disebutkan penjelasan tentang huruf-huruf hijaiyyah di permulaan surah Al-Baqarah. Diriwayatkan dari Ikrimah, bahwa Yasin artinya wahai manusia. Malik bin Zaid bin Aslam berkata bahwa Yasin adalah salah satu dari asma Allah SWT. (Demi Al-Qur'an yang penuh dengan hikmah) yaitu yang muhkam yang tidak datang kepadanya kebathilan, baik dari depan maupun dari belakang (sesungguhnya kamu) Wahai Muhammad (salah seorang dari rasul-rasul (3) (yang berada) di atas jalan yang lurus (4)) yaitu, berada pada suatu tuntunan, agama yang benar, dan syariat yang lurus ((sebagai wahyu) yang diturunkan oleh Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang (5)) yaitu jalan, tuntunan dan agama yang kamu sampaikan ini diturunkan dari Tuhan Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang untuk hamba-hambaNya yang beriman. Sebagaimana Allah SWT berfirman: (Dan sesungguhnya kamu benar-benar memberi petunjuk kepada jalan yang lurus (52) (yaitu) jalan Allah yang kepunyaan-Nya segala apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Ingatlah, bahwa kepada Allah-lah kembali semua urusan (53)) (Surah Asy-Syura) Firman Allah SWT: (agar kamu memberi peringatan kepada kaum yang bapak-bapak mereka belum pernah diberi peringatan, karena itu mereka lalai) (6)) yaitu orang-orang Arab, karena sesungguhnya belum pernah datang kepada mereka seorang pemberi peringatan sebelum beliau. Penyebutan 'mereka secara tersendiri, bukan berarti meniadakan yang lainnya. Sebagaimana penyebutan beberapa orang tertentu, tidak meniadakan pengertiannya secara umum. Telah disebutkan ayat-ayat dan hadits-hadits yang mutawatir tentang keumuman dari pengutusan nabi Muhammad SAW pada firmanNya: (Katakanlah, "Hai manusia, sesungguhnya aku adalah utusan Allah untuk kalian semuanya”) (Surah Al-A'raf: 158) Firman Allah SWT: (Sesungguhnya telah pasti berlaku perkataan (ketentuan Allah) terhadap kebanyakan mereka) Ibnu Jarir berkata bahwa azab Allah pasti kepada sebagian besar mereka, bahwa Allah SWT menetapkan kepada mereka di dalam Lauhil Mahfuz, bahwa mereka tidak beriman (karena mereka tidak beriman) kepada Allah dan tidak membenarkan para rasulNya.
Tafsir As-Sa'di
7. Akan tetapi mereka, yakni orang-orang yang mana kamu (Nabi Muhammad) diutus untuk memberikan peringatan di tengah mereka, setelah engkau berikan peringatan, mereka terbagi menjadi dua golongan: Satu golongan menolak apa yang engkau bawa dan tidak menerima peringatan. Mereka adalah orang-orang yang dikatakan ntentang mereka, “Sungguh telah pasti berlaku perkataan (ketentuan Allah) terhadap kebanyakan mereka, karena mereka tidak beriman.” Maksudnya, takdir dan kehendak Allah berlaku kepada mereka, yaitu mereka terus pada kekafiran dan kesyirikannya. Sesungguhnya ketetapan Allah berlaku terhadap mereka setelah kebenaran ditawarkan kepada mereka lalu mereka menolaknya. Maka saat itulah mereka dihukum dengan dikunci mati hati mereka.
Tafsir Al-Wajiz
7. Sungguh kebanyakan orang-orang Arab Mekah yang menyembah berhala layak menerima azab akibat keteguhan mereka atas kesyirikan. Mereka tidak membenarkan apa yang dibawa oleh Rasulallah SAW.

Sumber tafsir dari tafsirweb.com