Surah An-Naml : Ayat 69
قُلْ سِيرُوا۟ فِى ٱلْأَرْضِ فَٱنظُرُوا۟ كَيْفَ كَانَ عَٰقِبَةُ ٱلْمُجْرِمِينَ

"Katakanlah: “Berjalanlah kamu (di muka) bumi, lalu perhatikanlah bagaimana akibat orang-orang yang berdosa."

Tafsir Ringkas Kemenag
Katakanlah kepada mereka yang mendustakanmu, wahai nabi Muhammad, sebagai peringatan dan ancaman untuk mereka, 'berjalanlah kamu semua di muka bumi, lalu perhatikanlah sejarah bagaimana kesudahan orang-orang yang berdosa dengan mendustakan para rasul di masa lalu, agar kamu dapat mengambil pelajaran yang membuat kamu takut akan azab Allah. Allah telah membinasakan mereka, dan akan memperlakukan hal yang sama terhadap kamu jika kamu tidak beriman. 70. Laksanakanlah tugasmu dengan sebaik mungkin, dan janganlah engkau wahai nabi Muhammad bersedih hati terhadap mereka yang enggan mengikuti ajaran yang engkau sampaikan, sebab tugasmu hanyalah menyampaikan risalah kami, dan janganlah pula dadamu merasa sempit terhadap upaya tipu daya mereka, sebab kami akan menolongmu dan melindungimu dari itu semua. '.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 67-70 Allah SWT berfirman seraya memberitahukan tentang orang-orang musyrik bahwa mereka menganggap mustahil tubuh-tubuh ini dibangkitkan kembali setelah menjadi tulang belulang yang telah hancur. Kemudian mereka berkata: (Sesungguhnya kami telah diberi ancaman dengan ini dan (juga) bapak-bapak kami dahulu) yaitu kami dan bapak-bapak kami masih mendengar ancaman ini , tetapi kami tidak pernah melihat kenyataannya dan kejadiannya. Ucapan mereka: (ini tidak lain hanyalah dongengan-dongengan orang dahulu kala) yang mereka maksud adalah peringatan bahwa tubuh-tubuh ini akan dihidupkan kembali (tidak lain hanyalah dongengan-dongengan orang-orang dahulu kala) yaitu diambil suatu kaum dari orang-orang sebelum mereka melalui kitab-kitab mereka, sebagian dari mereka menerimanya dari sebagian lain, padahal tidak ada kenyataannya. Allah SWT berfirman seraya menjawab dugaan mereka yang kafir dan tidak percaya kepada hari kebangkitan (Katakanlah) wahai Muhammad, kepada mereka (Berjalanlah kalian (di muka) bumi, lalu perhatikanlah bagaimana akibat orang-orang yang berdosa) yaitu mendustakan para rasul dan apa yang mereka bawa berupa adanya hari kebangkitan serta berita-berita lain, bagaimana azab dan pembalasan Allah menimpa mereka, dan Allah menyelamatkan di antara mereka para rasulNya yang mulia dan para pengikut mereka yang beriman. Hal itu menunjukkan kebenaran dari apa yang disampaikan para rasul itu. Kemudian Allah SWT berfirman seraya menghibur NabiNya SAW: (Dan janganlah kamu berduka cita terhadap mereka) yaitu terhadap orang-orang yang mendustakan apa yang engkau sampaikan, dan janganlah menyesali perbuatan mereka, dan jangan biarkan dirimu kecewa karena sikap mereka (dan janganlah (dadamu) merasa sempit terhadap apa yang mereka tipu dayakan) dalam menjerumuskanmu dan menyanggah apa yang kamu sampaikan kepada mereka. Karena sesungguhnya Allah adalah pendukung, penolong, dan Dzat yang memenangkan agamamu atas orang-orang yang menentangmu baik di timur maupun barat
Tafsir As-Sa'di
69. Kemudian Allah mengingatkan mereka akan kebenaran apa saja yang diinformasikan oleh para rasul, seraya berfirman, “Katakanlah, ‘Berjalanlah kamu (di muka bumi), lalu perhatikanlah bagaimana akibat orang-orang yang berdosa’.” Oleh karena itu, kalian tidak akan menemukan seorang yang berdosa yang terus dalam perbuatan dosanya melainkan kesudahannya adalah seburuk-buruk kesudahan, dan Allah telah menimpakan terhadapnya sebagian dari keburukan dan siksaan yang layak dengan keadaannya.
Tafsir Al-Wajiz
69. Katakanlah kepada para pendusta hari kebangkitan wahai Nabi: "Berjalanlah kamu di muka bumi, lalu perhatikanlah dengan seksama dan mengambil pelajaran. Bagaimana akibat orang-orang yang melakukan dosa, mendustakan hari kebangkitan serta mendustakan ajaran Nabinya

Sumber tafsir dari tafsirweb.com