Surah Hud : Ayat 68
كَأَن لَّمْ يَغْنَوْا۟ فِيهَآ ۗ أَلَآ إِنَّ ثَمُودَا۟ كَفَرُوا۟ رَبَّهُمْ ۗ أَلَا بُعْدًا لِّثَمُودَ
"seolah-olah mereka belum pernah berdiam di tempat itu. Ingatlah, sesungguhnya kaum Tsamud mengingkari Tuhan mereka. Ingatlah, kebinasaanlah bagi kaum Tsamud."
Tafsir Ringkas Kemenag
Keberadaan kaum samud yang diazab hingga binasa, seolah-olah menggambarkan bahwa mereka belum pernah tinggal di tempat itu karena demikian dahsyatnya azab itu, hingga menghancurleburkan apa saja yang ada di negeri itu. Ingatlah, kaum samud mengingkari dan mendurhakai tuhan mereka yang selama ini memelihara, membimbing, dan berbuat baik kepada mereka. Ingatlah, binasalah kaum samud karena jauh dari rahmat Allah. Hancurnya suatu negeri disebabkan ulah dan kedurhakaan yang dilakukan umat manusia. Setelah dijelaskan kisah kaum samud dan kedurhakaan mereka serta kesudahannya, kemudian dipaparkan kisah nabi ibrahim dan keluarganya ketika kedatangan tamu-tamu mulia yang tidak lain adalah para malaikat. Dan para utusan kami, yakni para malaikat telah datang kepada nabi ibrahim dengan membawa kabar gembira tentang kelahiran putranya kelak yang akan lahir dari rahim sarah istrinya, kemudian cucu yang akan lahir dari keturunannya, mereka mengucapkan, selamat, semoga keselamatan dan kebahagiaan selalu tercurah padamu wahai nabi ibrahim. Kemudian dia'nabi ibrahim'pun menjawab, selamat semoga kebahagiaan yang sempurna itu menyertaimu selamanya. Maka tidak lama kemudian sebagaimana layaknya tuan rumah yang baik, nabi ibrahim menyuguhkan daging anak sapi yang dipanggang untuk menjamu tamunya (lihat: surah adh-dhariyat/51: 24-26). Ayat ini menganjurkan, memberi salam ketika berkunjung ke rumah orang, dan wajib hukumnya menjawab salam (lihat: surah an-nisa'/4: 86). Ayat ini juga memberi pelajaran untuk menghormati dan memuliakan tamu antara lain menjamu tamu.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 64-68 Pembahasan tentang kisah ini telah disebutkan dalam surah Al-A'raf dengan penjelasan yang tidak butuh diulangi di sini, dan segala puji bagi Allah
Tafsir As-Sa'di
68 “seolah olah mereka belum pernah berdiam di tempat itu” maksudnya, ketika azab datang kepada mereka seolah olah mereka tidak bernikmat ria di negeri mereka, tidak tentram padanya dan tidak bersuka ria sesaat pun. Nikmat telah berpisah dari mereka, azab yang terus menerus tak terhenti telah mencaplok mereka, seolah olah ia masih terasa. ”ingatlah sesungguhnya kaum tsamud mengingkari tuhan mereka” maksudnya mereka ingkar setelah ayat ayat Allah yang terang datang kepada mereka. ”ingatlah, kebinasaanlah bagi kaum tsamud” betapa hina dan sengsaranya mereka. Kita berlindung kepada Allah dari azab dan kehinaan dunia.
Tafsir Al-Wajiz
68. Seakan-akan mereka tidak tinggal di dalam rumah-rumah mereka sebelumnya. Ingatlah bahwa kaum Tsamud itu kufur kepadaTuhannya. Ingatlah juga bahwa mereka dihancurkan dan terusir dari rahmat Allah