Surah Sad : Ayat 65
قُلْ إِنَّمَآ أَنَا۠ مُنذِرٌ ۖ وَمَا مِنْ إِلَٰهٍ إِلَّا ٱللَّهُ ٱلْوَٰحِدُ ٱلْقَهَّارُ
"Katakanlah (ya Muhammad): “Sesungguhnya aku hanya seorang pemberi peringatan, dan sekali-kali tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa dan Maha Mengalahkan."
Tafsir Ringkas Kemenag
Sebetulnya para penghuni neraka itu di dunia dahulu telah menerima peringatan para rasul untuk mengesakan Allah dan menaati aturan-Nya. Katakanlah, wahai nabi Muhammad kepada kaum musyrik, 'se-sungguhnya aku hanya seorang pemberi peringatan. Adalah tugasku untuk menyampaikan kepadamu ancaman-Nya yang pedih bagi orang-orang yang mengingkari-Nya. Karena itu, yakinilah bahwa tidak ada tuhan yang berhak disembah selain Allah. Dialah yang maha esa dan tidak ada sekutu bagi-Nya, mahaperkasa sehingga dapat mengalahkan siapa pun yang menentang-Nya. 66. Dialah tuhan pencipta langit dan bumi dan apa yang ada di antara ke-duanya. Dia menciptakan, menguasai, mengatur, mengawasi, dan me-melihara kelangsungan ciptaan-Nya. Dialah yang mahaperkasa dalam mengatur kerajaan-Nya, maha pengampun atas dosa-dosa hamba yang memohon ampunan-Nya. '.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 65-70 Allah SWT berfirman seraya memerintahkan kepada RasulNya SAW agar berkata kepada orang-orang musyrik dan mendustakan rasulNya, bahwa sesungguhnya aku hanyalah seorang pemberi peringatan dan aku tidak seperti yang kalian duga (dan sekali-kali tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Allah Yang Maha Esa lagi Maha Mengalahkan) yaitu hanya Dia semata yang mengalahkan dan memaksa segala sesuatu (Tuhan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya) yaitu, Dia adalah Dzat yang merajai dan mengatur semuanya (Yang Maha Perkasa lagi Maha Pengampun) yaitu Maha Pengampun, dengan keagungan dan keperkasaanNya. (Katakanlah, 'Berita itu adalah berita yang besar” (67)) yaitu berita besar dan perkara yang jelas itu adalah pengutusan Allah kepadaku untuk menyampaikan risalah kepada kalian (yang kamu berpaling darinya (68)) yaitu mereka lalai darinya. Mujahid, Syuraih Al-Qadhi, dan As-Suddi berkata tentang firmanNya: (Katakanlah, "Berita itu adalah berita yang Besar” (67)) yaitu Al-Qur'an. Firman Allah: (Aku tiada mempunyai pengetahuan sedikit pun tentang al-mala’ul a'la (malaikat) itu ketika mereka berbantah-bantahan (69)) yaitu seandainya tidak ada wahyu, maka dari manakah aku dapat mengetahui perselisihan yang terjadi di kalangan “al-mala'ul a'la”, yaitu tentang nabi Adam dan pembangkangan iblis dari bersujud kepadanya, serta tentang alasan iblis kepada Tuhannya karena Dia lebih mengutamakan nabi Adam daripada dirinya. Bantah-bantahan ini adalah bantah-bantahan yang disebutkan di dalam Al-Qur'an, yang dijelaskan seteah ini yaitu dalam firmanNya SWT:
Tafsir As-Sa'di
65. “Katakanlah,” wahai rasul kepada mereka-mereka yang mendustakan, jika mereka meminta apa yang tidak kamu miliki wewenang padanya dan tidak pada kekuasaanmu, “SEsungguhnya aku hanya seorang pemberi peringatan.” Inilah segala apa yang aku miliki. Adapun semua wewenang urusan adalah milik Allah, sedangkan saya hanyalah menyuruh kalian, melarang kalian dari segala keburukan. Barangsiapa yang mau mengikutinya, maka keuntungannya kembali kepada dirinya sendiri, dan siapa saja yang sesat, maka kesesatannya menimpa dirinya sendiri. “Dan sekali-kali tidak ada sembahan yang haq melainkan Allah.” Maksudnya, tiada seorang pun yang berhak dipertuhankan dan disembah dengan haq kecuali Allah “Yang Maha Esa dan Maha Mengalahkan.” Ini adalah sebuah penegasan tentang ketuhananNya berdasarkan argument yang tak terbantahkan, yaitu keesaanNya dan keperkasaanNya atas segala sesuatu, sebab keperkasaan itu memastikan keesaan. Maka tidak akan ada dua yang tidak terkalahkan yang sama di dalam keperkasaannya selama-lamanya. Maka, yang mengalahkan sesuatu itu, Dialah Yang Esa, yang tidak ada tandinganNya, dan Dia-lah semata yang berhak disembah sebagaimana halnya hanya Dia yang Maha Mengalahkan.
Tafsir Al-Wajiz
65. wahai Nabi, katakanlah pada kaum musyrikin: sesungguhnya aku telah memberikan peringatan kepada kalian tentang adzab Allah dan kalian tetap menyekutukan Allah, dan padahal tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah yang Maha Esa dan tidak ada sekutu bagiNya. Yang Maha Kuasa dari semua musuhNya.