Surah Al-Baqarah : Ayat 64
ثُمَّ تَوَلَّيْتُم مِّنۢ بَعْدِ ذَٰلِكَ ۖ فَلَوْلَا فَضْلُ ٱللَّهِ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَتُهُۥ لَكُنتُم مِّنَ ٱلْخَٰسِرِينَ
"Kemudian kamu berpaling setelah (adanya perjanjian) itu, maka kalau tidak ada karunia Allah dan rahmat-Nya atasmu, niscaya kamu tergolong orang yang rugi."
Tafsir Ringkas Kemenag
Pada awalnya kamu, bani israil, taat dengan ajakan Allah melalui nabi musa ini, namun kemudian setelah itu, yaitu pada saat kamu semua tidak lagi merasakan murka-Nya, kamu berpaling dan tidak lagi menaati ajaran ini. Maka sekiranya bukan karena karunia Allah berupa anugerah yang lebih dari semestinya dan bukan pula karena rahmat-Nya kepadamu dengan selalu membuka pintu tobat, pasti kamu akan langsung diazab karena keingkaran yang kamu perbuat. Bila ini terjadi, sudah pasti kamu semua termasuk orang yang rugi di dunia maupun di akhirat. Ayat ini menjelaskan tentang sikap dan keingkaran bani israil. Sejalan dengan hal itu, Allah menegur dan memurkai mereka. Sungguh, kamu, wahai bani israil, telah mengetahui hukuman yang diterima oleh orang-orang yang melakukan pelanggaran di antara kamu dengan tetap mencari ikan pada hari sabat, yakni hari sabtu, hari khusus untuk beribadah bagi orang yahudi, padahal kamu semua sudah sepakat untuk menjadikannya sebagai hari ibadah dan tidak melakukan pekerjaan lain. Karena itu lalu kami katakan kepada mereka, jadilah kamu kera yang hina. Pada saat itu berubahlah fisik dan atau sikap mereka seperti kera.
Tafsir Ibnu Katsir
Allah berfirman, sembari mengingatkan Bani Israil tentang perjanjian-perjanjian yang telah mereka buat yaitu beriman hanya kepada Allah dan mengikuti rasul-rasulNya. Allah juga memberitahukan bahwa ketika Dia mengambil janji atas mereka, Allah mengangkat gunung di atas kepala mereka agar mereka mengakui apa yang telah dijanjikan dan memegang dengan kuat, teguh dan sungguh-sungguh, sebagaimana Allah SWT berfirman: (Dan (ingatlah), ketika Kami mengangkat bukit ke atas mereka seakan-akan bukit itu naungan awan dan mereka yakin bahwa bukit itu akan jatuh menimpa mereka. (Dan Kami katakan kepada mereka): "Peganglah dengan teguh apa yang telah Kami berikan kepadamu, serta ingatlah selalu (amalkanlah) apa yang tersebut di dalamnya supaya kamu menjadi orang-orang yang bertakwa" (171) (Surah Al-A'raf) Ath-Thur adalah gunung, sebagaimana yang dijelaskan dalam ayat darisurah Al-A'raf. Ibnu Abbas, Mujahid, ‘Atha’, ‘Ikrimah, Al-Hasan, Adh-Dhahhak, Ar-Rabi' bin Anas, dan beberapa ulama’ lainnya juga telah menyatakan hal ini. Ini adalah sesuatu yang jelas. Abu Al-'Aliyah dan Ar-Rabi' bin Anas berkata, (Bi Quwwah) berarti dengan penuh ketaatan. Mujahid berkata (Bi Quwwah) maknanya yaitu dengan mengerjakan isi dari perjanjian itu" Qatadah berkata tentang ayat ("Peganglah teguh-teguh apa yang Kami berikan kepadamu) bahwa “Al-Quwwah” artinya adalah kesungguhan karena jika tidak, Aku akan melemparkannya kepada kalian" lalu mereka mengumumkan bahwa mereka memegang janji yang diberikan kepada mereka dengan teguh. Makna ungkapannya “jika tidak Aku akan melemparkannya kepada kalian” maknanya adalah “Aku akan menjatuhkannya kepada kalian” yaitu gunung. Abu Al-'Aliyah dan Ar-Rabi' mengatakan, (dan ingatlah selalu apa yang ada didalamnya) maknanya adalah baca dan amalkanlah isi Taurat. Firman Allah SWT (Kemudian kamu berpaling setelah (adanya perjanjian) itu, maka kalau tidak ada karunia Allah) maknanya yaitu, setelah perjanjian yang kuat dan besar ini, kalian berpaling, menyimpang, dan melanggarnya. (maka kalau tidak ada karunia Allah dan rahmatNya atasmu) yaitu dengan penerimaan taubatNya atas kalian, dan pengutusan nabi-nabiNya kepada kalian, (tentu kalian termasuk orang-orang yang merugi) dengan pelanggaran kalian terhadap perjanjian itu di dunia dan akhirat
Tafsir As-Sa'di
64. Dan setelah penegasan yang kuat ini, ”kemudian kamu berpaling, ” dan kalian meninggalkan hal itu, padahal ia mengakibatkan kalian tertimpa hukuman yang paling berat, akan tetapi “kalau tidak ada karunia Allah dan rahmatNya atasmu, niscaya kamu tergolong orang-orang yang rugi.”
Tafsir Al-Wajiz
Kemudian kalian berpaling dari janji yang telah kalian sepakati dan meninggalkan amal yang diperintahkan kepada kalian setelah janji itu dan pengangkatan gunung itu di atas kepala kalian, seakan-akan menaungi kalian. Jika kalian tidak menyadari kelembutan Allah dan kasih sayangNya kepada kalian dengan menolong kalian supaya bertaubat dan mengumumkan taubat kalian, sungguh kalian termasuk orang-orang yang dihancurkan dalam siksa yang amat pedih dan menyakitkan