Surah Yunus : Ayat 63
ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَكَانُوا۟ يَتَّقُونَ
"(Yaitu) orang-orang yang beriman dan mereka selalu bertakwa."
Tafsir Ringkas Kemenag
Wali-wali Allah yang disebut pada ayat sebelumnya, yaitu orangorang yang beriman tanpa ada sedikit pun keraguan dan senantiasa bertakwa, yakni selalu mengerjakan amal saleh sehingga mereka terhindar dari azab Allah. Bagi mereka berita gembira di dalam kehidupan di dunia berupa ketenangan hidup karena mereka menempuh jalan yang benar dan di akhirat mereka terhindar dari siksa neraka dan masuk surga serta kekal di dalamnya (lihat: surah al-anfa'l/8: 10). Tidak ada perubahan bagi janjijanji, yakni ketetapan-ketetapan Allah. Demikian itulah, yakni terbebas dari siksa neraka dan kekal di surga adalah kemenangan yang agung.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 62-64 Allah SWT memberitahukan bahwa kekasih-kekasihNya adalah orang-orang yang beriman dan bertakwa, sebagaimana yang ditafsirkan ulama. Maka setiap orang yang bertakwa adalah wali Allah. Maka: (tidak ada kekhawatiran terhadap mereka) dalam menghadapi apa yang akan datang, yaitu kengerian akhirat. (dan tidak (pula) mereka bersedih hati) terhadap apa yang di belakang mereka di dunia. Diriwayatkan dari Ubadah bin Ash-Shamit; bahwa dia pernah bertanya kepada Rasulullah SAW,” ya Rasulallah, bagaimana makna firmanNya: (Bagi mereka berita gembira di dalam kehidupan di dunia dan (dalam kehidupan) di akhirat) Lalu Rasulullah SAW bersabda,”Sesungguhnya kamu bertanya kepadaku tentang sesuatu yang belum pernah ditanyakan seorang pun dari umatku atau tidak ada seorangpun yang bertanya sebelum kamu, itu adalah mimpi yang baik yang dilihat atau diperlihatkan kepada seseorang” Demikian juga diriwayatkan dari Ibnu Mas'ud, Abu Hurairah, Ibnu Abbas, Mujahid, Urwah bin Az-Zubair, Yahya bin Abu Katsir, Ibrahim An-Nakha’i. ‘Atha’ bin Abu Rabah. dan lainnya, bahwa mereka menafsirkan hal itu dengan mimpi yang baik. Dikatakan bahwa.maksudnya adalah berita gembira dari para malaikat untuk orang mukmin ketika menjelang ajalnya dengan kabar tentang surga dan ampunan, sebagaimana firman Allah SWT: (Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan, "Tuhan kami ialah Allah, " kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka (dengan mengatakan), "Janganlah kalian merasa takut dan janganlah kalian merasa sedih; dan gembirakanlah mereka dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan Allah kepada kalian” (30) Kami adalah Pelindung kalian dalam kehidupan dunia dan di akhirat; di dalamnya kalian memperoleh apa yang kalian inginkan dan memperoleh (pula) di dalamnya apa yang kalian minta (31) Sebagai hidangan (bagi kalian) dari Tuhan Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang (32)) (Surah Fushshilat) Dalam hadits Al-Barra’ disebutkan,”bahwa seorang mukmin itu ketika telah tiba ajalnya, maka para malaikat yang berwajah putih akan datang kepadanya dengan berpakaian putih, lalu mereka berkata,"Keluarlah, wahai ruh yang baik menuju ketenteraman, rezeki dan Tuhan yang tidak murka" Maka keluarlah ruhnya dari mulutnya, sebagaimana tetesan air keluar dari mulut wadah minuman. Adapun terkait berita gembira bagi mereka di akhirat, sebagaimana Allah SWT berfirman (Mereka tidak disusahkan oleh kedahsyatan yang besar (pada hari kiamat) dan mereka disambut oleh para malaikat. (Para malaikat berkata), "Inilah hari kalian yang telah dijanjikan kepada kalian” (103) (Surah Al-Anbiya) dan firman Allah (Tidak ada perubahan bagi kalimat-kalimat (janji-janji) Allah) yaitu janji ini tidak diubah, diingkari, diganti; bahkan ditetapkan, dikukuhkan, dan pasti terjad (Yang demikian itu adalah kemenangan yang besar)
Tafsir As-Sa'di
63. Kemudian Allah menyebutkan sifat mereka, seraya Dia berfirman, “(Yaitu) orang-orang yang beriman”, kepada Allah, malaikatNya, kitabNya, RasulNya, Hari Akhir, takdir baik dan buruknya, mereka membuktikan amal mereka dengan memakai ketakwaan dengan menaati perintah-perintah dan menjauhi larangan-larangan. Semua orang Mukmin yang bertakwa, maka dia adalah wali Allah.
Tafsir Al-Wajiz
63 Mereka adalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir dengan sungguh-sungguh dan mereka selalu bertakwa dengan menjalankan perintah dan menjauhi larangan