Surah An-Naml : Ayat 62
أَمَّن يُجِيبُ ٱلْمُضْطَرَّ إِذَا دَعَاهُ وَيَكْشِفُ ٱلسُّوٓءَ وَيَجْعَلُكُمْ خُلَفَآءَ ٱلْأَرْضِ ۗ أَءِلَٰهٌ مَّعَ ٱللَّهِ ۚ قَلِيلًا مَّا تَذَكَّرُونَ
"Atau siapakah yang memperkenankan (doa) orang yang dalam kesulitan apabila ia berdoa kepada-Nya, dan yang menghilangkan kesusahan dan yang menjadikan kamu (manusia) sebagai khalifah di bumi? Apakah disamping Allah ada tuhan (yang lain)? Amat sedikitlah kamu mengingati(Nya)."
Tafsir Ringkas Kemenag
Tanyakan pula kepada mereka, 'bukankah dia Allah yang memperkenankan doa orang yang terpaksa, yakni berada dalam kesulitan yang mencekam apabila dia berdoa kepada-Nya' dan bukankah dia yang kuasa menghilangkan kesusahan yang menimpa siapa pun dan yang kuasa menjadikan kamu wahai manusia sebagai khalifah, penerus gene-rasi sebelum kamu di bumi' apakah ada yang mampu melakukan hal serupa itu' pasti tidak ada. Jika demikian, apakah di samping Allah ada tuhan yang lain' sedikit sekali nikmat Allah yang kamu ingat. 63. Tanyakan pula kepada mereka, wahai rasul, 'bukankah dia Allah yang memberi petunjuk kepada kamu dalam perjalanan di tengah kegelapan di daratan dan lautan melalui bintang-bintang, atau arah angin, atau tanda-tanda lainnya' dan bukankah dia yang mendatangkan aneka angin sebagai kabar gembira sebelum kedatangan hujan sebagai rahmat-Nya yang akan menghidupkan tanah dan tumbuhan' apakah di samping Allah ada tuhan lain yang membuat itu sehingga kamu menyembah dan memohon kepada selain-Nya' mahatinggi dan mahasuci Allah terhadap apa yang mereka persekutukan.
Tafsir Ibnu Katsir
Allah SWT mengingatkan bahwa Dialah Dzat yang diseru di saat manusia tertimpa musibah, dan Dialah Dzat yang dimohon pertolonganNya di saat malapetaka turun, sebagaimana Allah SWT berfirman: (Dan apabila kamu ditimpa bahaya di lautan, niscaya hilanglah siapa yang kamu seru kecuali Dia) (Surah Al-Isra': 67) dan (dan bila kamu ditimpa oleh kemudaratan, maka hanya kepada-Nyalah kamu meminta pertolongan) (Surah An-Nahl: 53) Demikian juga Allah SWT berfirman di sini (Atau siapakah yang memperkenankan (doa) orang yang dalam kesulitan apabila ia berdoa kepadaNya) yaitu tidak ada seorang pun yang dimintai pertolongan oleh orang yang tertimpa bahaya selain Dia, dan tidak ada yang dapat melenyapkan bahaya dari orang yang tertimpa bahaya kecuali hanya Dia. Firman Allah (dan yang menjadikan kamu (manusia) sebagai khalifah di bumi) yaitu untuk mengganti generasi sebelum mereka, dan menjadi generasi pengganti mereka, sebagaimana Allah SWT berfirman: (Jika Dia menghendaki, niscaya Dia memusnahkan kamu dan menggantimu dengan siapa yang dikehendaki-Nya setelah kamu (musnah), sebagaimana Dia menjadikan kamu dari keturunan orang-orang lain (133)) (Surah Al-An'am) dan (Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat, "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi") (Surah Al-Baqarah: 30) yaitu suatu kaum yang sebagian dari mereka mengganti sebagian lain, seperti yang telah dijelaskan kami jelaskan. Demikian itu ada di ayat ini (dan yang menjadikan kamu (manusia) sebagai khalifah di bumi) yaitu suatu umat sesudah umat lain, suatu generasi sesudah generasi lain, dan suatu kaum sesudah kaum lain. Seandainya Allah menghendaki, maka Dia menjadikan mereka semua dalam satu waktu, dan tidak menjadikan sebagian dari mereka sebagai keturunan dari sebagian lain. Bahkan seandainya Dia menghendaki, maka Dia menciptakan mereka semuanya sekaligus sebagaimana Dia menciptakan nabi Adam dari tanah. Dan seandainya Allah menghendaki, Dia dapat menjadikan sebagian dari mereka keturunan sebagian lain, tetapi tidak mematikan seorangpun dari mereka sehingga kematian mereka bersamaan; dan bumi akan sesak dengan mereka, sebagaimana penghidupan dan mata pencaharian mereka menjadi sempit; sebagian dari mereka membahayakan sebagian lain. Akan tetapi, hikmah dan takdir Allah telah menetapkan penciptaan mereka dari satu diri, kemudian membuat mereka banyak, lalu menyebarkan mereka di bumi ini dan menjadikan mereka generasi demi generasi dan umat demi umat, sehingga masa keberadaan mereka habis, dan semua makhluk lainnya, sesuai dengan yang telah ditetapkan Allah SWT dan sebagaimana yang telah dihitung dan dijumlahkan olehNya. Kemudian Allah menjadikan hari kiamat, lalu setiap orang yang beramal akan dipenuhi balasannya sesuai amalnya, saat hari kiamat terjadi. Oleh karena itu Allah SWT berfirman: (Bukankah Dia (Allah) yang memperkenankan (doa) orang yang dalam kesulitan apabila dia berdoa kepada-Nya, dan menghilangkan kesusahan dan menjadikan kamu (manusia) sebagai khalifah (pemimpin) di bumi? Apakah di samping Allah ada tuhan (yang lain)?) yaitu Apakah ada yang mampu melakukan semua itu atau tuhan lain bersama Allah yang layak disembah? Sungguh sudah diketahui bahwa hanya Allah saja yang melakukan semua itu, tidak ada sekutu bagiNya (Sedikit sekali (nikmat Allah) yang kamu ingat) yaitu betapa sedikitnya ingatan mereka tentang petunjuk yang membimbing dan menunjukkan mereka menuju kebenaran dan jalan yang lurus
Tafsir As-Sa'di
62. Maksudnya, apa ada yang dapat memperkenankan doa orang yang sedang sangat kesulitan yang telah dibuat sedih oleh berbagai kesusahan, dan mengalami kesulitan untuk mendapatkan yang diinginkan, dan terdesak untuk membebaskan dirinya dari keadaannya itu selain Allah semata? Dan siapa yang menghilangkan kesusahan. Maksudnya, bala’, keburukan dan bencana, selain Allah semata? Dan siapa yang menjadikan kamu (manusia) sebagai khlaifah di bumi? Yang dapat memberikan semua itu kepada kalian, dan membekali kalian dengan rizki, melimpahkan nikmat-nikmatNya kepada kalian dan kalian menjadi khalifah (penerus) orang-orang sebelum kalian, sebagaimana Dia juga akan mematikan kalian dan akan mendatangkan generasi yang lain sesudah kalian? Apakah di samping Allah ada sembahan (yang lain) yang dapat melakukan ini semua? Sungguh, tidak ada seorang pun yang dapat melakukan sedikit pun semua itu bersama Allah, hingga berdasarkan pengakuan kalian sendiri, wahai kaum musyrikin. Karena itu, apabila mereka ditimpa kesulitan, mereka berdoa kepada Allah dengan tulus patuh kepadaNya, karena mereka tahu bahwa hanya DIa semata yang kuasa menolak dan menghilangkannya. “Amat sedikitlah kamu mengambil pelajaran.” Maksudnya, sedikit sekali kesadaran kalian dan renungan kalian terhadap perkara-perkara yang apabila kalian merenungkan dan mengingatnya maka Allah kan menyadari dan kembali kepada jalan yang benar. Akan tetapi kelalaian dan sikap berpaling telah meliputi kalian. Maka dari itu kalian tidak sadar dan tidak mendapat petunjuk.
Tafsir Al-Wajiz
62. Apakah sesembahan kalian yang lebih baik, atau Dia Yang memperkenankan doa orang-orang yang sedang dalam kesulitan yang berdoa kepada-Nya? Mereka yang berdoa itu bukankah tidak bisa apa-apa? Yang menghilangkan kesusahan dan menjadikan bumi sebagai tempat tinggal bagi kalian serta menjadikan kalian sebagai khalifah di bumi? Apakah ada tuhan yang lain selain Allah yang bisa melakukan itu semua? Sungguh tidak akan ada, namun sedikit sekali dari kalian yang mengambil pelajaran dan mau kembali kepada kebenaran. Yaitu dengan mensyukuri berbagai nikmat yang telah Allah anugerahkan dan menjadikan-Nya satu-satunya Dzat Yang berhak disembah.