Surah Al-Mujadilah : Ayat 6
يَوْمَ يَبْعَثُهُمُ ٱللَّهُ جَمِيعًا فَيُنَبِّئُهُم بِمَا عَمِلُوٓا۟ ۚ أَحْصَىٰهُ ٱللَّهُ وَنَسُوهُ ۚ وَٱللَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍ شَهِيدٌ
"Pada hari ketika mereka dibangkitkan Allah semuanya, lalu diberitakan-Nya kepada mereka apa yang telah mereka kerjakan. Allah mengumpulkan (mencatat) amal perbuatan itu, padahal mereka telah melupakannya. Dan Allah Maha Menyaksikan segala sesuatu."
Tafsir Ringkas Kemenag
Kehinaan bagi yang mengingkari hukum Allah yang disebutkan pada ayat di atas akan diberikan pada hari kiamat, yaitu: pada hari itu mereka semuanya dibangkitkan Allah menuju padang mahsyar, tempat berkumpul manusia sejak nabi adam hingga manusia terakhir, lalu diberitakan kepada mereka semua apa yang telah mereka kerjakan dengan lengkap, menyeluruh, dan terinci; Allah menghitungnya dengan akurat semua amal perbuatan mereka itu, meskipun mereka telah melupakannya karena sudah berlangsung lama, tetapi Allah mengetahuinya, ada catatan dua malaikat, ada dokumentasi pada diri manusia (lihat: surah al-isr'/17: 13'14) dan ada kesaksian kedua tangan dan kaki (lihat: surah y's'n/36: 65). Dan Allah maha menyaksikan segala sesuatu yang dilakukan manusia. 7. Selain menyaksikan segala sesuatu, Allah juga mengetahui semua pembicaraan rahasia. Tidakkah engkau perhatikan, bahwa Allah mengetahui apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi, karena penglihatan Allah menembus batas-batas ruang dan waktu' oleh sebab itu, bagi Allah, tidak ada pembicaraan rahasia antara tiga orang, melainkan dialah yang keempatnya, karena Allah ada, hadir dan terlibat dalam keseharian hamba-hamba-Nya. Dan tidak ada lima orang yang terlibat dalam pembicaraan rahasia, melainkan dialah yang keenamnya, karena Allah dekat dan terlibat dalam aktivitas manusia. Dan tidak ada yang kurang dari itu atau lebih banyak yang terlibat dalam pembicaraan rahasia, melainkan dia, pasti ada bersama mereka di mana pun mereka berada, meskipun manusia sering tidak merasakan kehadiran Allah bersama mereka, karena kalbunya yang terhijab. Kemudian dia akan memberitakan kepada mereka pada hari kiamat apa yang telah mereka kerjakan dengan menghadirkan catatan yang merekam seluruh jejak hidupnya. Sesungguhnya Allah maha mengetahui segala sesuatu yang dilakukan manusia termasuk pembicaraan rahasia di antara mereka.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 5-7 Allah SWT memberitahukan tentang orang-orang yang menentang Allah dan RasulNya serta mengingkari syariatNya (pasti mendapat kehinaan sebagaimana orang-orang yang sebelum mereka mendapat kehinaan) yaitu mereka dihina, dilaknat, dan direndahkan, sebagaimana yang telah dilakukan terhadap orang-orang yang serupa dengan mereka sebelum mereka (Sungguh Kami telah menurunkan bukti-bukti yang nyata) yaitu yang jelas; tidak ada yang mengingkari dan menentangnya kecuali orang yang kafir, durhaka, dan sombong (Dan bagi orang-orang kafir ada siksa yang menghinakan) yaitu sebagai pembalasan dari kesombongan mereka dari mengikuti syariat Allah dan tunduk patuh kepadaNya. Kemudian Allah SWT berfirman: (Pada hari ketika mereka dibangkitkan Allah semuanya) yaitu, hari kiamat. Pada hari itu Allah mengumpulkan semua orang yang terdahulu dan orang-orang yang kemudian di satu halaman luas (lalu diberitakannya kepada mereka apa yang telah mereka kerjakan) yaitu Allah memberitahukan kepada mereka tentang apa yang telah mereka perbua, yang baik dan yang buruk (Allah mengumpulkan (mencatat) amal perbuatan itu, padahal mereka telah melupakannya) Allah telah mencatatnya terhadap mereka, sedangkan mereka sendiri telah lupa terhadap apa yang mereka kerjakan. (Dan Allah Maha Menyaksikan segala sesuatu) yaitu, tidak ada sesuatu pun yang ghaib, tersembunyi, dan terlupakan olehNya. Kemudian Allah SWT menceritakan tentang ilmuNya yang meliputi semua makhluk, bahwa Dia Maha Memeriksa mereka, Maha Mendengar semua ucapan mereka, dan Maha Melihat tempat mereka di mana pun mereka berada. Jadi Allah SWT berfirman: (Tidakkah kamu perhatikan, bahwa sesungguhnya Allah mengetahui apa yang ada di langit dan di bumi? Tiada pembicaraan rahasia antara tiga orang) yaitu tiga orang yang berbisik-bisik suatu rahasia (melainkan Dialah yang keempatnya. Dan tiada (pembicaraan antara) lima orang, melainkan Dialah yang keenamnya. Dan tiada (pula) pembicaraan antara (jumlah) yang kurang dari itu atau lebih banyak, melainkan Dia ada bersama mereka dimanapun mereka berada) Dia melihat mereka, mendengar semua pembicaraan, rahasia dan bisik-bisik mereka di antara sesamanya. Dan para malaikat utusanNya mencatat semua yang mereka rahasiakan, bersamaan dengan itu Allah mengetahui dan mendengarnya. Sebagaimana Allah SWT berfirman: (Tidakkah mereka tahu bahwa Allah mengetahui rahasia dan bisikan mereka, dan bahwasanya Allah amat mengetahui segala yang gaib? (78)) (Surah At-Taubah) Oleh karena itu diriwayatkan oleh beberapa ulama yang bersepakat bahwa yang dimaksud adalah bersama dengan ilmu Allah SWT. Tidak diragukan lagi kebenarannya; tetapi pendengaranNya juga bersama ilmuNya meliput mereka, dan penglihatanNya menembus mereka. Maka Allah SWT selalu melihat makhlukNya, tidak ada sesuatu pun dari urusan mereka yang tersembunyi dariNya. Kemudian Allah SWT berfirman: (Kemudian Dia akan memberitakan kepada mereka pada hari kiamat apa yang telah mereka kerjakan. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu) Imam Ahmad berkata bahwa ayat ini dimulai dengan menyebut pengetahuan Allah dan diakhiri dengan pengetahuanNya
Tafsir As-Sa'di
6. Allah berfirman, “Pada hari ketika mereka semuanya dibangkitkan Allah,” yakni seluruh makhluk, mereka akan bangkit dari kubur dengan cepat, kemudian mereka pun diberi balasan atas amal yang mereka kerjakan. Allah akan memberitahukan semua amal mereka, baik dan buruknya, karena Allah telah mengetahui hal itu dan telah mencatatnya di Lauhil Mahfuzh, dan Allah memerintahkan para malaikat yang mulia untuk mencatatnya. Padahal manusia yang mengerjakan amalan-amalan itu telah melupakannya dan tidak mengetahui bahwa Allah mencatatnya. “Dan Allah Maha Menyaksikan segala sesuatu.” Segala sesuatu yang nampak, yang menjadi rahasia, dan hal-hal yang samar.
Tafsir Al-Wajiz
6. Pada hari dimana Allah membangkitkan manusia dari kubur mereka, kemudian mereka akan ditunjukkan segala perbuatannya di dunia. Allah mencatat segala perbuatan mereka, namun mereka lupa terhadap perbuatan mereka sendiri sebab terlalu banyak perbuatan buruk mereka. Allah Maha Mengungkapkan segala sesuatu, tidak akan ada yang bisa luput dari pengwasan-Nya