Surah Al-Baqarah : Ayat 6
إِنَّ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ سَوَآءٌ عَلَيْهِمْ ءَأَنذَرْتَهُمْ أَمْ لَمْ تُنذِرْهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ
"Sesungguhnya orang-orang kafir, sama saja bagi mereka, kamu beri peringatan atau tidak kamu beri peringatan, mereka tidak juga akan beriman."
Tafsir Ringkas Kemenag
Sebagai kebalikan dari sikap orang mukmin terhadap Al-Qur'an, sesungguhnya orang-orang kafir yang menutupi hati dan akal pikiran mereka dari kebenaran karena enggan dan sombong, tidak akan memenuhi seruan Allah dan rasul-Nya. Sama saja bagi mereka, engkau beri peringatan, berupa ancaman siksa dari tuhanmu, atau tidak engkau beri peringatan, mereka tidak akan beriman sebab mereka lebih memilih jalan kebatilan. Karena mereka ingkar dengan menutup diri dari kebenaran, maka seakan Allah telah mengunci hati mereka dengan sekat yang tertutup rapat sehingga nasihat atau hidayah tersebut tidak bisa masuk ke dalam hati mereka, dan pendengaran mereka juga seakan terkunci, sehingga tidak mendengar kebenaran dari Allah. Demikian pula penglihatan mereka telah tertutup, sehingga tidak melihat tanda-tanda kekuasaan Allah yang dapat mengantarkan kepada keimanan, dan sebagai akibatnya, mereka akan mendapat azab yang berat.
Tafsir Ibnu Katsir
Penjelasan ini dinuqil dari Mujahid, Abu Al-'Aliyah, Ar-Rabi' bin Anas, dan Qatadah Allah berfirman, (Sesungguhnya orang-orang kafir) maknanya yaitu orang-orang yang mengingkari kebenaran dan menutupinya. Allah telah menetapkan bagi mereka atas hal tersebut. Sama saja, baik kamu memberi peringatan kepada mereka atau kamu tidak memberi peringatan kepada mereka. Sesungguhnya mereka tetap tidak akan beriman kepada apa yang kamu bawa kepada mereka, sebagaimana Allah SWT berfirman (Meskipun datang kepada mereka segala macam keterangan, hingga mereka menyaksikan azab yang pedih (96) (surah Yunus) Allah SWT juga berfirman mengenai orang-orang yang memusuhi dari kalangan Ahli Kitab: (Dan walaupun engkau (Muhammad) memberikan semua ayat (keterangan) kepada orang-orang yang diberi Kitab itu, mereka tidak akan mengikuti kiblatmu…) (Surah Al-Baqarah: 145). maknanya sesungguhnya siapa saja yang telah ditetapkan oleh Allah suatu kesengsaraan atas dirinya maka tidak ada kebahagiaan baginya, dan siapa saja yang dibiarkan tersesat, maka tidak akan ada pemberi petunjuk baginya, Maka jangan biarkan dirimu bersedih karena mereka. Sampaikanlah pesan kepada mereka. Siapa saja yang menjawabmu, maka dia akan mendapatkan pahala yang berlimpah, dan siapa sajabyang mengabaikanmu, maka janganlah merasa sedih atas mereka dan jangan biarkan hal itu mengganggumu. (maka sesungguhnya tugasmu hanya menyampaikan saja, dan Kamilah yang memperhitungkan (amal mereka))
Tafsir As-Sa'di
6. Allah ta’ala mengabarkan, ”sesungguhnya orang-orang kafir”, yakni mereka yang bersifat dengan kekufuran dan terwarnai dengannya, lalu menjadi sifat yang lazim bagi mereka, dimana tidak ada sesuatu pun yang dapat menghalangi mereka darinya; nasihat tidak berguna bagi mereka dan mereka selalu tetap dalam kekufuran mereka, maka sama saja bagi mereka “kamu beri peringatan atau tidak kamu beri peringatan, mereka tidak akan beriman”. Hakikat kekufuran adalah mengingkari sesuatu yang datang dari Rosul atau mengingkari sebagiannya. Tidak akan ada manfaatnya dakwah bagi orang-orang kafir itu, kecuali hanya sebatas menegakkan hujjah atas mereka, seolah-olah dalam hal ini hanya pemutus bagi keinginan kuat Rosulullah dalam mewujudkan keimanan mereka, dan bahwasanya kamu jangan bersedih hati untuk mereka, dan bahwasanya dirimu tidak boleh berputus asa terhadap mereka. Kemudian Allah Ta’ala menyebutkan beberapa penghalang yang menghalangi mereka dari keimanan.
Tafsir Al-Wajiz
Sesungguhnya tidak akan berguna sedikitpun peringatanmu wahai Muhammad bagi orang-orang yang bersikeras atas kekufuran dan keingkaran mereka terhadap keesaan Allah dan risalahmu. Sama saja jika kau memperingatkan dan menakut-nakuti mereka, mereka tetap tidak akan membenarkan risalahmu. Sungguh panutan mereka adalah hawa nafsu mereka