Surah Taha : Ayat 58
فَلَنَأْتِيَنَّكَ بِسِحْرٍ مِّثْلِهِۦ فَٱجْعَلْ بَيْنَنَا وَبَيْنَكَ مَوْعِدًا لَّا نُخْلِفُهُۥ نَحْنُ وَلَآ أَنتَ مَكَانًا سُوًى

"Dan kamipun pasti akan mendatangkan (pula) kepadamu sihir semacam itu, maka buatlah suatu waktu untuk pertemuan antara kami dan kamu, yang kami tidak akan menyalahinya dan tidak (pula) kamu di suatu tempat yang pertengahan (letaknya)."

Tafsir Ringkas Kemenag
Bila itu tujuanmu, maka kami pun pasti akan mendatangkan sihir semacam itu kepadamu. Kami akan mengumpulkan para penyihir andal untuk mengalahkanmu. Maka, wahai musa, buatlah suatu perjanjian untuk pertemuan antara kami dan engkau. Tentukanlah waktu dan tempat pertemuan itu. Mari kita buat kesepakatan yang kami tidak akan menyalahinya dan tidak pula engkau. Adakanlah pertemuan itu di suatu tempat yang terbuka sehingga tidak menyulitkan salah satu pihak dari kita atau orang-orang yang ingin menonton. '59. Nabi musa tidak gentar menghadapi tantangan fir'aun. Dia berkata, 'kesepakatan yang menyangkut waktu untuk pertemuan kami dengan para penyihirmu itu ialah pada hari raya, di tempat kamu dan rakyatmu biasa berkumpul, dan hendaklah orang-orang dikumpulkan pada pagi hari supaya mereka dapat menyaksikan sejak awal. '.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 57-59 Allah SWT berfirman seraya memberitahukan tentang Fir'aun bahwa dia berkata kepada nabi Musa ketika menyaksikan tanda yang besar, yaitu ketika melemparkan tongkatnya, maka tongkat itu menjadi ular yang sangat besar; lalu nabi Musa memasukkan tangannya ke dalam ketiaknya, lalu dikeluarkan tangannya memancarkan sinar putih bukan karena penyakit. Fir'aun berkata,"Ini adalah sihir yang kamu buat untuk menyihir kami dan menguasai orang-orang agar mereka mengikutimu, lalu kamu melawan kami bersama mereka.. Sesungguhnya kami mempunyai ahli sihir seperti kamu, maka janganlah kamu merasa sombong dengan apa yang kamu miliki berupa ilmu sihir di tempat dan waktu yang ditentukan. Maka saat itu nabi Musa (menjawab) mereka (Waktu untuk pertemuan (kami dengan) kalian itu ialah di hari raya) yaitu hari raya mereka dan hari libur mereka dari pekerjaan mereka, agar semua orang bisa menyaksikan kekuasaan Allah atas apa yang Dia kehendaki melalui mukjizat para nabi, dan kesia-siaan sihir karena keluar biasaan mukjizat nabi. Oleh karena itu nabi Musa berkata: (dan hendaklah dikumpulkan manusia pada waktu matahari sepenggalahan naik) yaitu semua manusia dikumpulkan (di waktu dhuha) yaitu di pagi hari agar lebih jelas dan lebih terang. Demikian juga semua perkara para nabi, jelas dan terang, tidak ada yang tersembunyi. Oleh karena itu nabi Musa berkata tidak berkata malam hari, melainkan di pagi hari. Abdurrahman bin Zaid bin Aslam berkata tentang firmanNya: (di suatu tempat yang pertengahan letak(nya)) yaitu tempat datar di antara orang-orang, dan tidak ada penghalang dan mereka di tempat itu tidak saling menghalangi satu sama lain.
Tafsir As-Sa'di
58. “Dan kami pun pasti akan mendatangkan (pula) kepadamu sihir semacam itu,” serupa dengan sihirmu. Berilah kami kesempatan dan tentukanlah untukku, “suatu waktu untuk pertemuan antara kami dan kamu, yang kami tidak akan menyalahinya dan tidak pula kamu di suatu tempat yang pertengahan (letaknya),” tempat yang netral, pengetahuan kami dan pengetahuanmu sama tentangnya. Atau tempat yang datar lagi rata, supaya kita dapat menyaksikan apa saja yang ada di sana.
Tafsir Al-Wajiz
58. Maka sungguh kami akan datangkan kepadamu sihir serupa untuk melawanmu. Maka tentukanlah hari dan tempat tertentu di antara kita, yaitu hari pertemuan. Kami tidak akan mengingkari janji itu, tidak juga kamu, di tengah-tengah antara dua kelompok, atau di tempat datar yang disaksikan oleh seluruh orang yang hadir.

Sumber tafsir dari tafsirweb.com