Surah An-Nur : Ayat 57
لَا تَحْسَبَنَّ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ مُعْجِزِينَ فِى ٱلْأَرْضِ ۚ وَمَأْوَىٰهُمُ ٱلنَّارُ ۖ وَلَبِئْسَ ٱلْمَصِيرُ

"Janganlah kamu kira bahwa orang-orang yang kafir itu dapat melemahkan (Allah dari mengazab mereka) di bumi ini, sedang tempat tinggal mereka (di akhirat) adalah neraka. Dan sungguh amat jeleklah tempat kembali itu."

Tafsir Ringkas Kemenag
Janganlah engkau mengira bahwa orang-orang yang kafir itu dapat melemahkan Allah di bumi, sehingga mereka dapat menghindar dari siksa dan ketetapan-Nya. Ketahuilah bahwa hal itu mustahil terjadi, sedang tempat kembali mereka di akhirat nanti adalah neraka. Dan itulah seburuk-buruk tempat kembali. 58. Kembali berbicara tentang etika dalam pergaulan, Allah menegaskan, 'wahai orang-orang yang beriman! hendaklah hamba sahaya yang kamu miliki, baik laki-laki maupun perempuan yang telah atau hampir balig, dan orang-orang yaitu anak-anak yang sudah paham tentang aurat meskipun belum balig di antara kamu, hendaklah mereka semua meminta izin kepada kamu pada tiga kali atau tiga kesempatan dalam satu hari, yaitu sebelum salat subuh, ketika kamu menanggalkan pakaian luarmu di tengah hari untuk sekadar berbaring atau beristirahat, dan setelah salat isya hingga sepanjang malam karena ketika itu kamu bersiap atau sedang tidur. Itulah tiga waktu yang biasa kamu gunakan untuk mengganti pakaian sehingga kemungkinan aurat terlihat bagi kamu. Tidak ada dosa bagi kamu dan tidak pula bagi mereka bila masuk tanpa meminta izin selain dari tiga waktu itu; mereka sering keluar masuk melayani kamu, sebagian kamu ada keperluan atas sebagian yang lain, dan interaksi semacam ini tidak mudah dihindari. Demikianlah Allah menjelaskan ayat-ayat itu kepadamu. Dan Allah maha mengetahui apa yang bermanfaat bagi hamba-Nya, mahabijaksana dalam ketentuan dan bimbingan-Nya.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 56-57 Allah SWT memerintahkan kepada hamba-hambaNya yang beriman agar mengerjakan shalat, yaitu menyembah Allah saja, tidak ada sekutu bagiNya, dan membayar zakat, yaitu berbuat kebaiikan kepada makhluk, yakni orang-orang yang lemah dan fakir. Dan hendaknya dalam mengerjakan hal itu mereka taat kepada Rasulullah SAW, yaitu mengikuti dalam semua apa yang dia perintahkan kepada mereka dan meninggalkan apa yang dilarang untuk mereka, mudah-mudahan Allah merahmati mereka dengan itu. Tidak diragukan lagi bahwa orang yang mengerjakan hal ini pasti dirahmati Allah SWT, Sebagaimana Allah SWT berfirman dalam ayat lain: (Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah) (Surah At-Taubah: 71) Firman Allah SWT: (Janganlah kamu mengira) yaitu janganlah kamu mengira wahai Muhammad bahwa (orang-orang kafir itu) yang menentang dan mendustakanmu (dapat melemahkan (Allah dari mengazab mereka) di bumi ini) yaitu mereka tidak dapat melemahkan Allah, bahkan Allah berkuasa atas mereka dan kelak Dia akan mengazab mereka atas perbuatan itu dengan azab yang dahsyat. Oleh karena itu Allah SWT berfirman: (sedangkan tempat kembali mereka) yaitu, di rumah akhirat (adalah neraka. Dan sungguh amat jeleklah tempat kembali itu) yaitu seburuk-buruk tempat kembali adalah tempat kembalinya orang-orang kafir, dan seburuk-buruk tempat menetap dan tempat tinggal
Tafsir As-Sa'di
57 “janganlah kamu kira bahwa orang-orang yang kafir itu dapat melemahkan (Allah dari mengazab mereka) di bumi ini.” Janganlah kalian terpedaya dengan kenikmatan yang telah mereka nikmati pada kehidupan dunia. Karena sesungguhnya Allah hanya mengulur mereka tapi tidak melalikan mereka. “kami biarkan mereka bersenang-senang sebentar, kemudian kami paksa mereka (masuk) ke dalam siksa yang keras,”(luqman:34) Karenanya, Dia berfirman, ”sedang tempat tinggal mereka (di akhirat) adalah neraka. Dan sungguh amat jeleklah tempat kembali itu,” maksudnya tempat kesudahan yang paling jelek adalah tempat kembali bagi orang-orang kafir, tempat kembali yang jelek, penuh derita dan hukuman yang abadi.
Tafsir Al-Wajiz
57. Wahai Rasul, janganlah kalian mengasumsikan bahwa orang-orang kafir bisa mengalahkan Allah SWT sehingga Dia tidak bisa menghukum mereka, yaitu mereka bisa melarikan diri di bumi saat Dia akan disiksa. Dan tempat kembali mereka atau tempat peristirahatan mereka di akhirat adalah neraka. Dan seburuk-buruk tempat kembali adalah neraka

Sumber tafsir dari tafsirweb.com