Surah Al-Baqarah : Ayat 56
ثُمَّ بَعَثْنَٰكُم مِّنۢ بَعْدِ مَوْتِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

"Setelah itu Kami bangkitkan kamu sesudah kamu mati, supaya kamu bersyukur."

Tafsir Ringkas Kemenag
Peristiwa disambar halilintar itu adalah peristiwa dahsyat sehingga layak sekali bila dikatakan itu adalah peristiwa kematian yang dapat menghancurkan kehidupan generasi mereka secara keseluruhan. Namun demikian, Allah masih tetap mencurahkan rahmat-Nya. Sesudah peristiwa halilintar itu, generasi kaum bani israil masih dibangkitkan lagi di dunia ini oleh Allah. Kemudian, setelah terjadinya peristiwa halilintar tersebut, kami membangkitkan kamu, yakni generasi yang selamat dari peristiwa, setelah sebagian besar dari kamu mati, agar kamu bersyukur atas nikmat Allah tersebut. Generasi tersisa bani israil yang dibangkitkan itu diriwayatkan terse-sat selama 40 tahun di padang pasir dataran sinai yang sangat panas. Mereka tersesat karena enggan memerangi orang-orang yang durhaka di syam. Dan kami menaungi kamu dengan awan, sehingga kamu ti-dak merasa kepanasan lagi di tengah padang pasir yang terik itu, dan kami menurunkan kepadamu mann, makanan sejenis madu, dan salwa', burung kecil sejenis puyuh yang dapat dibakar untuk dimakan. Ma-kanlah (makanan) yang baik-baik dari rezeki yang telah kami berikan kepadamu sehingga kamu tidak perlu lagi bersusah-payah mencari bahan makanan di padang pasir itu. Kedurhakaan yang dilakukan oleh bani israil itu sedikit pun tidak mencederai Allah. Mereka tidak menzalimi kami, dan bahkan sedikit pun tidak menodai keagungan Allah. Ditaati atau tidak ditaati, didurhakai atau tidak didurhakai, Allah tetap Allah dengan kemahaagungan-Nya. Oleh sebab itu, bukan Allah yang teraniaya, tetapi justru merekalah yang menzalimi diri sendiri karena merekalah yang akan menanggung akibat kedurhakaan mereka itu.
Tafsir Ibnu Katsir
Allah berfirman, "Ingatlah nikmatKu atas kalian ketika Aku menghidupkan kalian setelah kalian ditimpa kesempitan (kematian). Ketika kalian memohon dengan keras dan terang-terangan untuk melihatKu, padahal itu tidak mungkin bagi kalian atau bagi makhluk sejenis kalian" Sebagaimana yang dikatakan oleh Ibnu Juraij, Ibnu Abbas berkata tentang ayat ini, (Dan (ingatlah), ketika kamu berkata: "Hai Musa, kami tidak akan beriman kepadamu sebelum kami melihat Allah dengan terang) maknanya adalah secara terang-terangan. Qatadah dan Ar-Rabi' bin Anas berkata,(sebelum kami melihat Allah dengan terang) artinya (melihat) dengan mata kepala." As-Suddi berkata tentang firman Allah SWT, (karena itu kamu disambar halilintar) makna “Ash-sha’iqah” adalah api. 'Urwah bin Ruwaim berkata tentang firman Allah SWT,( sedang kamu menyaksikannya), maknanya adalah sebagian dari mereka ada yang disambar petir, sementara yang lain hanya melihat saja. Kemudian mereka dibangkitkan dan dan sisanya disambar petir
Tafsir As-Sa'di
56. “Setelah itu kami bangkitkan kamu sesudah kamu mati, supaya kamu bersyukur.” Kemudian Allah menyebutkan tentang nikmatNya kepada mereka pada padang sahara dan daratan yang kosong di mana mereka tersesat tetapi rizki melimpah seraya berfirman,
Tafsir Al-Wajiz
Kemudian kami menghidupkan kalian setelah mematikan kalian dengan halilintar itu agar kalian bersyukur atas nikmatKu kepada kalian dengan menghidupkan kalian

Sumber tafsir dari tafsirweb.com