Surah Al-Kahfi : Ayat 54
وَلَقَدْ صَرَّفْنَا فِى هَٰذَا ٱلْقُرْءَانِ لِلنَّاسِ مِن كُلِّ مَثَلٍ ۚ وَكَانَ ٱلْإِنسَٰنُ أَكْثَرَ شَىْءٍ جَدَلًا

"Dan sesungguhnya Kami telah mengulang-ulangi bagi manusia dalam Al Quran ini bermacam-macam perumpamaan. Dan manusia adalah makhluk yang paling banyak membantah."

Tafsir Ringkas Kemenag
Dan sesungguhnya kami telah menjelaskan berulang-ulang kepada manusia dalam Al-Qur'an ini dengan bermacam-macam perumpamaan, baik dalam bentuk perbandingan maupun dalam bentuk kisah. Binatangbinatang yang kecil seperti nyamuk, lalat, dan lebah serta benda-benda alam yang besar seperti gunung dan samudra, dijadikan contoh untuk menarik perhatian manusia. Tetapi manusia adalah memang yang paling banyak membantah. Mereka senantiasa mencari dalih untuk membantah kebenaran ayat-ayat Allah. Dan tidak ada sesuatu pun yang menghalangi manusia, yakni kaum musyrik mekah untuk beriman ketika petunjuk telah datang kepada mereka dan tidak ada juga yang menghalangi mereka memohon ampunan kepada tuhannya, kecuali keinginan menanti datangnya hukum Allah berupa sunah atau ketetapan-Nya yang telah berlaku pada umat yang terdahulu, yakni datangnya mukjizat yang mereka saksikan dengan mata kepala sendiri atau datangnya azab atas mereka dengan nyata. Mereka tidak akan beriman kecuali apabila datang azab kepada mereka sebagaimana yang ditimpakan kepada umat terdahulu. Allah sungguh tidak menghendaki keimanan seseorang dilakukan dengan terpaksa. Allah menghehendaki keimanan yang tulus, yang dilakukan dengan kesadaran, tanpa paksaan.
Tafsir Ibnu Katsir
Allah SWT berfirman,"Sesungguhnya Kami telah menjelaskan dan menerangkan di dalam Al-Qur'an ini perkara secara rinci, agar mereka tidak tersesat dari kebenaran dan menyim­pang dari jalan petunjuk. Namun dengan adanya keterangan dan penjelasan yang membedakan antara kebenaran dan kebathilan ini, manusia itu banyak membantah, menentang, terhadap kebenaran dengan menggunakan kebathilan, kecuali orang-orang yang diberi petunjuk Allah, dan Allah memperli­hatkan kepadanya jalan keselamatan"
Tafsir As-Sa'di
54. Allah memberitahukan tentang keagungan al-Quran, kebesaran dan nilai universalnya, bahwasanya Dia telah mengulang-ulangi bagi manusia dalam al-Quran ini “bermacam-macam perumpamaan,” dari semua cara yang mengantarkan kepada ilmu yang bermanfaat, dan kebahagiaan yang langgeng, dan setiap jalan yang memelihara dari kejelekan dan kebinasaan. Di dalamnya, (juga) terkandung perumpamaan-perumpamaan halal dan haram, balasan amal perbuatan, targhib dan tarhib, berita-berita riil yang berguna bagi hati, sebagai keyakinan, ketentraman, dan cahaya. Ini semua termasuk perkara yang mendatangkan kepasrahan terhadap al-Quran, dan menerimanya dengan tunduk serta ketaatan, tanpa penentangan terhadapnya dalam perkara apa pun. Kendatipun demikian, kebanyakan manusia justru melancarkan bantahan kebenaran setelah menjadi jelas, menyanggah dengan dasar kebatilan untuk mempecundangi kebenaran dengannya. Oleh karena itu, Allah berfirman, “Dan manusia adalah makhluk yang paling banyak membantah,” maksudnya membantah dan menentang kandungan al-Quran. Padahal, hal tersebut tidak pantas mereka lakukan dan tidak ada kesanggupan bagi mereka untuk melakukannya. Faktor yang menyebabkannya demikian, dan ketiadaan beriman (pada mereka) kepada Allah hanyalah sikap kezhaliman dan penentangan, bukan kedangkalan hujjah maupun buktinya yang nyata. Bila bukan ini alasannya, sekiranya azab datang kepada mereka dan hukuman (pada kaum) sebelum mereka mendatangi mereka, maka keadaan mereka tidak seperti ini.
Tafsir Al-Wajiz
54. Sesungguhnya Kami telah mengulang-ulangi penjelasan kepada manusia dalam Al Quran ini dengan bermacam-macam perumpamaan. Namun manusia adalah makhluk yang paling banyak membantah dengan kebatilan.

Sumber tafsir dari tafsirweb.com