Tafsir Ringkas Kemenag
53-54. Inilah apa yang dijanjikan Allah kepadamu pada hari perhitungan, hari ketika manusia dibangkitkan dari kubur lalu diarak ke padang mahsyar dan diadili di hadapan Allah. Sungguh, karunia besar dan mulia inilah rezeki dari kami yang tidak ada habis-habisnya dan tidak pula berkurang. Kami berikan karunia itu kepada hamba-hamba yang taat dan berbakti
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 50-54 Allah SWT memberitahukan tentang para hambaNya yang mukmin yang berbahagia, bahwa bagi mereka di akhirat benar-benar terdapat tempat kembali yang terbaik. Kemudian dijelaskan dengan firmanNya: (surga 'Adn) yaitu surga yang pintu-pintunya terbuka bagi mereka. Huruf alif dan lam di sini bermakna idhafah, seakan-akan disebutkan bahwa dibukakan bagi mereka pintu-pintunya. yaitu, ketika mereka mendatangi surga, maka semua pintunya dibukakan bagi mereka. Firman Allah SWT: (di dalamnya mereka bertelekan (di atas dipan-dipan)) yaitu mereka duduk di atas ranjang-ranjang yang berkain kelambu (sambil meminta buah-buahan yang banyak di surga itu) apa pun yang mereka minta, maka mereka akan memperolehnya sesuai dengan permintaan mereka (dan minuman) yaitu berbagai macam minuman yang mereka inginkan maka didatangkan kepada mereka oleh pelayan-pelayan (dengan membawa gelas, cerek, dan sloki berisi minuman yang diambil dari air yang mengalir (18)) (Surah Al-Waqi'ah) (Dan pada sisi mereka (ada bidadari-bidadari) yang tidak liar pandangannya) yaitu hanya mau memandang kepada suami-suami mereka, sehingga dan tidak menolehkan pandangan mereka kepada lelaki yang bukan suami mereka (dan sebaya umurnya) yaitu, sama usia dan umurnya. Demikianlah makna yang dikatakan Mujahid, Sa'id bin Jubair, dan As-Suddi. (Inilah apa yang dijanjikan kepadamu pada hari perhitungan (53)) yaitu apa yang telah Kami sebutkan ini tentang gambaran surga, yaitu yang dijanjikan Allah untuk para hambaNya yang bertakwa yang mana mereka dimasukkan ke dalamnya setelah dibangkitkan dari kubur mereka dan setelah mereka diselamatkan dari neraka. Kemudian Allah memberitahukan bahwa surga itu tidak ada habisnya, dan tidak ada kefanaan, serta tidak akan hilang. Maka Allah SWT berfirman: (Sesungguhnya ini adalah benar-benar rezeki dari Kami yang tiada habis-habisnya (54)) sebagaimana firmanNya: (Apa yang di sisimu akan lenyap, dan apa yang ada di sisi Allah adalah kekal) (Surah An-Nahl: 96), (sebagai karunia yang tiada putus-putusnya) (Surah Hud: 108), dan (bagi mereka pahala yang tiada putus-putusnya) (Surah Fushshilat 8) yaitu tidak ada putus-putusnya, sebagaimana firmanNya: (buahnya tiada henti-hentinya, sedangkan naungannya (demikian pula). Itulah tempat kesudahan bagi orang-orang yang bertakwa, sedangkan tempat kesudahan bagi orang-orang kafir ialah neraka) (Surah Ar-Ra'd: 35) dan ayat-ayat tentang ini masih banyak.
Tafsir As-Sa'di
53. “Inilah apa yang dijanjikan kepadamu” wahai orang-orang yang bertakwa, “pada hari berhisab” sebagai balasan atas amal-amal shalih kalian.
Tafsir Al-Wajiz
53. dikatakan pada mereka: ini adalah balasan yang dijanjikan pada kalian pada hari pembalasan, di akhirat.