Surah Ghafir : Ayat 50
قَالُوٓا۟ أَوَلَمْ تَكُ تَأْتِيكُمْ رُسُلُكُم بِٱلْبَيِّنَٰتِ ۖ قَالُوا۟ بَلَىٰ ۚ قَالُوا۟ فَٱدْعُوا۟ ۗ وَمَا دُعَٰٓؤُا۟ ٱلْكَٰفِرِينَ إِلَّا فِى ضَلَٰلٍ

"Penjaga Jahannam berkata: “Dan apakah belum datang kepada kamu rasul-rasulmu dengan membawa keterangan-keterangan?” Mereka menjawab: “Benar, sudah datang”. Penjaga-penjaga Jahannam berkata: “Berdoalah kamu”. Dan doa orang-orang kafir itu hanyalah sia-sia belaka."

Tafsir Ringkas Kemenag
Ketika mendengar permohonan itu, malaikat para penjaga neraka itu menghardik mereka, 'maka penjaga-penjaga neraka jahanam ber-kata, 'apakah rasul-rasul belum pernah datang kepadamu ketika kalian masih di dunia dengan membawa bukti-bukti yang nyata serta keterangan-keterangan yang jelas'' mereka menjawab, 'benar, rasul-rasul sudah pernah datang kepada kami di kehidupan dunia, tetapi kami abaikan dan dustakan. ' penjaga-penjaga neraka jahanam berkata, 'berdoa-lah kamu sendiri sekarang ini, hanya itu yang bisa kalian lakukan!' namun demikian, ketahuilah bahwa doa orang-orang kafir itu sia-sia belaka karena tidak akan dikabulkan oleh Allah. 51. Sebagai pamungkas dari dialog yang terjadi di neraka tersebut, Allah kemudian mengingatkan semua, apakah itu orang-orang kafir ataupun orang-orang mukmin, dengan berfirman, 'sesungguhnya kami akan senantiasa menolong rasul-rasul yang telah kami utus dan juga orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia dan juga menolong mereka pada hari tampilnya para saksi yakni hari kiamat. '.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 47-50 Allah SWT memberitahukan perdebatan dan bantah-bantahan antara penghuni neraka di neraka, sedangkan Fir'aun dan kaumnya termasuk dari mereka. Maka orang-orang yang lemah, yaitu para pengikut berkata kepada orang-orang yang menyombongkan dirinya, yaitu para pemimpin, pemuka, dan pembesar mereka (Sesungguhnya kami adalah pengikut-pengikutmu) yaitu kami menaati apa yang kalian serukan kepada kami di dunia untuk berupa kekafiran dan kesesatan (maka dapatkah kamu menghindarkan dari kami sebagian azab api neraka?) yaitu sebagian dari azab yang kalian tanggung sebagai ganti dari kami (Orang-orang yang menyombongkan diri menjawab, "Sesungguhnya kita semua sama-sama dalam neraka”) yaitu, kami tidak dapat menanggung sesuatupun dari kalian, cukuplah bagi kami azab dan pembalasan yang ada pada kami dan kami tanggung (sesungguhnya Allah telah menetapkan keputusan antara hamba-hamba-Nya) yaitu Dia telah membagi di antara kita azab sesuai dengan apa yang layak kita terima, sebagaimana Allah SWT berfirman: (Allah berfirman, "Masing-masing mendapat (siksaan) yang berlipat ganda, tetapi kamu tidak mengetahui”) (Surah Al-A'raf: 38) (Dan orang-orang yang berada dalam neraka berkata kepada penjaga-penjaga neraka Jahanam, "Mohonkanlah kepada Tuhanmu supaya Dia meringankan azab dari kami barang sehari” (49)) Setelah mereka mengetahui bahwa Allah tidak memperkenankan permohonan mereka, dan tidak mendengar doa mereka, bahkan sebaliknya Dia berfirman: ("Tinggallah dengan hina di dalamnya, dan janganlah kamu berbicara denganKu”) (Surah Al-Mu’minun: 108) Lalu mereka meminta kepada para penjaga neraka supaya mereka memohonkan kepada Allah hendaknya Dia meringankan azab untuk orang-orang kafir, sekalipun hanya sehari saja. Lalu para malaikat penjaga itu berkata kepada mereka: (Dan apakah belum datang kepada kamu rasul-rasulmu dengan membawa keterangan-keterangan?) yaitu bukankah telah ditegakkan atas kalian hujjah-hujjah di dunia melalui lisan para rasul? (Mereka menjawab, "Benar, sudah datang.” Penjaga-penjaga neraka berkata, "Berdoalah kamu”) yaitu, untuk diri kalian sendiri. kami tidak mendoakan kalian, tidak mendengarkan kalian, tidak menginginkan keselamatan kalian, dan kami berlepas diri dari kalian. Kemudian kami memberitahukan kepada kalian bahwa sama saja apakah kalian berdoa atau tidak, makan itu tidak akan diperkenankan dan tidak akan diringankan bagi kalian. Oleh karena itu mereka berkata: (Dan doa orang-orang kafir itu sia-sia belaka) yaitu kecuali sia-sia, tidak diterima, dan tidak diperkenankan
Tafsir As-Sa'di
50. lalu “penjaga jahanam bekata” dengan nada mencela dan menjelaskan bahwa syafa’at mereka (para penjaga jahanam) tidak bermanfaat bagi meeka dan doa mereka pun tidak beguna sama sejali. “dan apakah belum datang kepadamu rasul-rasulmu dengan membawa keterangan-keterangan,” yang dengannya kalian dapat mendekat kepadaNya dan yang menjauhkan dariNya? “mereka menjawab,’benar’,” mereka sudah datang kepada kami dengan bukti-bukti, dan hujjah yang pasti pun telah ditegakkan terhadap kami. Namun kami berbuat zhalim dan kami menentang kebenaran itu sesudah menjadi jelas bagi kami. “mereka berkata,” maksudnya, para penjaga neraka kepada para penghuni neraka sambil berlepas dirri dai doa dan syafa’at untuk meeka, “berdoalah,” kalian. Akan tetapi doa tersebut bermanfaat ataukah tidak?! Allah berfirman, “dan doa orang-orang kafir itu hanyalah sia-sia belaka.” Maksudnya, batal dan sia-sia, hal itu karena kekafiran itu menggugurkan semua amal-amal shalih dan menjadi penghalang untuk dikabulkannya doa.
Tafsir Al-Wajiz
50. Dengan nada ejekan, malaikat penjaga itu berkata: “Bukankah para rasul dan para nabi telah datang kepada kalian dengan berbagai hujjah untuk mengesakan Allah?” Mereka berkata: “Benar, mereka datang kepada kami dengan hujjah itu, namun kami mendustakan mereka” Penjaga neraka itu kemudian berkata: “Berdoalah sendiri, sesungguhnya kami tidak berdoa untuk orang yang kafir kepada Allah dan mendustakan para rasulNya.” Doa orang-orang kafir itu tidak lain hanya kesia-siaan dan tidak dikabulkan

Sumber tafsir dari tafsirweb.com