Surah An-Nahl : Ayat 50
يَخَافُونَ رَبَّهُم مِّن فَوْقِهِمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ ۩
"Mereka takut kepada Tuhan mereka yang di atas mereka dan melaksanakan apa yang diperintahkan (kepada mereka)."
Tafsir Ringkas Kemenag
Mereka, para malaikat, selalu takut kepada tuhan yang kekuasaannya berada di atas kekuasaan mereka, dan mereka senantiasa melaksanakan apa saja yang diperintahkan. Tidak pernah sekali pun mereka menyepelekan apalagi melanggarnya. Bukti-bukti ini menunjukkan betapa Allah mahakuasa dan maha esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Dan Allah memperingatkan manusia untuk mengesakan-Nya dengan berfirman, janganlah sekali-kali kamu menyembah dua tuhan dengan menyekutukan Allah dengan yang lain. Ketahuilah bahwa hanyalah dia tuhan yang hak dan maha esa dalam zat, sifat, dan perbuatan-Nya. Maka hendaklah kepada-ku saja kamu takut karena hanya aku yang dapat memberi kamu kebaikan dan pertolongan. Janganlah kamu takut kepada yang lain, seperti berhalaberhala yang kamu sembah, karena mereka tidak berdaya menyelamatkan kamu dari azab-ku.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 48-50 Allah SWT memberitahukan tentang keagungan, kebesaran, dan kemuliaanNya, bahwa segala sesuatu tunduk kepadaNya dan semua makhluk merendah kepadaNya, baik berupa benda mati, hewan, maupun makhluk yang diberi beban dari kalangan manusia, jin, dan malaikat. Allah memberitahukan bahwa semua makhluk yang mempunyai bayangan yang berbolak-balik ke kanan dan ke kiri, yakni di pagi dan petang, sesungguhnya bayangan itu sedang bersujud kepada Allah SWT Mujahid berkata bahwa ketika matahari tergelincir, maka bersujudlah segala sesuatu kepada Allah. Demikian juga dikatakan oleh Qatadah, Adh-Dhahhak, dan lainnya. Firman Allah: (sedangkan mereka berendah diri) yaitu merendahkan dirinya. Kedudukan mereka adalah kedudukan makhluk yang tidak memiliki akal jika sujud dikaitkan kepadanya, lalu Allah berfirman (Dan kepada Allah sajalah bersujud segala apa yang berada di langit dan semua makhluk yang melata di bumi) Sebagaimana Allah berfirman (Hanya kepada Allah-lah sujud (patuh) segala apa yang di langit dan di bumi, baik dengan kemauan sendiri ataupun terpaksa (dan sujud pula) bayang-bayangnya di waktu pagi dan petang hari) (Surah Ar-Ra'd: 15) Firman Allah: (dan (juga) para malaikat, sedangkan mereka (malaikat) tidak menyombongkan diri) yaitu bersujud kepada Allah, yaitu mereka tidak enggan untuk menyembahNya (Mereka takut kepada Tuhan mereka yang di atas mereka) yaitu mereka bersujud dengan rasa takut dan malu kepada Tuhan Yang Maha Agung dan Maha Besar (dan melaksanakan apa yang diperintahkan (kepada mereka)) yaitu, tetap taat kepada Allah, mengerjakan semua perintahNya dan meninggalkan semua laranganNya.
Tafsir As-Sa'di
50. “mereka takut kepada Rabb mereka yang berkuasa atas mereka” setelah Allah menyanjung mereka atas banyaknya amalan ketaatan mereka dan ketundukan mereka kepada Allah, maka Allah juga memuji mereka atas rasa takut mereka kepada Allah yang berada di atas mereka, dengan Dzatnya, kekuasaanNya dan kesempurnaan sifat sifatNya. Mereka itu makhluk makhluk lemah di bawah kekuasaanNya “dan melaksanakan apa yang diperintahkan (kepada mereka)” maksudnya apapun yang Allah perintahkan kepada mereka, maka mereka menaati perintahNya, dengan kerelaan dan kemauan sendiri. Dan sujud para makhluk pada Allah terbagi menjadi dua: sujud terpaksa daan tunduk atas sifat sifat kesempurnaanNya. sujud jenis ini bersifat umum, mencakup seluruh makhluk, baik seorang Mukmin maupun kafir, orang baik dan jelek, makhluk yang berbicara atau tidak. Dan (kedua) sujud (dengan kerelaan) berdasarkan pilihannya, yang khusus terjadi pada wali waliNya dan hamba hambaNya yang beriman dari kalangan malaikat dan makhluk lainnya.
Tafsir Al-Wajiz
50. Para malaikat takut kepada Tuhan mereka yang memiliki kewenangan dan kuasa tinggi atas mereka. Mereka menaati Allah atas segala yang diperintahkan kepada mereka