Surah An-Nahl : Ayat 48
أَوَلَمْ يَرَوْا۟ إِلَىٰ مَا خَلَقَ ٱللَّهُ مِن شَىْءٍ يَتَفَيَّؤُا۟ ظِلَٰلُهُۥ عَنِ ٱلْيَمِينِ وَٱلشَّمَآئِلِ سُجَّدًا لِّلَّهِ وَهُمْ دَٰخِرُونَ

"Dan apakah mereka tidak memperhatikan segala sesuatu yang telah diciptakan Allah yang bayangannya berbolak-balik ke kanan dan ke kiri dalam keadaan sujud kepada Allah, sedang mereka berendah diri?"

Tafsir Ringkas Kemenag
Dan kaum musyrik tetap mengingkari kerasulan nabi Muhammad dan menolak ayat-ayat yang beliau sampaikan, meski mereka telah menyaksikan bukti-bukti kekuasaan Allah. Apakah mereka tidak memperhatikan suatu benda yang diciptakan Allah, baik yang besar maupun kecil, yang bergerak maupun diam, yang hidup maupun mati; bayang-bayangnya berbolak-balik ke kanan dan ke kiri, semua dalam keadaan sujud dan tunduk kepada Allah. Mereka patuh terhadap hukum-hukum alam yang telah ditetapkan-Nya, dan mereka bersikap rendah hati menerima ketetapan itu. Tidakkah mereka memperhatikan sehingga mereka sadar dan mau beriman kepada nabi Muhammad'dan tidakkah mereka memperhatikan pula bahwa segala apa yang ada di langit dan di bumi hanya bersujud kepada Allah' yaitu semua makhluk yang hidup dan bergerak di bumi ini, dan demikian juga para malaikat, dan mereka (malaikat) tidak pernah menyombongkan diri dan membangkang perintah Allah.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 48-50 Allah SWT memberitahukan tentang keagungan, kebesaran, dan kemuliaan­Nya, bahwa segala sesuatu tunduk kepadaNya dan semua makhluk merendah kepadaNya, baik berupa benda mati, hewan, maupun makhluk yang diberi beban dari kalangan manusia, jin, dan malaikat. Allah memberitahukan bahwa semua makhluk yang mempunyai bayangan yang berbolak-balik ke kanan dan ke kiri, yakni di pagi dan petang, sesungguhnya bayangan itu sedang bersujud kepada Allah SWT Mujahid berkata bahwa ketika matahari tergelincir, maka bersujudlah segala sesuatu kepada Allah. Demikian juga dikatakan oleh Qatadah, Adh-Dhahhak, dan lainnya. Firman Allah: (sedangkan mereka berendah diri) yaitu merendahkan dirinya. Kedudukan mereka adalah kedudukan makhluk yang tidak memiliki akal jika sujud dikaitkan kepadanya, lalu Allah berfirman (Dan kepada Allah sajalah bersujud segala apa yang berada di langit dan semua makhluk yang melata di bumi) Sebagaimana Allah berfirman (Hanya kepada Allah-lah sujud (patuh) segala apa yang di langit dan di bumi, baik dengan kemauan sendiri ataupun terpaksa (dan sujud pula) bayang-bayangnya di waktu pagi dan petang hari) (Surah Ar-Ra'd: 15) Firman Allah: (dan (juga) para malaikat, sedangkan mereka (malaikat) tidak menyombongkan diri) yaitu bersujud kepada Allah, yaitu mereka tidak enggan untuk menyembahNya (Mereka takut kepada Tuhan mereka yang di atas mereka) yaitu mereka bersujud dengan rasa takut dan malu kepada Tuhan Yang Maha Agung dan Maha Besar (dan melaksanakan apa yang diperintahkan (kepada mereka)) yaitu, tetap taat kepada Allah, mengerjakan semua perintahNya dan meninggalkan semua laranganNya.
Tafsir As-Sa'di
48. Allah berfirman “dan apakah mereka tidak memperhatikan” yaitu orang orang yang dilanda keraguan tentang keesan Rabb mereka, dan keagungan serta kesempurnaanNya, ”kepada seluruh makhlukNya" yakni kepada seluruh makhluk ciptaan-Nya dan bagaimana bayangannya berbolak balik, ”ke kanan dan ke kiri dalam keadaan sujud kepada Allah” maksudnya semua bersujud kepada Rabbnya, tunduk kepada keagungan dan kebesaranNya, ”sedang mereka berendah diri” maksudnya, dalam keadaan hina dan dina, berada di bawah pengendalian, pengaturan, dan kekuatanNya. tiada seorangpun dari mereka kecuali ubun ubunnya berada di tangan Allah, dan pengaturannya berada di sisiNya.
Tafsir Al-Wajiz
48. Apakah orang-orang kafir itu tidak merenungi apa ciptaan Allah yang memiliki bayang-bayang seperti gunung, pepohonan dan lain-lain. Bayang-bayang benda itu condong dari satu sisi ke sisi lainnya atau berpindah dari kanan ke kiri karena tunduk kepada hukum dan perintah Allah. Bayang-bayang itu tunduk dan merendah sesuai kehendakNya.

Sumber tafsir dari tafsirweb.com