Surah Ar-Rum : Ayat 47
وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا مِن قَبْلِكَ رُسُلًا إِلَىٰ قَوْمِهِمْ فَجَآءُوهُم بِٱلْبَيِّنَٰتِ فَٱنتَقَمْنَا مِنَ ٱلَّذِينَ أَجْرَمُوا۟ ۖ وَكَانَ حَقًّا عَلَيْنَا نَصْرُ ٱلْمُؤْمِنِينَ
"Dan Sesungguhnya Kami telah mengutus sebelum kamu beberapa orang rasul kepada kaumnya, mereka datang kepadanya dengan membawa keterangan-keterangan (yang cukup), lalu Kami melakukan pembalasan terhadap orang-orang yang berdosa. Dan Kami selalu berkewajiban menolong orang-orang yang beriman."
Tafsir Ringkas Kemenag
Kaum musyrik mekah tetap mengingkari ajaran tauhid nabi Muhammad meski mereka nyata-Nyata melihat tanda-tanda keesa-an Allah. Allah menurunkan ayat ini untuk menghibur hati nabi Muhammad, menegaskan bahwa para rasul sebelumnya juga didustakan oleh kaumnya. Dan sungguh, kami telah mengutus sebelum engkau beberapa orang rasul kepada kaumnya. Mereka datang kepadanya dengan membawa keterangan-keterangan yang cukup seperti halnya dirimu, lalu kami melakukan pembalasan dan menurunkan azab terhadap orang-orang yang berdosa tersebut karena mereka telah menyakiti para pembawa kebenaran. Dan merupakan hak kami untuk menolong orang-orang yang beriman yang meyakini dengan sepenuh hati wujud dan keesaan Allah. 48. Ayat ini menjelaskan cara kerja angin sehingga bisa mendatangkan hujan yang itu merupakan rekayasa ilahi. Allah-lah yang mengirimkan angin sesuai hukum alam yang telah ditetapkan-Nya lalu angin itu menggerakkan awan yang sebelumnya diam ke arah dan lokasi yang dikehendaki-Nya, dan Allah terkadang membentangkannya di langit menurut yang dia kehendaki, dan di saat lain dia menjadikannya bergumpal-gumpal, lalu engkau lihat hujan keluar dari celah-celahnya. Maka, apabila dia menurunkannya, yakni hujan, kepada hamba-hamba-Nya yang dia kehendaki tiba-tiba atau bersamaan dengan turunnya hujan itu mereka bergembira.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 46-47 Allah SWT menyebutkan nikmat-nikmatNya kepada makhlukNya dalam mengirimkan angin yang membawa kabar gembira atas kedatangan rahmatNya, berupa hujan yang akan turun setelahnya. Oleh karena itu Allah SWT berfirman: (dan untuk merasakan kepadamu sebagian dari rahmat-Nya) yaitu hujan yang Dia turunkan. Lalu dengan hujan itu, Dia menghidupkan semua hamba dan negeri mereka (dan supaya kapal dapat berlayar dengan perintah-Nya) yaitu di laut, dan sesungguhnya yang menjadikannya dapat berlayar dengan angin (dan (juga) supaya kamu dapat mencari karunia-Nya) yaitu berdagang, mencari penghidupan, dan mengadakan perjalanan dari suatu daerah ke daerah lain dan dari suatu pulau ke pulau lain (mudah-mudahan kamu bersyukur) yaitu, kalian bersyukur kepada Allah atas nikmat yang Dia berikan kepada kalian, baik nikmat yang tampak maupun yang tidak tampak, yang tidak dapat dihitung. Kemudian Allah SWT berfirman: (Dan sesungguhnya Kami telah mengutus sebelum kamu beberapa rasul kepada kaumnya, mereka datang kepadanya dengan membawa keterangan-keterangan (yang cukup), lalu Kami melakukan pembalasan terhadap orang-orang yang berdosa) Ini merupakan hiburan hati Allah SWT kepada hamba dan RasulNya, Muhammad SAW, bahwa jika dia didustakan kebanyakan dari kaumnya dan orang-orang, maka sungguh para rasul terdahulu itu didustakan, padahal mereka telah menyampaikan kepada umat mereka itu bukti-bukti yang jelas. Tetapi Allah membalas orang-orang yang mendustakan dan menentang para rasul, serta menyelamatkan orang-orang yang beriman kepada mereka (Dan Kami selalu berkewajiban menolong orang-orang yang beriman) yaitu suatu kebenaran bahwa Dia mewajibkan DzatNya yang Maha Mulia sebagai anugerah dan karuniaNya. Sebagaimana firmanNya: (Tuhanmu telah menetapkan atas diri-Nya kasih sayang) (Surah Al-An'am: 54)
Tafsir As-Sa'di
47. “dan sesungguhnya kami telah mengutus sebelum kamu,” pada umat-umat terdahulu “beberapa orang rasul kepada kaumnya,” saat mereka mengingkari tauhid kepada Allah dan mendustakan yang benar, lalu para rasul itu datang mengajak mereka kepada tauhid, ikhlas dan membenarkan yang haq dan menyatakan rusak pada kebatilan ajaran yang mereka anut, yaitu kekafiran dan kesesatan. Para rasul itu datang kepada mereka dengan mukjizat-mukjizat dan dalil-dalil yang menunjukkan kepada semua itu, namun mereka tidak beriman dan tidak berpindah dari kesesatan mereka. “lalu kami melakukan pembalasan terhadap orang-orang yang berdosa” dan kami berikan pertolongan kepada orang-orang yang beriman, yaitu para pengikut para rasul. ”dan adalah kewajiban kami menolong orang-orang yang beriman,” maksudnya, kami telah mewajibkan hal itu atas diri kami, dan kami menjadikannya dalam sejumlah hak-hak yang telah ditentukan, dan kami telah menjanjikannya kepada mereka, maka pasti terjadi. Maka kalian, wahai orang-orang yang mendustakan Muhammad, jika kalian tetap pada sikap mendustakan, pasti kalian akan ditimpa siksaan, dan kami pasti menolongnya atas kalian.
Tafsir Al-Wajiz
47. Wahai Rasulallah, sungguh Kami telah mengutus para rasul sebelum kamu kepada kaum mereka. Mereka menyeru kaumnya untuk mengesakan Allah. Mereka mendatangi kaumnya dengan mukjizat atau dengan hujjah yang menerangkan kebenaran risalah mereka kepada kaumnya. Kemudian Kami membalas orang-orang yang melakukan keburukan dan mendustakan para rasul dengan membinasakan dan menghancurkan (mereka). Dan Kami pasti wajib menolong orang-orang mukmin atas orang orang kafir dengan menghancurkan mereka dan menyelamatkan orang-orang mukmin.