Surah Al-Baqarah : Ayat 47
يَٰبَنِىٓ إِسْرَٰٓءِيلَ ٱذْكُرُوا۟ نِعْمَتِىَ ٱلَّتِىٓ أَنْعَمْتُ عَلَيْكُمْ وَأَنِّى فَضَّلْتُكُمْ عَلَى ٱلْعَٰلَمِينَ

"Hai Bani Israil, ingatlah akan nikmat-Ku yang telah Aku anugerahkan kepadamu dan (ingatlah pula) bahwasanya Aku telah melebihkan kamu atas segala umat."

Tafsir Ringkas Kemenag
Pada ayat ini, Allah kembali mengingatkan bani israil tentang nikmat-Nya agar lebih mendorong mereka untuk bersyukur. Wahai bani israil! ingatlah nikmat-ku yang telah aku berikan kepadamu dan nenek moyang kamu, dan aku telah melebihkan kamu dari semua umat yang lain di alam ini yang memiliki peradaban maju seperti bangsa mesir atau penduduk palestina pada masa itu. Allah memanggil mereka dengan panggilan bani israil untuk mengingatkan bahwa pada masa nenek moyang merekalah terdapat kelebihan yang dianugerahkan Allah kepada bangsa ini. Allah mengingatkan mereka agar mensyukuri nikmat itu antara lain dengan mempercayai datangnya nabi yang telah diberitakan di dalam kitab sucinya. Dan takutlah kamu serta jagalah dirimu dari kesulitan pada hari kiamat, ketika tidak seorang pun dapat membela orang lain sedikit pun. Jangan kamu menduga bahwa orang tua, betapa pun terhormat dan taatnya dia kepada Allah, berkesempatan untuk membela atau memberi syafaat, sedangkan syafaat dan tebusan apa pun darinya tidak diterima dan mereka tidak akan ditolong. Syafaat (arab: syafa''ah) secara harfiah berarti genap (syaf'), lawan dari ganjil (witr). Orang yang meminta syafaat menggenapkan dirinya dengan orang lain, meminta pertolongan, untuk memperoleh sesuatu, sehingga ia tidak lagi sendiri (ganjil) di dalam pengharapan itu. Ayat ini memberikan kesan bahwa orang-orang yahudi tidak mensyukuri nikmat Allah. Pada ayat ini Allah mengingatkan mereka agar takut kepada siksaan Allah pada hari kiamat. Pada hari itu, tidak ada syafaat yang dapat menolong mereka, dan tidak ada tebusan apa pun yang dapat menggantikan siksaan Allah yang ditimpakan kepada mereka.
Tafsir Ibnu Katsir
Allah SWT menyebutkan kepada mereka tentang pemberian nikmatNya atas nenek moyang dan leluhur mereka, kelebihanan mereka dengan mengutus para rasul dari kalangan mereka, dan menurunkan kitab-kitab kepada mereka, serta keistimewaan mereka atas umat-umat lain pada zaman mereka, sebagaimana Allah SWT berfirman, (Dan sesungguhnya telah Kami pilih mereka dengan pengetahuan (Kami) atas bangsa-bangsa (32)) (Surat Ad-Dukhan). dan (Dan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada kaumnya: "Hai kaumku, ingatlah nikmat Allah atasmu ketika Dia mengangkat nabi nabi diantaramu, dan dijadikan-Nya kamu orang-orang merdeka, dan diberikan-Nya kepadamu apa yang belum pernah diberikan-Nya kepada seorangpun diantara umat-umat yang lain"(20)) (Surat Al-Ma'idah). Dari Abu Al-'Aliyah tentang firman Allah SWT, (dan (ingatlah pula) bahwasanya Aku telah melebihkan kamu atas segala umat), dia berkata,”dengan apa yang diberikan kepada merekaa berupa kekuasaan, para rasul, dan kitab-kitab melebihi umat lain pada zaman itu. Setiap zaman memiliki orang yang berilmu. Diriwayatkan dari Mujahid, Ar-Rabi' bin Anas, Qatadah, dan Isma'il bin Abi Khalid tentang pendapat seperti itu. Perlu tanggung jawab atas hal ini, karena umat ini lebih unggul daripada umat lainnya. berdasarkan firman Allah SWT (yang ditujukan untuk umat ini) (Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma'ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka) (Surat Ali Imran :110). Banyak hadits yang membahas banyak yang menyebut tentang firman Allah SWT (Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia) Dikatakan bahwa maksudnya adalah mengutamakan suatu umat, atas umat lain, tapi itu bukanlah keunggulan secara mutlak Pendapat ini juga diungkapkan oleh Fakhruddin Ar-Razi,
Tafsir As-Sa'di
47. Kemudian Allah mengulangi peringatanNya kepada Bani Israil tentang nikmat-nikmatNya sebagai suatu nasihat, peringatan, dan anjuran bagi mereka.
Tafsir Al-Wajiz
Wahai keturutan Ya’kub bin Ishaq bin Ibrahim! Ingatlah nikmatKu atas kalian, lalu berikanlah kepada yang berhak atasnya, dan berimanlah kepada utusanKu. Dan ingatlah bahwa sesungguhnya Aku telah mengistimewakan kalian di atas alam semesta di zaman kalian

Sumber tafsir dari tafsirweb.com