Surah Sad : Ayat 46
إِنَّآ أَخْلَصْنَٰهُم بِخَالِصَةٍ ذِكْرَى ٱلدَّارِ
"Sesungguhnya Kami telah mensucikan mereka dengan (menganugerahkan kepada mereka) akhlak yang tinggi yaitu selalu mengingatkan (manusia) kepada negeri akhirat."
Tafsir Ringkas Kemenag
46-47. Sungguh, kami anugerahi mereka karunia yang besar itu karena kami telah menyucikan jiwa mereka dengan sifat-sifat terpuji dan akhlak yang tinggi kepadanya, yaitu selalu mengingatkan umatnya kepada negeri akhirat yang kekal dan penuh kenikmatan bagi hamba-hamba yang saleh. Dan sungguh, di sisi kami mereka termasuk orang-orang pilihan yang paling baik dan mulia di antara manusia lain, sehingga kami pilih me-reka sebagai nabi dan rasul
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 45-49 Allah SWT berfirman,seraya memberitahukan tentang keutamaan-keutamaan hamba-hambaNya yang menjadi rasul dan nabi yang ahli ibadah: (Dan ingatlah hamba- hamba Kami: Ibrahim, Ishaq, dan Ya'qub yang mempunyai perbuatan-perbuatan yang besar dan ilmu-ilmu yang tinggi (45)) yaitu amal shalih, ilmu yang bermanfaat, dan kekuatan dalam beribadah, dan mempunyai pandangan yang tajam. Ali bin Abi Thalhah meriwayatkan dari Ibnu Abbas tentang firmanNya: (orang-orang yang mempunyai perbuatan-perbuatan yang besar) yaitu, yang mempunyai kekuatan dan kuat beribadah (dan ilmu-ilmu yang tinggi) yaitu pengetahuan tentang agama. Mujahid berkata tentang firmanNya (orang-orang yang mempunyai perbuatan-perbuatan yang besar) yaitu kekuatan dalam mengerjakan ketaatan kepada Allah, dan “ulil abshar adalah memiliki kesabaran dalam kebenaran. Qatadah dan As-Suddi berkata bahwa mereka diberi kekuatan dalam ibadah dan pandangan tentang agama. Firman Allah: (Sesungguhnya Kami telah menyucikan mereka dengan (menganugerahkan kepada mereka) akhlak yang tinggi, yaitu selalu mengingatkan (manusia) kepada negeri akhirat (46) As-Suddi berkata yaitu mereka selalu ingat tentang akhirat dan selalu beramal untuk meraihnya Ibnu Zaid berkata bahwa Dia menjadikan khusus bagi mereka sesyatu yang paling utama di akhirat. Firman Allah: (Dan sesungguhnya mereka pada sisi Kami benar-benar termasuk orang-orang pilihan yang paling baik (47)) yaitu benar-benar termasuk orang-orang terpilih dan terdekat, maka mereka adalah orang-orang pilihan yang terpilih. Firman Allah SWT: (Dan ingatlah akan Ismail, Ilyasa, dan Zulkifli. Semuanya termasuk orang-orang yang paling baik (48)) pembahasan dan kisah tentang mereka telah disebutkan secara rinci dalam surah Al-Anbiya’, sehingga tidak perlu diulangi lagi di sini. Firman Allah: (Ini adalah kehormatan (bagi mereka)) yaitu, ini merupakan peringatan bagi orang yang mau mengambil pelajaran darinya. As-suddi berkata bahwa maknannya adalah Al-Qur’an
Tafsir As-Sa'di
46. “Sesungguhnya Kami telah menyucikan mereka dengan akhlak yang tinggi,” yang agung dan keunggulan yang besar, yaitu, “selalu mengingatkan kepada negeri akhirat.” Kami telah menjadikan ingat selalu kepada negeri akhirat terus ada dalam hati mereka dan beramal untuknya dalam kebanyakan waktu. Ikhlas dan selalu merasa diawasi Allah menjadi ciri mereka yang abadi. Dan Kami jadikan mereka sebagai peringatan akan negeri akhirat, kondisi dan perihal mereka dapat diambil pelajarannya oleh orang yang mau mengambil pelajaran, dan mereka dapat dijadikan sebagai ibrah (suri teladan) oleh orang-orang yang mau meneladani.
Tafsir Al-Wajiz
46. kami telah menyucikan mereka, dengan sikap (attitude) yang baik, yaitu Kami menghususkan mereka dengan keistimewaan dibanding yang lainnya: banyak mengingat akhirat.