Surah Yasin : Ayat 46
وَمَا تَأْتِيهِم مِّنْ ءَايَةٍ مِّنْ ءَايَٰتِ رَبِّهِمْ إِلَّا كَانُوا۟ عَنْهَا مُعْرِضِينَ
"Dan sekali-kali tiada datang kepada mereka suatu tanda dari tanda tanda kekuasaan Tuhan mereka, melainkan mereka selalu berpaling daripadanya."
Tafsir Ringkas Kemenag
Dan adapun orang yang ingkar, setiap kali suatu tanda dari tanda-tanda kebesaran dan keesaan tuhan datang kepada mereka melalui para rasul dan ayat Al-Qur'an, mereka selalu berpaling darinya dengan penuh pengingkaran. 47. Dan salah satu bukti keingkaran mereka adalah bahwa apabila dikatakan kepada mereka, 'infakkanlah sebagian rezeki yang diberikan Allah kepadamu kepada orang yang membutuhkan, ' orang-orang yang kafir itu berkata kepada orang-orang yang beriman dengan nada mengejek, 'apakah pantas kami memberi makan kepada orang-orang yang jika Allah menghendaki, dia akan memberinya makan' sungguh, kamu benar-benar dalam kesesatan yang nyata. ' demikianlah sifat orang kafir. Mereka tidak mau berinfak, bersedekah, dan berzakat padahal semua itu akan kembali manfaatnya kepada diri mereka.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 45-47 Allah SWT berfirman seraya memberitahukan tentang kelanjutan orang-orang musyrik dalam kesesatan mereka dan tidak adanya kepedulian mereka terhadap dosa-dosa yang telah mereka lakukan dan terhadap masa depan yang ada di hadapan mereka, yaitu hari kiamat (Dan apabila dikatakan kepada mereka, "Takutlah kamu akan siksa yang di hadapanmu dan siksa yang akan datang”) Mujahid berkata maknanya adalah dosa-dosa, dan yang lainnya berkata kebalikannya (supaya kamu mendapat rahmat) yaitu mudah-mudahan Allah mengasihani dan menyelamatkan kalian dari azabNya, bentuknya adalah bahwa mereka tidak diwajibkan kepada hal itu, bahkan berpaling dan berhenti darinya: (Dan sekali-kali tiada datang kepada mereka suatu tanda dari tanda-tanda kekuasaan Tuhan mereka) yaitu menunjukkan keesaanNya dan kebenaran para rasul (melainkan mereka selalu berpaling darinya) yaitu, mereka tidak mau merenungkannya, menerimanya, dan mengambil manfaat darinya. Firman Allah: (Dan apabila dikatakan kepada mereka, "Nafkahkanlah sebagian dari rezeki yang diberikan Allah kepadamu”) yaitu apabila mereka diperintahkan untuk membelanjakan sebagian dari rezeki Allah kepada mereka untuk orang-orang fakir dan orang-orang yang membutuhkan dari kalangan orang-orang muslim (maka orang-orang yang kafir itu berkata kepada orang-orang yang beriman) yaitu tentang orang-orang beriman yang fakir, yaitu mereka berkata kepada orang mukmin yang menganjurkan mereka untuk berinfak dengan maksud menentang dalam apa yang dianjurkan kepada mereka (Apakah kami akan memberi makan kepada orang-orang yang jika Allah menghendaki tentulah Dia akan memberinya makan) Yaitu mereka yang kalian anjurkan agar kami berinfak kepada mereka sekiranya Allah menghendaki, tentu Dia memberikan kecukupan dan memberi makan kepada mereka dari rezekiNya, dan kami sepakat dengan kehendak Allah SWT terhadap mereka (tiadalah kamu melainkan dalam kesesatan yang nyata) yaitu dalam anjuran kalian kepada kami untuk melakukan itu
Tafsir As-Sa'di
46. maka dari itu Dia berfirman, ”dan sekali-kali tiada datang kepada mereka suatu tanda dari tanda-tanda (kekuasaan) Rabb mereka, melainkan mereka selalu berpaling darinya,” di dalam penyandaran tanda-tanda (ayat-ayat) kepada Allah terdapat dalil yang menunjukkan kesempurnaan dan kejelasan tanda-tanda tersebut, sebab tidak ada yang lebih hebat darinya. Dan sesungguhnya di antara bentuk pendidikan Allah terhadap hamba-hambaNya adalah Dia menyampaikan kepada mereka tanda-tanda yang dapat mereka jadikan sebagai petunjuk untuk mendapatkan apa-apa yang berguna bagi mereka dalam urusan agama dan dunia mereka.
Tafsir Al-Wajiz
46. Apa yang disampaikan kepada mereka berupa hujjah dan dalil untuk mengesakan Allah dan membenarkan rasulallah atau ayat Al-qur’an itu (kata min itu untuk menunjukkan keuniversalan sesuatu setelahnya) tidak lain kecuali mereka tolak dengan kasar dan keras.