Surah Az-Zumar : Ayat 44
قُل لِّلَّهِ ٱلشَّفَٰعَةُ جَمِيعًا ۖ لَّهُۥ مُلْكُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۖ ثُمَّ إِلَيْهِ تُرْجَعُونَ

"Katakanlah: “Hanya kepunyaan Allah syafa’at itu semuanya. Kepunyaan-Nya kerajaan langit dan bumi. Kemudian kepada-Nya-lah kamu dikembalikan”"

Tafsir Ringkas Kemenag
Oleh sebab itu, katakanlah kepada mereka wahai nabi Muhammad, 'pertolongan itu hanya milik Allah saja semuanya, karena dia adalah pemilik mutlak. Dia memiliki kerajaan langit dan bumi. Kemudian hanya kepada-Nya kamu akan dikembalikan. '45. Ayat-ayat yang lalu menjelaskan penurunan Al-Qur'an secara hak dan pengingkaran kaum musyrik mekah terhadap kebenaran yang dibawanya. Ayat-ayat berikut lebih memerinci bentuk kesesatan mereka melalui sikap buruk yang mereka punyai. Dan apabila yang disebut hanya nama Allah, tanpa menyebut nama berhala-berhala yang mereka sembah, maka kesal sekali hati orang-orang yang tidak beriman kepada akhirat itu. Namun apabila nama-nama sembahan selain Allah yang mereka jadikan perantara menyembah Allah disebut, tiba-tiba mereka menjadi bangga dan bergembira.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 43-45 Allah SWT berfirman seraya mencela orang-orang musyrik karena mereka mengambil para pemberi syafaat selain dari Allah, yaitu berhala-berhala dan sekutu-sekutu yang mereka ada-adakan sendiri, tanpa dalil dan bukti yang memperkuat perbuatan mereka itu. Padahal berhala-berhala itu tidak memiliki sesuatupun dari perkara itu, bahkan mereka tidak memiliki akal untuk berpikir, pendengaran untuk mendengar, dan penglihatan untuk melihat. Akan tetapi berhala-berhala dan sekutu-sekutu itu hanyalah benda mati yang jauh lebih buruk daripada hewan. Kemudian Allah SWT berfirman:”Katakanlah” wahai Muhammad, kepada orang-orang yang mengira bahwa para pemberi syafaat yang mereka ada-adakan itu dapat memberi pertolongan kepada mereka di sisi Allah. Beritahukanlah kepada mereka bahwa syafaat itu tidak bermanfaat di sisi Allah kecuali bagi orang yang Dia ridhai dan mendapat Dia beri izin untuk memberi syafaat, semuanya kembali kepada Allah (Tiada yang dapat memberi syafaat di sisi Allah tanpa izin-Nya) (Surah Al-Baqarah: 255) (Kepunyaan-Nya kerajaan langit dan bumi) yaitu, Dialah Dzat yang mengatur semua itu (Kemudian kepada-Nyalah kamu dikembalikan) yaitu pada hari kiamat, lalu Dia memutuskan perkara di antara kalian dengan keadilanNya, dan membalas setiap orang sesuai dengan amal perbuatannya. Kemudian Allah SWT mencela orang-orang musyrik juga, yaitu: (Dan apabila hanya nama Allah saja yang disebut) yaitu apabila dikatakan kepada mereka, "Tidak ada Tuhan selain Allah semata" (kesallah hati orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat) Mujahid berkata tentang kata “isyma’azzat” yaitu mengerut Malik meriwayatkan dari Zaid bin Aslam, bahwa maknannya adalah sombong, sebagaimana Allah SWT berfirman: (Sesungguhnya mereka dahulu apabila dikatakan kepada mereka, "Tiada Tuhan selain Allah”, mereka menyombongkan diri (35)) (Surah Ash-Shaffat) yaitu tidak mau mengikuti dan tunduk kepadanya, maka hati mereka tidak mau menerima kebaikan; dan barangsiapa yang tidak menerima kebaikan, maka menerima keburukan. Oleh karena itu Allah SWT berfirman: (Dan apabila nama sembahan-sembahan selain Allah yang disebut) yaitu berhala-berhala dan sekutu-sekutu itu (tiba-tiba mereka bergirang hati) yaitu senang dan gembira
Tafsir As-Sa'di
44. “Katakanlah” kepada mereka, “Hanya kepunyaan Allah syafa’at itu semuanya,” karena semua urusan adalah kepunyaan Allah, dan setiap pemberi syafa’at pasti takut kepadaNya, dan tidak seorang pun dapat memberikan syafaat di sisiNya kecuali berdasarkan izin dariNya. Apabila Dia menghendaki rahmat (belas kasih) bagi hambaNya, maka Dia memberi izin kepada pemberi syafaat terhormat di sisiNya untuk memberikan syafaat, sebagai rahmat dariNya kepada keduanya. Kemudian Allah menetapkan bahwasanya semua syafaat adalah milikNya berdasarkan FirmanNya, “KepunyaaNya kerajaan langit dan bumi.” Maksudnya, semua apa yang ada di dalamnya, berupa benda, perbuatan, mdan sifat. Maka yang wajib adalah, syafaat diminta kepada siapa yang memilikinya dan ibadah diikhlaskan hanya kepadaNya. “Kemudian kepadaNYa-lah kamu dikembalikan,” lalu Dia akan menmberikan balasan kepada orang yang ikhlas kepadaNya dengan pahala yang berlipat ganda, dan kepada orang yang mempersekutukanNYa dengan azab yang membinasakan.
Tafsir Al-Wajiz
44. Wahai Nabi, katakanlah: “Yang berkuasa memberi pertolongan hanyalah Allah. Tidak ada yang bisa memberi pertolongan maupun mendapat pertolongan kecuali atas izin dari Allah. Kerajaan langit dan bumi hanyalah milik Allah, Dialah Sang Raja dari semua raja dan Penguasa segalanya. Tidak ada yang bisa berkata apa-apa kecuali atas izin Allah. Hanya kepada-Nya lah semua akan kembali.

Sumber tafsir dari tafsirweb.com