Surah Al-A'raf : Ayat 42
وَٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّٰلِحَٰتِ لَا نُكَلِّفُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَآ أُو۟لَٰٓئِكَ أَصْحَٰبُ ٱلْجَنَّةِ ۖ هُمْ فِيهَا خَٰلِدُونَ
"dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal yang saleh, Kami tidak memikulkan kewajiban kepada diri seseorang melainkan sekedar kesanggupannya, mereka itulah penghuni-penghuni surga; mereka kekal di dalamnya."
Tafsir Ringkas Kemenag
Pada ayat ini, Allah menerangkan tentang amal saleh serta ganjaran bagi orang yang melakukannya. Dan adapun orang-orang yang beriman, membenarkan Allah dan rasul-Nya, meyakini kebenaran wahyu yang dibawa oleh nabi Muhammad, serta mengerjakan kebajikan dengan begitu ringannya dan tidak merasa terbebani, karena kami sedikit pun tidak akan membebani seseorang untuk melakukan perintah dan menjauhi larangan melainkan menurut kadar kesanggupannya. Mereka, yaitu orang-orang yang beriman dan membuktikan keimanannya dengan melakukan amal kebajikan tanpa merasa terbebani, itulah penghuni surga; mereka kekal di dalamnya. Berbeda dengan penghuni neraka yang saling mengutuk, penghuni surga hidup dengan hati yang bersih seperti digambarkan pada ayat ini. Dan kami mencabut rasa dendam dari dalam dada mereka. Kemudian termasuk kesempurnaan nikmat yang mereka peroleh di surga adalah tempat tinggal yang di bawahnya mengalir sungai-sungai. Dan ketika hendak memasuki surga, mereka, penduduk surga, berkata, segala puji bagi Allah yang telah menunjukkan kami untuk beramal saleh di dunia dan teguh untuk memegang ajaran-Nya sehingga kami mendapatkan nikmat masuk ke dalam surga ini. Kami tidak akan mendapat petunjuk untuk menempuh jalan yang lurus ini sekiranya Allah tidak menunjukkan kami. Sesungguhnya rasul-rasul tuhan kami telah datang membawa kebenaran, yakni dengan membawa berita gembira bagi yang senantiasa mengikuti perintahnya, dan peringatan bagi orang yang menentangnya. Kini di surga kami menemukan dalam bentuk nyata apa yang mereka sampaikan itu. Dengan penuh penghormatan diserukan kepada mereka, wahai orang yang bertakwa, itulah surga yang telah diwariskan kepadamu, karena apa, yakni amal saleh, yang telah kamu kerjakan.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 42-43 Ketika Allah SWT menyebutkan keadaan orang-orang yang celaka, Dia menguhubungkannya dengan penyebutan keadaan orang-orang yang bahagia. Dia berfirman: (Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal yang saleh) yaitu hati mereka beriman dan anggota tubuhnya melakukan amal shalih bertentangan dengan orang-orang yang mengingkari dan menyombongkan diri kepada ayat-ayat Allah. Dia menjelaskan bahwa keimanan dan amal shalih itu mudah bagiNya. Allah SWT berfirman: (Kami tidak memikulkan kewajiban kepada diri seseorang melainkan sekedar kesanggupannya, mereka itulah penghuni-penghuni surga; mereka kekal di dalamnya (42) Dan Kami cabut segala macam dendam yang berada di dalam dada mereka) yaitu berupa kedengkian dan kemurkaan sebagaimana yang disebutkan dalam hadits shahih Imam Bukhari dari Abu Sa'id Al-Khudri, dia berkata,”Rasulullah SAW bersabda: “Apabila orang-orang mukmin selamat dari neraka, mereka ditahan di atas sebuah jembatan yang terletak di antara surga dan neraka. Lalu dilakukanlah hukuman qisas berkenaan dengan penganiayaan-penganiayaan yang terjadi di antara mereka ketika di dunia. Setelah mereka dibersihkan dan disepuh, barulah mereka diizinkan untuk memasuki surga. Demi Dzat yang jiwaku berada di dalam genggaman kekuasaan-Nya, sesungguhnya seseorang di antara mereka terhadap suatu kedudukan di surga, lebih ia ketahui ketimbang tempat tinggalnya sewaktu di dunia. Oleh karena itu ketika mereka tidak ditempatkan di neraka karena dimasukkan ke dalam surga, lalu mereka diseru, (Apa yang kalian peroleh sekarang disebabkan amal perbuatan yang telah kalian kerjakan (43)) yaitu karena amal kalian, jadi kalian memperoleh rahmat dan masuk surga, kemudian kalian menempati tempat kalian sesuai dengan amal kalian"
Tafsir As-Sa'di
42 manakala Allah menyebutkan hukuman orang-orang yang durhaka lagi zhalim maka setelah itu Dia menyebutkan pahala orang-orang yang taat. Dia berfirman ”dan orang-orang yang beriman” dengan hati mereka ”dan mengerjakan amal-amal yang salih” dengan anggota tubuh mereka. Mereka mengumpulkan antara iman dan amal, antara amalan lahir dengan amalan batin, antara melakukan yang wajib dan menjauhi yang haram. Karena firmanNya ”dan mengerjakan amal shalih” adalah bersifat umum mencakup seluruh amal shalih yang wajib dan dianjurkan, dan bisa jadi sebagian darinya di luar kemampuan seorang hamba, maka Allah berfirman” kami tidak memikulkan kewajiban kepada diri seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya”. yakni sesuai dengan kemampuannya dan tidak melebihi batas kekuatannya, maka dalam kondisi tersebut dia wajib bertakwa kepada Allah sebatas kemampuannnya. Jika dia tidak mampu melakukan sebagian yang wajib dimana selainnya mampu melakukannya, maka ia gugur darinya, sebagaiamana firmanNya ”Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya” “Allah tidak memikulkan beban kepada seseorang melainkan (sekedar) apa yang Allah berikan kepadanya” “dan sekali-kali tidak menjadikan kesempitan untukmu di dalam agama” “maka bertakwalah kepada Allah menurut kesanggugapanmu” Tiada kewajiban karena ketidakmampuan, dan tiada yang diharamkan pada waktu darurat. “mereka itulah” yaitu orang-orang yang menyandang iman dan mengerjakan amal shalih, adalah “penghuni-penghuni surge, maka mereka kekal didalamnya” yakni mereka tidak berpindah darinya. Tidak mencari penggganti karena mereka telah mendapatkan berbagai macam kelezatan dan kenikmatan yang tiada tertandingi dan tidak ada yang lebih dari itu.
Tafsir Al-Wajiz
42. Dan semua orang yang beriman kepada Allah dan rasulNya, dan beramal shalih sesuai kemampuannya dengan mengerjakan perintah dan menjauhi larangan. Kami tidak membebani suatu jiwa dengan untuk beribadah dan taat kecuali sesuai kapasitasnya. Hanya mereka itulah para penghuni surga, bukan selainnya. Mereka tinggal di dalamnya selamanya.