Surah Ad-Dukhan : Ayat 42
إِلَّا مَن رَّحِمَ ٱللَّهُ ۚ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلْعَزِيزُ ٱلرَّحِيمُ

"kecuali orang yang diberi rahmat oleh Allah. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang."

Tafsir Ringkas Kemenag
40-42. Sesungguhnya hari penetapan keputusan tentang siapa yang taat dan siapa yang durhaka, yaitu hari kiamat dan hari pemutusan dan pemilahan antara yang hak dan yang batil, itu adalah waktu yang dijanjikan bagi mereka semuanya, yakni semua manusia mukallaf untuk mempertanggungjawabkan semua amal mereka, yaitu pada hari ketika seorang teman sama sekali tidak dapat memberi manfaat sedikit pun kepada teman lainnya dan mereka tidak akan dapat ditolong oleh siapa pun untuk menghindarkan diri dari azab Allah, kecuali orang-orang yang diberi rahmat oleh Allah, yaitu syafaat dan perlindungan-Nya yang dapat meringankannya dari siksa. Sungguh, dia mahaperkasa, yang tidak dapat dihalangi kekuasaan-Nya untuk mengazab orang-orang yang berdoa, dan maha penyayang terhadap hamba-hamba-Nya yang taat. 43-44. Ayat-ayat yang lalu menggambarkan hukuman atau azab dunia bagi orang yang melakukan perbuatan dosa. Ayat-ayat berikut menggambarkan azab atau hukuman akhirat bagi mereka yang ingkar. Di antara hukuman itu adalah makanan berupa pohon zaqqum. Sesungguhnya pohon zaqqum itu, yang terdapat di pangkal api neraka itu, adalah makanan bagi orang yang banyak melakukan perbuatan dosa.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 38-42 Allah SWT berfirman seraya memberitahukan tentang keadilanNya dan kesucianNya dari main-main, senda gurau, dan kebathilan. Sebagaimana firmanNya: (Dan Kami tidak menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada antara keduanya tanpa hikmah. Yang demikian itu adalah anggapan orang-orang kafir, maka celakalah orang-orang kafir itu karena mereka akan masuk neraka (27)) (Surah Shad) Allah SWT berfirman: (Maka apakah kamu mengira bahwa sesungguhnya Kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami? (115) Maka Maha Tinggi Allah, Raja Yang sebenarnya; tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, Tuhan (yang mempunyai) 'Arsy yang mulia 116)) (Surah Al-Mu’minun) Kemudian Allah SWT berfirman: (Sesungguhnya hari keputusan (hari kiamat) itu adalah waktu yang dijanjikan bagi mereka semuanya (40)) yaitu hari kiamat. Di hari itu Allah memutuskan perkara di antara semua makhluk, maka Dia mengazab orang-orang kafir dan memberi pahala orang-orang mukmin. Firman Allah: (adalah waktu yang dijanjikan bagi mereka semuanya) yaitu Allah SWT mengumpulkan mereka semua dari yang pertama sampai yang terakhir (Yaitu hari yang seorang karib tidak dapat memberi manfaat kepada karibnya sedikit pun) yaitu, seorang kerabat tidak bermanfaat bagi kerabatnya. Sebagaimana firmanNya SWT: (Apabila sangkakala ditiup, maka tidaklah ada lagi pertalian nasab di antara mereka pada hari itu, dan tidak ada pula mereka saling bertanya (101)) (Surah Al-Mu'minun) dan (Dan tidak ada seorang teman akrab pun menanyakan temannya (10) sedangkan mereka saling melihat) (Surah Al-Ma'arij: 10-11) yaitu tidak ada seorang saudarapun yang menanyakan tentang keadaannya, padahal dia melihatnya dengan mata kepalanya sendiri. Firman Allah: (dan mereka tidak akan mendapat pertolongan) yaitu seorang kerabat tidak dapat menolong kerabatnya, tidak ada seorang pun dari luar yang dapat menolongnya. Kemudian Allah berfirman: (kecuali orang yang diberi rahmat oleh Allah) yaitu pada hari itu tidaklah bermanfaat kecuali hanya rahmat Allah SWT kepada makhlukNya (Sesungguhnya Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang) yaitu Dia Maha Perkasa lagi Yang mempunyai rahmat yang luas
Tafsir As-Sa'di
42. “Kecuali orang yang diberi rahmat oleh Allah. Sesungguhnya Dia-lah Yang Mahaperkasa lagi Maha Penyayang,” karena dialah orang yang mendapatkan guna dan derajat, berkat rahmat Allah yang menjadi penyebabnya dan mereka lakukan semasa di dunia. Selanjutnya Allah berfirman,
Tafsir Al-Wajiz
42. Kecuali dengan rahmat Allah dan maaf dari Allah dan syafa’at dari Allah, itulah orang mukmin, yaitu orang yang beruntung dengan izin Allah, sesungguhnya Allah ta’ala Maha Kuat dan Maha Pemenang, maka tidak ada pertolongan bagi orang yang dikehendaki (Allah) disiksaNya, Maha Pengasih bagi orang yang dikehendaki diRahmatiNya, dan mereka adalah orang mukmin.

Sumber tafsir dari tafsirweb.com