Surah At-Taubah : Ayat 41
ٱنفِرُوا۟ خِفَافًا وَثِقَالًا وَجَٰهِدُوا۟ بِأَمْوَٰلِكُمْ وَأَنفُسِكُمْ فِى سَبِيلِ ٱللَّهِ ۚ ذَٰلِكُمْ خَيْرٌ لَّكُمْ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ
"Berangkatlah kamu baik dalam keadaan merasa ringan maupun berat, dan berjihadlah kamu dengan harta dan dirimu di jalan Allah. Yang demikian itu adalah lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui."
Tafsir Ringkas Kemenag
Setelah Allah mengecam sekaligus mengancam mereka yang enggan berperang, serta menegaskan bahwa Allah akan senantiasa menolong orang-orang mukmin, maka ayat ini menguatkan perintah berperang yang semata-mata demi kemaslahatan. Berangkatlah kamu ke medan perang dengan penuh semangat, baik dengan rasa ringan maupun dengan rasa berat, kondisi kuat atau lemah, kondisi longgar maupun sempit, masing-masing sesuai dengan kadar kemampuannya, dan berjihadlah dengan harta dan jiwamu di jalan Allah. Yang demikian itu adalah lebih baik bagimu jika kamu mengetahui tujuan berjihad di jalan Allah itu, antara lain, terlindunginya kaum lemah, melawan kezaliman, juga menjaga jalan dakwah dari perilaku zalim musuh-Musuh islaayat sebelumnya mendorong kaum mukmin untuk berjihad, sekaligus mengecam mereka yang merasa keberatan, maka ayat ini turun berkenaan dengan sikap kaum munafik yang enggan berangkat ke perang tabuk. Sekiranya yang kamu serukan kepada kaum munafik, dalam perkiraan mereka, ada keuntungan duniawi yang jelas serta mudah diperoleh dan perjalanan yang tidak seberapa jauh lagi tidak sulit, juga ditambah udara yang tidak terlalu panas, niscaya mereka akan mengikutimu meskipun tidak dengan sepenuh hati. Akan tetapi, mereka akan enggan berangkat perang jika tempat yang dituju itu terasa sangat jauh bagi mereka. Bahkan untuk membangun alasan agar ketidakberangkatan mereka ke medan perang dianggap benar, mereka tanpa merasa bersalah akan bersumpah dengan nama Allah, padahal sebenarnya bohong, jikalau kami sanggup niscaya kami berangkat bersamamu. Padahal sumpah palsu mereka untuk tidak turut berperang itu telah membinasakan diri sendiri, karena kebohongan yang ditutuptutupi padahal Allah mengetahui bahwa mereka benar-benar orang-orang yang berdusta. Inilah salah satu karakter orang munafik, yaitu tidak siap menanggung derita dalam melaksanakan perintah Allah.
Tafsir Ibnu Katsir
Allah memerintahkan pada tahun itu untuk pergi bersama Rasulullah SAW pada saat perang Tabuk untuk memerangi musuh-musuh Allah dari kalangan orang-orang Romawi yang kafir dari Ahli Kitab. Allah mewajibkan orang-orang mukmin untuk pergi berperang bersama beliau dalam di setiap keadaan, baik dia dalam keadaan semangat maupun terpaksa, dalam keadaan sulit maupun mudah. Lalu Allah SWT berfirman: (Berangkatlah kalian, baik dalam keadaan merasa ringan ataupun merasa berat) Mujahid berkata,”Baik muda maupun tua. kaya maupun miskin, Demikian juga dikatakan oleh Abu Shalih dan lainnya. Al-Hasan bin Abu Al-Hasan Al-Bashri juga berkata dalam keadaan mudah ataupun susah Kemudian Allah mendorong untuk membelanjakan di jalan Allah dan mengorbankan jiwa untuk memperoleh ridha Allah dan Rasulallah. Allah SWt berfirman: (dan berjihadlah dengan harta dan diri kalian di jalan Allah. Yang demikian itu adalah lebih baik bagi kalian jika kalian mengetahui) yaitu hal itu lebih baik bagi kalian di dunia dan akhirat, karena kalian membelanjakan harta yang sedikit, lalu Allah memberi kalian harta rampasan perang yang banyak dari harta musuh kalian di dunia, dengan apa yang kalian simpan berupa kemuliaan di akhirat,
Tafsir As-Sa'di
41. Allah berfirman kepada hamba-hambaNya yang beriman, mendorong mereka untuk berjihad di jalanNya. Dia berfirman, “Berangkatlah kamu baik dalam keadaan merasa ringan ataupun merasa berat”, dalam kondisi sulit maupun mudah, semangat maupun terpaksa, panas maupun dingin, dan dalam semua kondisi. “Dan berjihadlah dengan harta dan dirimu di jalan Allah.” Yakni keluarkan dayamu untuk itu, berikanlah kemampuanmu dalam harta dan jiwa. Ini adalah dalil bahwa sebagaimana jihad itu wajib pada jiwa, ia juga wajib pada harta, sesuai dengan tuntutan situasi dan kondisi, kemudian Dia berfirman, “Yang demikian itu adalah lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.” Yakni, jihad dengan jiwa dan harta adalah lebih baik bagimu daripada berpangku tangan, karena ia mengandung ridha Allah dan kemenangan dengan derajat yang tinggi disisiNya, serta membantu agamaNya dan masuk ke dalam golongan dan tentaraNya.
Tafsir Al-Wajiz
41. Wahai orang-orang mukmin, keluarlah kalian semua untuk berjihad di jalan Allah dengan semangat maupun tidak, dengan kuda-kuda dan para lelaki, berjalan dan berkendara. Berjihadlah dengan sebenar-benarnya menggunakan harta dan jiwa untuk menolong agama Allah. perintah untuk keluar dan jihad itu lebih baik dan lebih agung bagi kalian di dunia dan akhirat, jika kalian mengetahuinya. Dan sesungguhnya dalam jihad itu mengandung kemuliaan dunia dan kebahagiaan akhirat. Ayat ini turun terkait orang-orang yang ingin uzur karena sibuk bekerja, lalu Allah menolak untuk memaafkan mereka kecuali mereka pergi untuk melakukan kewajiban mereka