Surah Saba : Ayat 41
قَالُوا۟ سُبْحَٰنَكَ أَنتَ وَلِيُّنَا مِن دُونِهِم ۖ بَلْ كَانُوا۟ يَعْبُدُونَ ٱلْجِنَّ ۖ أَكْثَرُهُم بِهِم مُّؤْمِنُونَ
"Malaikat-malaikat itu menjawab: “Maha Suci Engkau. Engkaulah pelindung kami, bukan mereka; bahkan mereka telah menyembah jin; kebanyakan mereka beriman kepada jin itu”."
Tafsir Ringkas Kemenag
Para malaikat itu menjawab, 'mahasuci engkau. Engkaulah pelindung dan sembahan kami, bukan mereka. Kami terbebas dari apa yang mereka kerjakan, bahkan mereka telah menyembah jin yang durhaka, yaitu setan, dan kebanyakan mereka beriman kepada jin itu. ' hal ini terbukti dengan banyaknya orang yang durhaka kepada Allah akibat tergoda rayuan setan. 42. Maka pada hari kiamat ini sebagian kamu yang disembah maupun yang menyembah, sama-sama tidak kuasa mendatangkan manfaat bagi yang lain maupun menolak mudarat dari sebagian yang lain. Dan kami katakan kepada orang-orang yang zalim, yakni yang menyembah selain Allah, 'rasakanlah olehmu azab neraka yang dahulu kamu dustakan. '.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 40-42 Allah SWT memberitahukan bahwa pada hari kiamat Dia mengecam orang-orang musyrik di hadapan semua makhluk. Lalu Allah menanyai para malaikat yang mereka anggap sebagai sembahan-sembahan mereka yang merka anggap bahwa para malaikat itu dapat mendekatkan diri kepada Allah. Maka Allah berfirman kepada para malaikat: (Apakah mereka ini dahulu menyembah kamu?) yaitu, apakah kalian yang memerintahkan mereka untuk menyembah kalian, sebagaimana Allah berfirman dalam surah Al-Furqan: (Apakah kamu yang menyesatkan hamba-hamba-Ku itu, atau mereka sendiri yang sesat dari jalan (yang benar)?) (Surah Al-Furqan: 17) Demikianlah yang dikatakan para malaikat: (Maha Suci Engkau) yaitu Maha Tinggi dan Maha Suci Engkau, dari adanya tuhan lain bersamaMu (Engkaulah Pelindung kami, bukan mereka) yaitu, kami adalah hamba-hambaMu dan kami berlepas diri kepadaMu dari apa yang mereka lakukan (bahkan mereka telah menyembah jin) yaitu menyembah setan-setan, karena setan-setanlah yang membujuk mereka untuk menyembah berhala-berhala dan menyesatkan mereka (kebanyakan mereka beriman kepada jin itu) Sebagaimana Allah SWT berfirman: (Yang mereka sembah selain Allah itu tidak lain hanyalah berhala, dan (dengan menyembah berhala itu) mereka tidak lain hanyalah menyembah setan yang durhaka (117) yang dilaknati Allah) (Surah An-Nisa: 117,118) Allah SWT berfirman: (Maka pada hari ini sebagian kamu tidak berkuasa (untuk memberikan) kemanfaatan dan tidak pula kemudaratan kepada sebagian yang lain) yaitu kalian tidak akan memperoleh manfaat dari berhala-berhala yang kalian harapkan dan seru saat kalian mendapat kesulitan dan musibah. Pada hari ini mereka tidak memiliki manfaat atau mudharat kepada kalian. (Dan Kami katakan kepada orang-orang yang zalim) yaitu orang-orang musyrik (Rasakanlah olehmu azab neraka yang dahulunya kamu dustakan itu”) yaitu dikatakan kepada mereka sebagai kecaman dan cemoohan
Tafsir As-Sa'di
40-41. “Dan (ingatlah) pada hari Allah mengumpulkan mereka semuanya,” yakni, para penyembah kepada selain Allah dan sesembahan-sesembahan selain Allah dari golongan malaikat, “kemudian Dia berfirman” yaitu Allah “kepada malaikat,” dengan nada mencela orang-orang yang menyembahnya, “Apakah mereka ini dahulu menyembah kamu?” maka malaikat pun berlepas diri dari penyembahan mereka, dan “mereka menjawab, ‘Mahasuci Engkau’,” maksudnya, untuk menyucikanMu dan mengquduskanMu dari sekutu ataupun tandingan, “Engkaulah pelindung kami, bukan mereka.” Kami sangat membutuhkan perlindunganMu lagi sangat memerlukannya, lalu bagaimana mungkin kami mengajak makhluk selain kami untuk beribadah (menyembah) kepada kami? Atau bagaimana mungkin kami akan menjadikan diri kami sebagai pelindung dan sekutu dari selain Engkau. Akan tetapi kaum musyrikin itu “telah menyembah jin" yakni setan telah memerintah mereka untuk menyembah kami atau menyembah selain kami, lalu mereka menaatinya. Ketaatan mereka kepada setan-setan itulah wujud penyembahan mereka, sebab ibadah itu adalah ketaatan, seperti yang difirmankan Allah kepada setiap orang yang menyembah sembahan-sembahan selain Dia, "Bukankah Aku telah memerintahkan kepadamu hai Bani Adam supaya kamu tidak menyembah setan? Sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagi kamu",dan hendaklah kamu menyembah-Ku. Inilah jalan yang lurus." (Yasin:60-61). “Kebanyakan mereka beriman kepada jin itu.” Maksudnya, mereka membenarkan jin dan tunduk patuh kepada mereka, sebab iman itu adalah pembenaran yang mewajibkan sikap tunduk.
Tafsir Al-Wajiz
41, Para Malaikat berkata: “Maha suci Engkau dari sekutu, wahai Tuhan. Engkaulah Dzat yang kami tuju, kami sembah dan taati bukan karena mereka. Tidak ada hubungan apapun antara kami dan mereka. Sebenarnya kami juga bukan sesembahan mereka. Kami berlepas diri dari perbuatan mereka. Mereka menyembah setan yang membujuk mereka untuk menyembah kami. Kebanyakan orang-orang musyrik membenarkan dan menaati jin”