Surah Al-Isra : Ayat 41
وَلَقَدْ صَرَّفْنَا فِى هَٰذَا ٱلْقُرْءَانِ لِيَذَّكَّرُوا۟ وَمَا يَزِيدُهُمْ إِلَّا نُفُورًا
"Dan sesungguhnya dalam Al Quran ini Kami telah ulang-ulangi (peringatan-peringatan), agar mereka selalu ingat. Dan ulangan peringatan itu tidak lain hanyalah menambah mereka lari (dari kebenaran)."
Tafsir Ringkas Kemenag
Dan sungguh, dalam Al-Qur'an ini telah kami jelaskan berulang-ulang peringatan dengan beraneka macam perupamaan, janji, dan ancaman agar mereka selalu ingat dan mengambil pelajaran. Tetapi peringatan yang berulang-ulang itu tidak lain hanyalah menambah mereka lari semakin jauh dari kebenaran. Katakanlah wahai nabi Muhammad kepada kaum musyrik, jika ada tuhan-tuhan di samping-Nya, dan mustahil adanya yang demikian itu sebagaimana yang mereka katakan, dan mereka percaya, niscaya tuhan-tuhan itu mencari jalan kepada tuhan yang mempunyai 'arsy, untuk menyaingi, mengalahkan, atau berbagi kekuasaan dengan-Nya.
Tafsir Ibnu Katsir
Allah berfirman: (Dan sesungguhnya dalam Al-Qur’an ini Kami telah ulang-ulangi (peringatan-peringatan)) yaitu, Kami ulang-ulangi di dalamnya peringatan agar mereka ingat apa yang terkandung di dalamnya berupa hujjah, keterangan-keterangan, dan nasehat-nasehat, sehingga mereka meninggalkan apa yang mereka kerjakan, yaitu perbuatan syirik, zalim, dan dusta (Dan ulangan peringatan itu tidak menambah mereka) yaitu orang-orang zalim di antara mereka (Melainkan hanya lari) yaitu dari kebenaran dan menjauh darinya.Allah SWT berfirman: (Dan sesungguhnya dalam Al-Qur’an ini Kami telah ulang-ulangi) yaitu, Kami ulangi di dalamnya ancaman itu agar mereka ingat apa yang ada di dalamnya berupa hujjah, keterangan-keterangan, dan nasihat-nasihat, sehingga mereka meninggalkan apa yang mereka kerjakan berupa kemusyrikan, kezaliman, dan dusta (Dan ulangan peringatan itu tidak menambah mereka) yaitu orang-orang zalim di antara mereka (Melainkan hanya lari) yaitu dari kebenaran dan menjauh darinya.
Tafsir As-Sa'di
41. Allah mengabarkan bahwasanya Dia telah mengulang-ulang (peringatan) dalam al-Quran. Maksudnya, Dia telah memvariasikan hukum-hukum dan menjelaskannya, memperbanyak kuantitas dalil dan bukti-bukti nyata untuk risalah yang Allah serukan. Dia terus mewanti-wanti dan memperingatkan supaya mereka mengingat-ngingat hal-hal yang bermanfaat sehingga mereka mengerjakannya, dan mengingatkan sesuatu yang membahayakan sehingga dihindari. Akan tetapi, kebanyakan manusia enggan (menerima peringatan) “melainkan (menambah) mereka lari,” dari ayat-ayat Allah, karena kebencian mereka terhadap kebenaran dan kecintaan mereka terhadap kebatilan yang mereka gelayuti (sebelumnya), sampai mengakibatkan mereka fanatic buta terhadap kebatilan mereka, tidak sudi mendengar ayat-ayat Allah, dan tidak pula memberikan perhatian kepadanya.
Tafsir Al-Wajiz
41. Dan sungguh Kami telah memberikan berbagai penjelasan dalam Al-Qur’an ini berupa perumpamaan, janji, dan ancaman supaya mereka mengambil pelajaran dan mengingat. Namun hal itu tidak lain hanya menambah kebencian mereka dan bertambah jauh dari kebenaran.