Surah Saba : Ayat 4
لِّيَجْزِىَ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّٰلِحَٰتِ ۚ أُو۟لَٰٓئِكَ لَهُم مَّغْفِرَةٌ وَرِزْقٌ كَرِيمٌ
"supaya Allah memberi balasan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh. Mereka itu adalah orang-orang yang baginya ampunan dan rezeki yang mulia."
Tafsir Ringkas Kemenag
Kedatangan hari kiamat itu tiada lain agar dia memberi balasan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan semasa di dunia. Mereka memperoleh ampunan dan rezeki yang mulia, yakni surga. 5. Dan orang-orang yang berusaha untuk menentang ayat-ayat kami, baik yang terbentang di alam raya maupun yang termaktub dalam Al-Qur'an, dengan anggapan mereka dapat melemahkan dan menggagalkan azab kami'sungguh anggapan mereka salah'mereka itu pasti akan memperoleh azab sebagai hukuman atas kedurhakaan mereka, yaitu jenis azab yang sangat pedih.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 3-6 Ini merupakan salah satu dari tiga ayat yang tidak ada keempatnya yang mana Allah memerintahkan kepada Rasulallah SWT untuk bersumpah dengan menyebut nama Tuhannya yang maha agung tentang terjadinya hari kebangkitan, ketika orang-orang kafir dan orang-orang yang mengingkari hari kebangkitan itu mengingkarinya. Maka Allah SWT berfirman: (Katakanlah, "Pasti datang, demi Tuhanku, sesungguhnya kiamat itu pasti akan datang kepadamu) Kemudian Allah menggambarkannya dengan sesuatu yang menegaskan dan memperkuat hal itu. Maka Allah berfirman: ((Dialah Allah) Yang mengetahui yang gaib. Tidak ada tersembunyi dari-Nya seberat zarrah pun yang ada di langit dan yang ada di bumi dan tidak ada (pula) yang lebih kecil dari itu dan yang lebih besar, melainkan tersebut di dalam Kitab yang nyata (Lauh Mahfuz)) Mujahid dan Qatadah berkata tentang firmanNya: (Tidak ada tersembunyi dari-Nya) yaitu tidak ada yang ghaib dariNya. yaitu, semuanya berada di bawah pengetahuanNya, maka tidak ada sesuatupun yang tersembunyi bagiNya. Maka tulang itu sekalipun telah bercerai-berai dan lenyap, Dia Maha mengetahui ke mana lenyapnya dan tercerai-berai tulang itu. Kemudian Dia mengembalikannya sebagaimana Dia memulai penciptaannya pertama kali. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui segala sesuatu. Kemudian Allah menjelaskan hikmahNya dalam mengembalikan semua tubuh pada hari kiamat dengan firmanNya: (supaya Allah memberi balasan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh. Mereka itu adalah orang-orang yang mendapat ampunan dan rezeki yang mulia (4) Dan orang-orang yang berusaha untuk (menentang) ayat-ayat Kami dengan anggapan mereka dapat melepaskan diri dari azab (Kami)) yaitu mereka berusaha untuk menghalangi jalan Allah dan mendustakan para rasulNya (mereka itu memperoleh azab, yaitu (jenis) azab yang sangat pedih) yaitu, supaya Allah memberi nikmat kepada orang-orang yang berbahagia dari kalangan orang-orang mukmin, dan mengazab orang-orang yang celaka dari kalangan orang-orang kafir, sebagaimana Allah SWT berfirman: (Tiada sama penghuni-penghuni neraka dengan penghuni-penghuni surga; penghuni-penghuni surga itulah orang-orang yang beruntung (20)) (Surah Al-Hasyr) Firman Allah SWT: (Dan orang-orang yang diberi ilmu (Ahli Kitab) berpendapat bahwa wahyu yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu itulah yang benar) Ini merupakan hikmah lain yang dihubungkan dengan konteks sebelumnya, yaitu bahwa orang-orang yang beriman kepada apa yang telah diturunkan kepada para rasul itu jika menyaksikan terjadinya hari kiamat, dan orang-orang baik dan orang-orang durhaka mendapatkan balasan dengan sesuatu yang telah mereka ketahui dari kitab-kitab Allah di dunia, maka saat itu juga mereka menyaksikan dengan penuh keyakinan. Maka pada saat itu mereka juga berkata: (Sesungguhnya rasul-rasul Tuhan kami telah datang membawa kebenaran) (Surah Al-A'raf: 43) Disebutkan juga: (Inilah yang dijanjikan (Tuhan) Yang Maha Pemurah dan benarlah rasul-rasul-(Nya)) (Surah Yasin: 52) dan (Sesungguhnya kamu telah berdiam (dalam kubur) menurut ketetapan Allah, sampai hari berbangkit; maka inilah hari berbangkit itu) (Surah Ar-Rum: 56) serta (Dan orang-orang yang diberi ilmu (Ahli Kitab) berpendapat bahwa wahyu yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu itulah yang benar dan menunjuki (manusia) kepada jalan Tuhan Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji (6)) Al-'Aziz adalah Dzat yang Maha Perkasa DzatNya, yang tidak dapat dikalahkan dan dihalangi, bahkan Dia mengalahkan dan menguasai segala sesuatu, serta Maha Terpuji dalam semua firman, perbuatan, syariat dan takdirNya, dan Dia Maha Terpuji dalam semua itu
Tafsir As-Sa'di
4. Kemudian Allah menjelaskan tujuan dari kebangkitan itu, seraya berfirman, “supaya Allah memberi balasan kepada orang-orang yang beriman,” dengan hati mereka, meyakini Allah dan meyakini rasul-rasulNya dengan keyakinan yang teguh, “dan mengerjakan amal yang shalih,” sebagai pembenaran bagi iman mereka. “Mereka itu adalah orang-orang yang mendapatkan ampunan,” terhadap dosa-dosa mereka disebabkan iman dan amal shalih mereka. Semua keburukan dan siksa tertolak karenanya, “dan rizki yang mulia,” karena ihsan yang mereka lakukan, yang dengannya mereka memperoleh segala yang didambakan, diinginkan dan diangan-angankan.
Tafsir Al-Wajiz
4. Sebab kedatangan hari kiamat adalah sebagai tibanya waktu untu memberi balasan atas amal-amal saleh yang dikerjakan oleh orang yang beriman kepada Allah dan rasul-Nya. Merekalah yang akan mendapatkan ampunan dari Tuhan mereka atas dosa-dosa mereka, Tuhan mereka menghapus dosa mereka dan menganugerahkan rizki baik sebagai balasan atas perbuatan mereka di surga