Surah At-Tur : Ayat 37
أَمْ عِندَهُمْ خَزَآئِنُ رَبِّكَ أَمْ هُمُ ٱلْمُصَۣيْطِرُونَ
"Ataukah di sisi mereka ada perbendaharaan Tuhanmu atau merekakah yang berkuasa?"
Tafsir Ringkas Kemenag
Ataukah mereka ingkar karena merasa bahwa di sisi mereka ada per-bendaharaan tuhanmu, wahai nabi Muhammad, ataukah mereka yang berkuasa mengatur dan menggunakan perbendaharan Allah dengan semaunya sehingga mereka menolak risalahmu dan menuduhmu dengan ungkapan yang merendahkan'38. Atau apakah mereka, yaitu orang-orang musyrik, mempunyai tangga menuju langit untuk mendengarkan hal-hal gaib' bila demikian maka hendaklah orang yang mendengarkan berita gaib di antara mereka itu datang dengan membawa keterangan yang nyata yang didengarnya. Pasti tidak akan ada yang tampil untuk mengungkapkannya.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 35-43 Ini untuk membuktikan bahwa Dialah Tuhan Yang Maha Esa. Jadi Allah SWT berfirman: (Apakah mereka diciptakan tanpa sesuatu pun ataukah mereka yang menciptakan (diri mereka sendiri)? (35)) yaitu apakah mereka diadakan tanpa ada yang menciptakan? Atau mereka yang menciptakan diri sendiri? yaitu tidak seperti ini dan seperti itu, bahkan Allahlah yang menciptakan dan yang mengadakan mereka dari tidak ada. Kemudian Allah SWT berfirman: (Ataukah mereka telah menciptakan langit dan bumi itu? Sebenarnya mereka tidak meyakini (apa yang mereka katakan) (36)) yaitu apakah mereka yang menciptakan langit dan bumi? Ini merupakan bantahan terhadap mereka yang menyekutukan Allah SWT, padahal mereka mengetahui bahwa hanya Dia yang menciptakan semuanya, tidak ada sekutu bagiNya. Akan tetapi, tidak adanya keyakinan mereka yang mendorong mereka pada kemusyrikan (Ataukah di sisi mereka ada perbendaharaan Tuhanmu atau merekakah yang berkuasa (37)) yaitu apakah mereka yang mengatur kerajaan ini dan di tangan kekuasaan mereka terletak semua kunci perbendaharaannya? (ataukah mereka yang berkuasa?) yaitu yang menghisab semua makhluk? Sebenarnya tidak demikian, bahkan di tangan kekuasaanNyalah kerajaan ini, Dialah Dzat yang Merajai, Mengatur, dan Berbuat terhadap apa yang Dia kehendaki Firman Allah SWT: (Ataukah mereka mempunyai tangga (ke langit) untuk mendengarkan pada tangga itu) yaitu tangga naik ke alam atas (Maka hendaklah orang yang mendengarkan di antara mereka mendatangkan suatu keterangan yang nyata) Maka hendaklah orang yang mendengar dari mereka mendatangkan alasan-alasan yang jelas untuk membuktikan kebenaran perbuatan dan ucapan mereka itu. yaitu, mereka pasti tidak mempunyai jalan untuk itu karena mereka tidak berada pada jalan yang benar, dan tidak mempunyai dalil. Kemudian Allah SWT mengingkari perbuatan mereka yang menisbatkan anak-anak perempuan kepada Allah SWT dan menganggap para malaikat itu jenis perempuan; dan mereka memilih laki-laki untuk diri mereka sendiri daripada perempuan. Karena apabila berita gembira disampaikan kepada seseorang dari mereka atas kelahiran anak perempuan, maka wajahnya menghitam dengan penuh kemarahan. Tetapi mereka menganggap para malaikat sebagai anak-anak perempuan Allah, dan mereka menyembah para malaikat itu bersama Allah. Maka Allah SWT berfirman: (Ataukah untuk Allah anak-anak perempuan dan untuk kamu anak-anak laki-laki? (39)) Ini merupakan ancaman keras dan peringatan tegas (Ataukah kamu meminta upah kepada mereka) yaitu imbalan dari penyampaianmu kepada mereka atas risalah Allah SWT. yaitu kamu bukanlah orang yang meminta upah sedikit pun dari mereka atas hal itu (sehingga mereka dibebani dengan utang?) yaitu pada kenyataannya sebaliknya hal sekecil apa pun yang dilakukan oleh Nabi SAW, maka mereka mengecamnya dan mereka menganggapnya sebagai sesuatu yang memberatkan mereka (Apakah ada pada sisi mereka pengetahuan tentang yang gaib, lalu mereka menuliskannya? (41)) Perkaranya tidak demikian, karena sesungguhnya tidak ada seorangpun dari penghuni langit dan bumi yang mengetahui hal yang ghaib selain Allah (Ataukah mereka hendak melakukan tipu daya? Maka orang-orang yang kafir itu, merekalah yang kena tipu daya (42)) Allah SWT berfirman bahwa ataukah mereka bermaksud dengan perkataan mereka terhadap Rasulullah SAW dan agama yang dibawa untuk memperdaya manusia, dan meremehkan Rasulallah SAW beserta para sahabat beliau. Maka tipu daya dan akibat dari tipu daya itu akan berbalik menimpa diri mereka sendiri; orang-orang kafirlah yang teperdaya (Ataukah mereka mempunyai tuhan selain Allah. Maha Suci Allah dari apa yang mereka persekutukan (43)) Ini merupakan bantahan yang keras kepada orang-orang musyrik karena mereka menyembah berhala dan tandingan-tandingan bersama Allah. Kemudian Allah SWT menyucikan DzatNya yang Maha Mulia dari apa yang mereka katakan, buat-buat, dan persekutukan: (Maha Suci Allah dari apa yang mereka persekutukan)
Tafsir As-Sa'di
37. “Ataukah di sisi mereka ada perbendaharaan Rabbmu atau merekalah yang berkuasa?” artinya, apakah mereka yang mendustakan itu memiliki perbendaharaan rahmat Rabbmu sehingga mereka bisa memberi siapa saja yang mereka kehendaki dan tidak memberi pada siapa saja yang mereka kehendaki? Karena itulah mereka menahan Allah agar tidak memberikan kenabian pada hamba dan RasulNya, Muhammad, seolah-olah mereka adalah para wakil yang diserahi perbendaharaan rahmat Allah, padahal sebenarnya mereka jauh lebih rendah dan hina dari hal itu, mereka sendiri tidak bisa membawa manfaat maupun bahaya pada dirinya sendiri, tidak memiliki kekuatan untuk menghidupkan dan tidak juga mematikan, apa lagi membangkitkan manusia, “Apakah mereka yang membagi-bagi rahmat Tuhanmu? Kami telah menentukan antara mereka penghidupan mereka dalam kehidupan dunia” -Az-Zukhruf:32. “Atau merekalah yang berkuasa?” artinya, menguasai makhluk Allah serta memilikinya dengan paksaan dan penaklukan? Tidak seperti itu, justru mereka adalah orang-orang lemah dan memerlukan bantuan.
Tafsir Al-Wajiz
37. Ataukah di sisi mereka ada gudang-gudang rejeki Allah sehingga dapatt memberikan rejeki berupa nubuwah dan syuruwwah serta bentuk rejeki lainnya, lalu mereka dapat memberikannya kepada orang yang mereka kehendaki? Ataukah mereka adalah orang-orang yang berkuasa atas segala sesuatu yang mampu mengatur segalanya sesuai kehendak mereka?