Surah Muhammad : Ayat 31
وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ حَتَّىٰ نَعْلَمَ ٱلْمُجَٰهِدِينَ مِنكُمْ وَٱلصَّٰبِرِينَ وَنَبْلُوَا۟ أَخْبَارَكُمْ
"Dan sesungguhnya Kami benar-benar akan menguji kamu agar Kami mengetahui orang-orang yang berjihad dan bersabar di antara kamu, dan agar Kami menyatakan (baik buruknya) hal ihwalmu."
Tafsir Ringkas Kemenag
Dan sungguh, kami benar-benar akan menguji kamu, wahai kaum muslim dengan menyuruhmu berjuang dan melakukan perbuatan berat, sehingga kami mengetahui orang-orang yang benar-benar berjihad di jalan Allah dan bersabar dalam melaksanakan kewajiban di antara kamu; dan akan kami uji perihal kamu sehingga kami mengetahui siapa di antara kamu yang benar-benar beriman dan siapa yang dusta. 32. Pada ayat-ayat yang lalu Allah menerangkan keadaan orang-orang munafik yang selalu melaksanakan tipu daya dan maksud jahat kepada orang-orang yang beriman. Mereka mengira perbuatan jahat itu tidak diketahui oleh Allah. Pada ayat ini Allah menerangkan keadaaan orang-orang yang menghalangi manusia mengikuti jalannya setelah datang kepada mereka petunjuk. Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada Allah dan rasul-Nya dan menghalang-halangi orang lain dari jalan Allah untuk mengikuti agama-Nya serta memusuhi rasul setelah ada petunjuk yang jelas bagi mereka, yang menyatakan bahwa nabi Muhammad adalah rasul-Nya mereka tidak akan dapat memberi mudarat bahaya kepada Allah sedikit pun dengan sebab kekafirannya itu. Dan kelak Allah menghapus pahala segala amal mereka, disebabkan kekafirannya.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 29-31 Allah SWT berfirman: (Atau apakah orang-orang yang ada penyakit dalam hatinya mengira bahwa Allah tidak akan menampakkan kedengkian mereka? (29)) yaitu apakah orang-orang munafik itu mengira bahwa Allah tidak akan membuka perkara mereka di hadapan hamba-hambaNya yang mukmin? tetapi Dia akan membuka perkara mereka dan menampakkannya hingga orang-orang yang mempunyai pandangan hati dapat melihatnya dengan jelas. Allah SWT telah menurunkan di dalam surah At-Taubah perkara tentang mereka. Di dalamnya Dia menjelaskan hal-hal yang membuat mereka malu dan apa yang mereka lakukan yang menunjukkan kemunafikan mereka. Oleh karena itu surah itu dinamakan dengan surat Fadihah. Kata “Al-Adhghan adalah bentuk jamak dari “dhaghn”, yaitu kedengkian yang ada di dalam hati terhadap Islam dan para pemeluknya yang berjuang menegakkannya. Firman Allah SWT: (Dan kalau Kami menghendaki, niscaya Kami tunjukkan mereka kepadamu sehingga kamu benar-benar dapat mengenal mereka dengan tanda-tandanya) Allah SWT berfirman bahwa seandainya Kami menghendaki, wahai Muhammad, maka Kami menampakkan kepadamu orang-orang mereka sehingga kalian mengenal mereka dengan terang. Akan tetapi, Allah SWT tidak melakukan hal itu terhadap semua orang munafik, sebagai kebijaksanaanNya dan agar semua urusan yang tampak berjalan dengan lancar, sedangkan mengenai rahasianya dikembalikan kepada Tuhan yang mengetahuinya (Dan kamu benar-benar akan mengenal mereka dari kiasan-kiasan perkataan mereka) yaitu melalui pembicaraan mereka yang menunjukkan tujuan mereka dan dapat dimengerti oleh lawan bicaranya, dari golongan manakah dia, yaitu manakah yang dimaksud dari perkataannya. Inilah yang dimaksud dengan lahn. Firman Allah: (Dan sesungguhnya Kami benar-benar akan menguji kamu) yaitu sesungguhnya Kami akan menguji kalian dengan perintah-perintah dan larangan-larangan (agar Kami mengetahui orang-orang yang berjihad dan bersabar di antara kamu; dan agar Kami menyatakan (baik buruknya) hal perkaramu) Hal ini bukan berarti ada keraguan pada ilmu Allah terhadap apa yang akan terjadi. Makna yang dimaksud adalah agar Kami menyatakan kejadiannya. Oleh karena itu Ibnu Abbas berkata tentang dengan hal itu, yakni agar Kami melihat dengan kenyataan tentang kejadiannya
Tafsir As-Sa'di
31. Selanjutnya Allah menyebutkan ujian terberat yang diberikan pada hamba-hambaNYa, yaitu jihad di jalan Allah. Allah berfirman, “Dan sesungguhnya Kami benar-benar akan menguji kamu.” Artinya Kami akan menguji keimanan dan kesabaran kalian, “agar Kami mengetahui orang-orang yang berjihad dan bersabar di antara kamu; dan agar Kami menyatakan (baik buruknya) hal ihwalmu,” maka barangsiapa yang menunaikan perintah Allah dan berjuang di jalanNya untuk menolong agamaNya dan meninggikan kalimatNya, maka dialah Mukmin sejati, dan barangsiapa yang bermalas-malasan untuk berjihad, maka itulah kekurangan yang terdapat dalam keimanan mereka.
Tafsir Al-Wajiz
31. Kami akan menguji atau memberi cobaaan kepada kalian untuk melakukan Jihad dan tanggung jawab syariat, wahai kaum muslim. Sehingga Kami tahu, siapa yang benar sungguh-sungguh di antara kalian. Sehingga Kami tahu siapa saja yang senantiasa sabar dalam ketaatan untuk menjalankan kewajiban. Kami juga akan menguji amal perbuatan kalian dan akan menampakkannya