Surah Al-Ahzab : Ayat 31
۞ وَمَن يَقْنُتْ مِنكُنَّ لِلَّهِ وَرَسُولِهِۦ وَتَعْمَلْ صَٰلِحًا نُّؤْتِهَآ أَجْرَهَا مَرَّتَيْنِ وَأَعْتَدْنَا لَهَا رِزْقًا كَرِيمًا
"Dan barang siapa diantara kamu sekalian (isteri-isteri nabi) tetap taat kepada Allah dan Rasul-Nya dan mengerjakan amal yang saleh, niscata Kami memberikan kepadanya pahala dua kali lipat dan Kami sediakan baginya rezeki yang mulia."
Tafsir Ringkas Kemenag
Wahai para istri nabi, kamu mempunyai kedudukan yang lebih utama dibandingkan para wanita biasa disebabkan besarnya tanggung jawab yang harus kamu emban. Bila salah satu dari kamu berbuat dosa yang nyata maka ia akan mendapat hukuman dua kali lebih berat. Dan barang siapa di antara kamu, wahai para istri nabi, tetap taat kepada Allah dan rasul-Nya dan selalu mengerjakan kebajikan, niscaya kami berikan pahala kepadanya dua kali lipat dibandingkan pahala wanita yang bukan istri nabi, dan kami sediakan rezeki yang mulia baginya, baik di dunia maupun di akhirat. 32. Wahai para istri nabi, kamu adalah pendamping nabi yang merupakan representasi Al-Qur'an dan islam, maka sudah menjadi kewajiban kamu untuk menjaga citra tersebut. Wahai istri-istri nabi, kedu-dukan dan keutamaan kamu tidak sama seperti perempuan-perempuan yang lain, jika kamu bertakwa. Kamu harus menjaga kehormatan kamu lebih dari usaha perempuan lain menjaga kehormatan mereka. Maka, janganlah kamu tunduk, yakni menggenitkan suara dalam berbicara sehingga bangkit nafsu orang yang ada penyakit dalam hatinya, yakni orang yang mempunyai niat berbuat serong; dan ucapkanlah perkataan yang baik dengan cara yang wajar.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 30-31 Allah SWT berfirman seraya menasehati istri-istri Nabi SAW yang telah memilih Allah, Rasulallah dan negeri akhirat, dan mereka tetap menjadi istri Rasulullah SAW, Maka sesuai jika diceritakan kepada mereka ketentuan hukum dan keistimewaan mereka yang melebihi wanita-wanita lainnya, bahwa barangsiapa di antara mereka yang mengerjakan perbuatan keji yang nyata. Menurut Ibnu Abbas, yaitu membangkang dan berakhlak buruk. Dan berdasarkan bentuk apa pun, maka ungkapan ini hanya ungkapan syarat saja, dan makna syarat itu tidak pasti terjadi. Sebagaimana firman Allah SWT: (Dan sesungguhnya telah diwahyukan kepadamu dan kepada (nabi-nabi) yang sebelummu, "Jika kamu mempersekutukan (Tuhan), niscaya akan hapuslah amalanmu) (Surah Az-Zumar: 65) (Katakanlah, "Jika benar Tuhan Yang Maha Pemurah mempunyai anak, maka akulah (Muhammad) orang yang mula-mula memuliakan (anak itu)” (81)) (Surah Az-Zukhruf) karna kedudukan mereka tinggi, maka sesuai jika ada seseorang dari mereka melakukan suatu dosa, dosa itu akan diperberat demi menjaga kehormatan mereka dan kedudukan mereka yang tinggi. Oleh karena itu Allah SWT berfirman: (Hai istri-istri Nabi, siapa-siapa di antaramu yang mengerjakan perbuatan keji yang nyata, niscaya akan dilipatgandakan siksaan kepada mereka dua kali lipat) Malik meriwayatkan dari Zaid bin Aslam tentang firmanNya: (niscaya akan dilipatgandakan siksaan kepada mereka dua kali lipat) dia berkata yaitu di dunia dan akhirat. Diriwayatkan dari Ibnu Abu Najih hal yang serupa (Dan adalah yang demikian itu mudah bagi Allah) yaitu sangat mudah dan gampang. Kemudian Allah menyebutkan keutamaanNya dalam firmanNya: (Dan barang siapa di antara kamu sekalian (istri-istri Nabi) taat kepada Allah dan Rasul-Nya) yaitu taat dan tunduk kepada Allah dan RasulNya (niscaya Kami memberikan kepadanya pahala dua kali lipat dan Kami sediakan baginya rezeki yang mulia) yaitu di surga, sesungguhnya mereka berada di tempat-tempat kediaman Rasulullah SAW di surga yang tertinggi, di atas semua tempat semua makhluk yang merupakan tempat paling dekat dengan 'Arsy
Tafsir Al-Wajiz
31. Barangsiapa (istri-istri Nabi) senantiasa sibuk dalam ketaatan kepada Allah dan rasul-Nya dengan maksimal, maka akan Kami berikan pahala dua kali lipat atas pahala mereka. Akan Kami sediakan rezeki yang baik di surga sebagai tambahan pahala bagi mereka.