Surah Fatir : Ayat 30
لِيُوَفِّيَهُمْ أُجُورَهُمْ وَيَزِيدَهُم مِّن فَضْلِهِۦٓ ۚ إِنَّهُۥ غَفُورٌ شَكُورٌ

"agar Allah menyempurnakan kepada mereka pahala mereka dan menambah kepada mereka dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri."

Tafsir Ringkas Kemenag
29-30. Pada ayat ini Allah menyebutkan sebagian tanda orang yang takut kepada-Nya. Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah, yakni Al-Qur'an, lalu mereka mengkaji dan mengamalkan kan-dungannya, dan melaksanakan salat dengan sempurna syarat dan rukunnya, dan menginfakkan sebagian rezeki yang kami anugerahkan kepada-Nya dengan diam-diam dan terang-terangan, baik dalam keadaan lapang maupun sempit, mereka itu mengharapkan perdagangan dengan Allah yang tidak akan pernah rugi, agar Allah menyempurnakan pahalanya kepada mereka dan menambah karunia-Nya. Sungguh, Allah maha pengampun segala khi-laf dan dosa, maha mensyukuri, yakni memberi pahala atas perbuatan baik hamba-Nya, memaafkan kesalahannya, menambah nikmat-Nya, dan sebagainya. 31. Usai memberi janji pahala yang sempurna bagi orang-orang yang selalu membaca dan mengamalkan Al-Qur'an, Allah lalu menyusuli-Nya dengan penegasan bahwa Al-Qur'an itu adalah benar-benar wahyu dari Allah. Dan apa yang telah kami wahyukan kepadamu, wahai nabi Muhammad, yaitu kitab Al-Qur'an, itulah yang benar; tidak ada sedikit pun kebatilan dan keraguan di dalamnya; ia juga membenarkan kitab-kitab yang sebelumnya bahwa kitab-kitab itu berasal dari Allah. Sungguh, Allah benar-benar maha mengetahui, maha melihat keadaan hamba-hamba-Nya.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 29-30 Allah SWT memberitahukan tentang para hambaNya yang beriman, yaitu orang-orang yang membaca KitabNya dan beriman kepadanya serta mengamalkan apa yang terkandung di dalamnya, berupa mendirikan shalat dan menginfakkan sebagian dari apa yang diberikan Allah kepada mereka di waktu-waktu yang ditetapkan, baik malam ataupun siang hari, baik yang tersembunyi atau yang terang-terangan (mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi) yaitu, mereka mengharapkan pahala di sisi Allah yang pasti mereka dapatkan, sebagaimana yang kami jelaskan dalam permulaan kitab tafsir ini dalam pembahasan keutamaan Al-Qur'an, bahwa dikatakan kepada orang yang melakukannya,"Sesungguhnya setiap orang itu berada di belakang perniagaannya, dan sesungguhnya kamu pada hari ini berada di belakang semua perniagaan" Oleh karena itu Allah SWT berfirman: (agar Allah menyempurnakan kepada mereka pahala mereka dan menambah kepada mereka dari karunia-Nya) yaitu agar Allah menyempurnakan pahala dari apa yang mereka lakukan dan melipatgandakannya bagi mereka dengan tambahan-tambahan yang belum pernah terbesit dalam hati mereka (Sesungguhnya Allah Maha Pengampun) yaitu terhadap dosa-dosa mereka (lagi Maha Bersyukur) yaitu terhadap yang kecil dari amal perbuatan mereka. Qatadah berkata bahwa Mutarrif jika membaca ayat ini berkata bahwa ini adalah ayat tentang orang-orang yang membaca Al-Qur'an.
Tafsir As-Sa'di
30. Allah menyebutkan bahwa mereka pasti meraih apa yang mereka harapkan itu, seraya berfirman, “Agar Allah menyempurnakan kepada mereka pahala mereka, maksudnya pahala amal-amal kebajikan mereka sesuai dengan sedikit atau banyaknya, baik atau tidaknya. “Dan menambah kepada mereka dari karuniaNya” sebagai tambahan atas pahala yang mereka terima. “Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri,” Dia mengampuni dosa-dosa mereka dan menerima kebajikan mereka sekalipun kecil.
Tafsir Al-Wajiz
30. Dalam perniagaan yang tidak mungkin rugi itu mereka ingin agar Allah menyempurnakan untuk mereka pahala amal shalih mereka dan menambahkan dalam hal itu keutamaan dan kebaikanNya. Sesungguhnya Allah itu Maha Luas ampunanNya untuk dosa-dosa mereka dan Maha Bersyukur atas ketaatan mereka dengan menerimanya dengan baik dan memperbaiki balasan untuk mereka.

Sumber tafsir dari tafsirweb.com