Surah Al-Hijr : Ayat 30
فَسَجَدَ ٱلْمَلَٰٓئِكَةُ كُلُّهُمْ أَجْمَعُونَ
"Maka bersujudlah para malaikat itu semuanya bersama-sama,"
Tafsir Ringkas Kemenag
Maka dengan segera dan serta merta bersujudlah para malaikat itu semuanya secara bersama-sama dengan penuh kepatuhan dan ketaatan, kecuali iblis; ia enggan ikut bersujud bersama-sama para malaikat yang sujud itu.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 28-33 Allah SWT menyebutkan tentang pengangkatan nabi Adam di kalangan para malaikatNya sebelum penciptaan dan pemuliaan Allah terhadapnya dengan memerintahkan para malaikat untuk bersujud kepadanya. Allah menyebutkan pula pembangkangan iblis yang enggan bersujud kepadanya, dimana dia berada di antara para malaikat kepada dengki, ingkar, menentang, dan sombong serta membanggakan diri dengan kebathilan. Oleh karena itu dia berkata: ("Aku sekali-kali tidak akan sujud kepada manusia yang Engkau lelah menciptakannya dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk”) sebagaimana dia berkata di ayat lain: (Aku lebih baik daripadanya, karena Engkau ciptakan aku dari api, sedangkan dia Engkau ciptakan dari tanah) (Surah Al A’raf: 12) dan firmanNya: (Ia (Iblis) berkata, “Terangkanlah kepadaku, inikah yang lebih Engkau muliakan daripada aku? Sekiranya Engkau memberi waktu kepadaku sampai hari Kiamat, pasti akan aku sesatkan keturunannya, kecuali sebagian kecil” (62)) (Surah Al-Isra)
Tafsir As-Sa'di
30-31. Mereka menaati perintah Rabb mereka, ”maka bersujudlah para malaikat itu semuanya bersama sama” terdapat lafazh penguatan setelah lafazh penguatan sebelumnya, untuk menandakan bahwa tidak ada satu malaikatpun yang enggan hal tersebut sebagai bentuk pengagungan (mereka) kepada perintah Allah dan pemuliaan kepada Adam, karena beliau mengetahui sesuatu yang tidak diketahui oleh para malaikat “kecuali iblis, ia enggan ikut bersama sama (malaikat) yang sujud itu” ini adalah permusuhan pertamanya kepada Adam dan keturunan beliau.
Tafsir Al-Wajiz
30. Maka bersujudlah para malaikat itu semuanya bersama-sama