Surah Al-Hadid : Ayat 3
هُوَ ٱلْأَوَّلُ وَٱلْءَاخِرُ وَٱلظَّٰهِرُ وَٱلْبَاطِنُ ۖ وَهُوَ بِكُلِّ شَىْءٍ عَلِيمٌ

"Dialah Yang Awal dan Yang Akhir Yang Zhahir dan Yang Bathin; dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu."

Tafsir Ringkas Kemenag
Sebagai pencipta, dialah yang awal tanpa permulaan, dan dia pula yang akhir karena dia abadi tanpa batas akhir bagi eksistensinya. Selain itu, dia adalah yang zahir dan mengetahui apa saja yang tampak, dan yang batin dan mengetahui apa saja yang disembunyikan atau yang tersirat dalam hati. Dia lebih dekat kepada makhluk daripada dirinya sendiri, dan dia maha mengetahui segala sesuatu di alam semesta. 4. Dialah yang menciptakan langit dan bumi beserta semua yang ada di dalam dan di antara keduanya dalam enam masa; kemudian setelah penciptaan itu dia bersemayam di atas 'arsy untuk mengatur urusan makhluk-Nya. Apa saja yang terjadi pada ciptaan-Nya tidak pernah luput dari pengetahuan-Nya. Dia mengetahui apa yang masuk ke dalam bumi, seperti hewan yang menyusup, dan apa yang keluar dari dalamnya, seperti tanaman yang tumbuh. Dia mengetahui pula apa yang turun dari langit, seperti air hujan, dan apa yang naik ke sana, seperti kebajikan dan doa manusia. Wajib diyakini bahwa Allah itu ada dan dia bersama kamu di mana saja kamu berada. Dan Allah maha melihat apa yang kamu kerjakan; tidak ada yang tersembunyi dari-Nya.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 1-3 Allah SWT memberitahukan bahwa semua makhluk yang ada di langit dan di bumi bertasbih kepadaNya, yaitu semua makhluk hidup dan tumbuhan. Sebagaimana Allah SWT berfirman dalam ayat lain: (Langit yang tujuh, bumi, dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tidak ada suatu pun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun (44)) (Surah Al-Isra’) Firman Allah SWT: (Dan Dialah Yang Maha Perkasa) yaitu segala sesuatu tunduk patuh kepadaNya (lagi Maha Bijaksana) terhadap makhluk, perintah dan syariat­Nya (KepunyaanNyalah kerajaan langit dan bumi, Dia menghidupkan dan mematikan) yaitu Dialah Dzat yang Maha memiliki dan yang mengatur makhlukNya, maka Dia menghidupkan dan mematikan, serta memberikan apa yang Dia kehendaki kepada siapa saja yang Dia kehendaki (dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu) yaitu apa yang Dia kehendaki pasti ada, dan apa yang tidak Dia kehendaki pasti tidak ada. Firman Allah SWT: (Dialah Yang Awal dan Yang Akhir, yang Zhahir dan yang Bathin) Imam Bukhari berkata bahwa Yahya berkata bahwa yang dimaksud dengan Zhahir adalah mengetahui segala sesuatu. Begitu juga Bathin Syaikh kami Al-Hafizh Al-Mazi berkata bahwa Yahya ini adalah Ibnu Ziyad Al-Farra’, dia mempunyai kitab yang berjudul Ma'ani Al-Qur'an. Diriwayatkan dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah SAW sering membaca doa ini saat menjelang tidur, yaitu: “Ya Allah, Tuhan Yang Menguasai tujuh langit dan Tuhan yang menguasai 'Arsy yang besar. Ya Tuhan kami, Tuhan segala sesuatu, Yang menurunkan Taurat, Injil, dan Al-Qur’an, Yang membelah biji dan benih, tidak ada Tuhan selain Engkau. Aku berlindung kepadaMu dari kejahatan segala sesuatu, Engkaulah yang memegang ubun-ubunnya. Engkaulah Dzat yang Maha Awal, maka tidak ada sesuatupun sebelumMu. Dan Engkaulah yang Maha Akhir, maka tidak ada sesuatupun sesudahMu. Dan Engkaulah yang Maha Zhahir, maka tidak ada sesuatupun di atasMu. Dan Engkaulah yang Maha Bhatin, maka tidak ada sesuatupun di balikMu. Tunaikanlah dari kami hutang-hutang kami, dan berilah kami kecukupan dari kefakiran
Tafsir As-Sa'di
3. “Dia-lah Yang awal,” yang sebelumNya tidak ada sesuatu pun, “dan Yang Akhir,” yang sesudahNya tidak ada sesuatu pun, “Yang Zhahir,” yang di atasNya tidak ada sesuatu pun, “dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu,” pengetahuanNYa meliputi segala sesuatu yang Nampak dan yang tersembunyi, meliputi segala rahasia dan segala hal yang telah terdahulu dan yang akan terjadi kemudian.
Tafsir Al-Wajiz
3. Allah Maha Dahulu, tidak ada yang mendahului-Nya, dan Maha Akhir tidak ada yang lebih kekal dari pada Dia. Maha Nyata yang tidak ada sesuatu yang melebihi-Nya, Yang Maha memiliki segala bukti tentang kemahawujudan-Nya. Dia-lah Yang Maha Sirri yang tidak ada apapun yang bisa menjangkau-Nya baik itu akal. Dia-lah Yang Maha Luas Pengetahuannya atas segala sesuatu, tidak ada yang bisa luput dari pengawasan-Nya

Sumber tafsir dari tafsirweb.com